Minggu Depan Vatikan Vaksinasi Covid-19, Paus Fransiskus Wajibkan Warganya

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 11 Januari 2021 | 12:22 WIB
Minggu Depan Vatikan Vaksinasi Covid-19, Paus Fransiskus Wajibkan Warganya
Sri Paus Fransiskus saat membawakan berkat Urbi et Orbi di depan Basilika Santo Petrus, Vatikan (27/3/2020) [Vatican News].

Suara.com - Paus Fransiskus mendesak semua warga vatikan untuk mau disuntik vaksin Covid-19 dan menyebut bagi mereka yang menolak "penyangkalan bunuh diri".

"Saya percaya bahwa secara etis setiap orang harus disuntik vaksin. Itu adalah pilihan etis karena Anda berjudi dengan kesehatan Anda, dengan hidup Anda, tetapi Anda juga berjudi dengan nyawa orang lain." ujar Paus saat wawancara dengan stasiun TV Italia Canale 5, disadur dari The Sun, Senin (11/1/2021).

"Ada penyangkalan bunuh diri yang tidak dapat saya jelaskan, tetapi hari ini kami harus divaksinasi." Paus Fransiskus menambahkan.

Kota Vatikan, rumah bagi sekitar 450 orang termasuk Paus Fransiskus, mengatakan akan segera meluncurkan kampanye vaksinasi sendiri melawan virus corona.

"Minggu depan kita akan mulai melakukannya di sini, di Vatikan, dan saya telah memesan sendiri. Itu harus dilakukan." ujar Paus.

Paus Fransiskus, memiliki riwayat satu paru-parunya diangkat saat dia sakit ketika masih muda di negara asalnya Argentina, membuatnya berpotensi rentan terhadap Covid-19.

Kota Vatikan pekan lalu mengatakan pihaknya akan melakukan program vaksinasi untuk semua penduduk dan pekerja yang tinggal di daerahnya.

Vatikan mengatakan telah membeli lemari es ultra-dingin untuk menyimpan vaksin, Mereka akan menggunakan vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech, yang harus disimpan pada suhu sekitar -70C.

Pekan lalu, Paus Fransiskus mengkritik orang-orang yang melanggar aturan pengendalian Covid-19 dan mereka yang bepergian ke luar negeri untuk menghindari penguncian.

baca juga

"Mereka tidak memikirkan tentang mereka yang tinggal di rumah, tentang masalah ekonomi banyak orang yang telah terpukul keras oleh penguncian, orang-orang yang sakit," ujar Paus dalam sebuah pidato dari Istana Apostolik Vatikan.

"(Mereka berpikir) hanya pergi berlibur dan bersenang-senang. Ini benar-benar membuat saya sedih." tambahnya.

Hingga kini, Vatikan mencatatkan 27 kasus Covid-19 dan 15 diantarnya dinyatakan sembuh. Namun dokter pribadi Paus Fransiskus, Fabrizio Soccorsi, telah meninggal akibat "komplikasi akibat Covid".

Kabar duka tersebut dikutip CNN dari surat kabar Vatikan L’Osservatore Romano, Senin (11/1/2021).

Paus Fransiskus memilih Soccorsi sebagai dokter pribadi pada 2015. Dia berusia 78 tahun ketika dia meninggal.

Soccorsi dirawat di rumah sakit di Roma pada 26 Desember karena penyakit onkologis sebelumnya, menurut surat kabar Konferensi Uskup Italia Avvenire.

Tidak jelas persis kapan dia terakhir kali berhubungan langsung dengan Paus Fransiskus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Duka, Dokter Pribadi Paus Fransiskus Meninggal Akibat Covid-19

Kabar Duka, Dokter Pribadi Paus Fransiskus Meninggal Akibat Covid-19

News | Senin, 11 Januari 2021 | 05:37 WIB

Update Covid-19 Global: Kasus Tembus 90 Juta, Tokoh Dunia Serukan Vaksinasi

Update Covid-19 Global: Kasus Tembus 90 Juta, Tokoh Dunia Serukan Vaksinasi

Health | Minggu, 10 Januari 2021 | 11:02 WIB

Hiks.. Apa yang Bikin Paus Fransiskus Bersedih?

Hiks.. Apa yang Bikin Paus Fransiskus Bersedih?

News | Selasa, 05 Januari 2021 | 05:30 WIB

Terkini

Milad ke-23 AASI, Industri Asuransi Syariah Jaga Momentum Pertumbuhan

Milad ke-23 AASI, Industri Asuransi Syariah Jaga Momentum Pertumbuhan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:21 WIB

Berawal dari Perubahan Sikap di Sekolah, Aksi Bejat Karyawan Swasta Sodomi Pelajar Terbongkar

Berawal dari Perubahan Sikap di Sekolah, Aksi Bejat Karyawan Swasta Sodomi Pelajar Terbongkar

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:17 WIB

Menkeu Baru Tak Boleh Lagi Bikin Kebijakan Liar yang Sukar Diprediksi Pasar

Menkeu Baru Tak Boleh Lagi Bikin Kebijakan Liar yang Sukar Diprediksi Pasar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:17 WIB

Apakah Mesin Cuci Inverter Tetap Hemat Listrik jika Digunakan Mencuci Baju Setiap Hari?

Apakah Mesin Cuci Inverter Tetap Hemat Listrik jika Digunakan Mencuci Baju Setiap Hari?

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:15 WIB

Gandeng Toyota dan Pertamina, RI Bangun Pusat Bioetanol Modern di Lampung: Sorgum Jadi Senjata Baru

Gandeng Toyota dan Pertamina, RI Bangun Pusat Bioetanol Modern di Lampung: Sorgum Jadi Senjata Baru

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 11:13 WIB

BBM Langka di Sejumlah Daerah, IESR Soroti Tata Kelola Energi

BBM Langka di Sejumlah Daerah, IESR Soroti Tata Kelola Energi

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:12 WIB

Ini Arti Kedutan Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa serta Medis

Ini Arti Kedutan Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa serta Medis

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:11 WIB

Donald Trump: AI Menguasai Dunia dan Memusnahkan Kemanusiaan itu Hoaks!

Donald Trump: AI Menguasai Dunia dan Memusnahkan Kemanusiaan itu Hoaks!

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:10 WIB

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

×