Profil Negara ASEAN dari Indonesia hingga Kamboja

Rifan Aditya

Senin, 11 Januari 2021 | 14:13 WIB
Profil Negara ASEAN dari Indonesia hingga Kamboja
Ilustrasi profil Negara ASEAN (Shutterstock)

Suara.com - Dalam situs resmi ASEAN disebutkan, negara-negara anggota ASEAN, berdasarkan tanggal menjadi anggota, adalah Indonesia (8 Agustus 1967), Malaysia (8 Agustus 1967), Singapura (8 Agustus 1967),  Thailand (8 Agustus 1967), Filipina (8 Agustus 1967),  Brunei Darussalam (8 Januari 1984), Vietnam (28 Juli 1995), Laos (23 Juli 1997), Myanmar (23 Juli 1997), dan Kamboja (30 April 1999). Mari kita kenali profil negara ASEAN tersebut.

1. Indonesia

Indonesia adalah negara berkepulauan terbesar di Asia Tenggara. Indonesia berada di antara dua daratan benua Asia dan Australia, serta di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Sejarah Indonesia dipengaruhi oleh bangsa-bangsa lainnya.

Kepulauan Indonesia menjadi wilayah perdagangan penting sejak abad ke 7, pada jaman Kerajaan Sriwijaya, kerajaan Hindu-Buddha berpusat di Palembang. Indonesia juga merupakan anggota dari PBB dan juga anggota dari organisasi negara KAA, APEC, OKI, G-20 dan OECD. Kepala negara Indonesia bergelar presiden dan ibukota Indonesia ialah Jakarta.

2. Malaysia

Malaysia merupakan negara federal. Terdiri atas 13 negara bagian dan tiga wilayah federal di Asia Tenggara. Ibu kotanya Kuala Lumpur sedangkan Putrajaya menjadi pusat pemerintahan federal.

Negara Malaysia terbagi dalam dua kawasan oleh Kepulauan Natuna yakni Malaysia Barat dan Malaysia Timur. Kepulauan Natuna sendiri merupakan kepulauan yang masuk wilayah Indonesia di Laut Tiongkok Selatan. Kepala Negara Malaysia adalah seorang Raja bergelar sultan.

3.  Singapura

Profil negara ASEAN Singapura dapat dilihat di situs resminya. Dipaparkan bahwa Singapura merupakan negara pulau di lepas ujung selatan Semenanjung Malaya, di utara Khatulistiwa di Asia Tenggara. Singapura menjadi negara pusat keuangan terdepan ketiga di dunia dan merupakan negara dengan kota dunia kosmopolitan.

baca juga

Singapura memainkan peran penting dalam perdagangan dan keuangan Internasional. Singapura merupakan negara republik parlementer. Tampuk kekuasaan eksekutif Singapura dipegang oleh Perdana Menteri Singapura.

4. Thailand

Thailand merupakan sebuah negara di Asia Tenggara yang berbatasan dengan Laos dan Kamboja di timur, Malaysia dan Teluk Siam di selatan, serta Myanmar dan Luat Andaman di barat. Kerajaan Thailand dulu dikenal dengan nama Siam sampai tanggal 11 Mei 1949.

Politik konstitusi Thailand di bawah konstitusi Raja Konstitusional dengan Perdana Menteri sebagai kepala negara dan ahli waris Raja sebagai kepala negara. Raja Thailand memiliki kekuasaan langsung di bawah konstitusi sekaligus merupakan pelindung Buddhisme Kerajaan Thailand dan lambang jati diri dan persatuan bangsa.

5. Filipina

Filipina merupakan negara republik di Asia Tenggara. Negara ini merupakan negara kepuluauan di lingkar pasifik barat. Warga negaranya mengembangkan sistem bercocok tanam padi.

Pemerintah politik Filipina mengikuti pemerintah Amerika Serikat. Presiden berfungsi sebagai kepala negara, kepala pemerintahan, panglima tertinggi angkatan bersenjata. Presiden dipilih dalam pemilu dengan masa jabatan 6 tahun.

6. Brunei Darussalam

Brunei Darussalam merupakan negara berdaulat di Asia Tenggara. Letaknya di pantau utara pulau Kalimantan. Brunei Darussalam menyandang sebagai negara indeks pembangunan manusia tertinggi kedua di Asia Tenggara setelah
Singapura. Brunie pun diklasifikasikan sebagai negara Maju.

7. Vietnam

Vietnam merupakan negara terpadat ke 13 di dunia. Negara ini berada di Semenanjung Indochina di Asia Tenggara dan berbatasan dengan Republik Rakyat Tiongkok, Laos, Kamboja, dan Laut China Selatan. Kepala pemerintahan di Vietnam ialah Perdana Menteri. Di Vietnam, Perdana Menteri mengepalai kabinet yang terdiri atas 3 deputi perdana menteri dan kepala 26 menteri-menteri dan perwira-perwira.

8. Laos

Laos merupakan negara republik yang berada di bagian utara Semenanjung Indochina. Kepala negara Laos adalah Presiden ditentukan oleh parlemen untuk masa jabatan 5 tahun. Kepala pemerintahan Laos adalah seorang perdana menteri yang ditunjuk oleh Presiden dengan persetujuan dari parlemen.

9. Myanmar

Myanmar berbatasan dengan India, Bangladesh, Thailand, Laos. Myanmar adalah negara yang kaya dengan giok, batu permata, minyak bumi, gas alam, dan mineral lainnya.

Myanmar diperintah oleh pemerintahan militer sejak kudeta tahun 1988. Negara berkembang ini memiliki populasi lebih dari 51 juta jiwa.

10. Kamboja

Kamboja merupakan negara Monarki Konstitusional di Asia Tenggara. Kamboja berbatasan dengan Thailand, Laos, Vietnam, dan teluk Thailand. Mayoritas penduduk Kamboja penganut Buddha. Kamboja memiliki atraksi budaya seperti festival bonn omteuk. Kepala Negara Kamboja adalah seorang Perdana Menteri Kamboja.

Demikian profil negara ASEAN secara singkat. Apakah kalian sudah paham?

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Larangan Warga Asing Masuk Indonesia Diperpanjang sampai 28 Januari

Larangan Warga Asing Masuk Indonesia Diperpanjang sampai 28 Januari

Bali | Senin, 11 Januari 2021 | 13:12 WIB

Pentingkah Bahasa Indonesia yang Baik dalam Menerapkan Hukum?

Pentingkah Bahasa Indonesia yang Baik dalam Menerapkan Hukum?

Your Say | Senin, 11 Januari 2021 | 12:50 WIB

Vietnam - Rusia Kerjasama Produksi Vaksin Sputnik V, Bagaimana Indonesia?

Vietnam - Rusia Kerjasama Produksi Vaksin Sputnik V, Bagaimana Indonesia?

Bisnis | Senin, 11 Januari 2021 | 07:39 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

×