Suara.com - Sebuah pesawat maskapai penerbangan India yang diterbangkan oleh empat pilot wanita berhasil mendarat dengan selamat dari San Fransisko, diklaim menjadi penerbangan terjauh.
Menyadur Times Of India, Senin (11/1/2021) maskapai Air India menerbangkan pesawatnya rute langsung yang diklaim menjadi terpanjang, dari San Fransisko menuju Bandara Internasional Kempegowda di Bengaluru.
"Hari ini, kami menciptakan sejarah dunia dengan tidak hanya terbang di atas Kutub Utara tetapi juga semua pilot wanita yang berhasil melakukannya." kata Kapten Zoya Aggarwal.
"Kami sangat senang dan bangga menjadi bagian darinya. Rute ini telah menghemat 10 ton bahan bakar," sambung Kapten Zoya.
Shivani Manhas, merupakan salah satu dari empat pilot yang mengoperasikan penerbangan perdana Air India rute San Francisco-Bengaluru tersebut.
"Ini adalah pengalaman yang menarik karena belum pernah dilakukan sebelumnya. Butuh hampir 17 jam untuk sampai di sini." ujar Shivani.
Menteri Penerbangan Sipil Hardeep Puri bereaksi atas pembuatan sejarah dan mengungkapkan kebanggaanya atas keempat pilot wanita tersebut.
"Kekuatan wanita Air India terbang tinggi di seluruh dunia, Nari Shakti kami mencapai yang pertama dalam sejarah." ujar Hardeep Puri.
Nomor penerbangan AI176 meninggalkan San Francisco pada hari Sabtu pukul 08.30 malam waktu setempat dan tiba pada Senin (11/1) pukul 03.07 pagi waktu India.
Air India juga memuji para pilot wanita yang menyelesaikan perjalanan pentingnya dan juga memberi selamat kepada penumpang AI176.
"Selamat Datang di rumah Capt Zoya Agarwal, Capt Papagiri Thanmei, Capt Akanksha & Capt Shivani setelah menyelesaikan perjalanan penting," tulis Air India di Twitternya.
Menuru TOI, penerbangan komersial tersebut merupakan terpanjang di dunia yang dioperasikan oleh Air India atau maskapai penerbangan lain di India.
Selain itu, kesempatan tersebut merupakan penerbangan langsung nonstop pertama antara pantai barat Amerika Serikat dan India selatan dan menempuh jarak sekitar 16.000 kilometer.
Total waktu penerbangan pada rute ini lebih dari 17 jam tergantung pada kecepatan angin, kata Air India dalam sebuah pernyataan menjelang penerbangan.
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
China dan India Akan Produksi Vaksin Sputnik V Buatan Rusia
Video | Senin, 11 Januari 2021 | 09:30 WIB
Cina dan India Akan Produksi Vaksin Sputnik V Ciptaan Rusia
Sumsel | Senin, 11 Januari 2021 | 08:33 WIB
Rumah Sakit Kebakaran, 10 Bayi Meninggal Dunia
News | Minggu, 10 Januari 2021 | 21:13 WIB
Terkini
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB