Kedua setelah Jokowi, Presiden Erdogan Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Sabtu, 16 Januari 2021 | 10:18 WIB
Kedua setelah Jokowi, Presiden Erdogan Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac.[Anadolu Agency]

Suara.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Kamis (14/1) mendapat suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 buatan Sinovac, kedua setelah Presiden Joko Widodo.

Menyadur Anadolu Agency, Jumat (15/1/2021) Presiden Erdogan menjalani proses penyuntikan vaksin CoronaVac di Rumah Sakit Kota Ankara. "Saya juga divaksinasi," kata Erdogan di jejaring sosial Telegram.

"Saya yakin, terutama jika semua pemimpin politik, anggota parlemen mendorong [penerapan] vaksin COVID-19, itu [keputusan] yang tepat," kata Erdogan.

Erdogan menambahkan bahwa anggota Pengurus Pusat dan Pengurus Pusat Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) yang berkuasa juga divaksinasi bersamanya.

Presiden Erdogan juga mendoakan bagi mereka yang kehilangan nyawa karena Covid-19 dan mendoakan cepat pulih bagi pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Erdogan juga mengatakan bahwa sejauh ini lebih dari 250.000 petugas kesehatan mendapat vaksinasi virus di seluruh negeri.

Mendasari upaya petugas kesehatan di garis depan melawan Covid-19, Erdogan memuji perjuangan mereka melawan penyakit yang pertama kali terdeteksi di kota Wuha, China.

Petugas kesehatan di Turki meluncurkan fase pertama dari upaya vaksinasi Covid-19 nasional pada Kamis (14/1/2021), setelah presiden di vaksin.

Menteri Kesehatan Turki, Fahrettin Koca menjadi orang pertama yang menerima vaksin CoronaVac di negara tersebut pada hari Rabu (13/1/2021).

Setelah itu, sejumlah menteri dan anggota komite Dewan Penasihat Ilmiah Coronavirus Turki juga ikut divaksinasi.

Menurut data Kementerian Kesehatan, Turki memiliki 1,1 juta tenaga kesehatan yang akan divaksinasi dalam sebulan.

Setiap orang akan mendapatkan dua dosis vaksin yang diberikan dalam jarak 28 hari. Mereka yang sembuh dari Covid-19 tidak akan divaksinasi dalam empat hingga enam bulan setelah mereka sembuh.

Sebelumnya pada Rabu, badan obat dan peralatan medis resmi Turki menyetujui vaksin CoronaVac untuk penggunaan darurat melawan virus corona.

Batch pertama dari 3 juta dosis vaksin COVID-19 yang dipesan dari SinoVac Biotech China tiba di Turki pada 30 Desember.

Jokowi dan Raffi Ahmad Disuntik Vaksin Covid-19. (Dok: Kolasi foto Sekretariat Presiden)
Jokowi dan Raffi Ahmad Disuntik Vaksin Covid-19. (Dok: Kolasi foto Sekretariat Presiden)

Presiden Turki menjadi pemimpin negara kedua yang mendapatkan vaksin virus corona yang dibuat oleh perusahaan asal China, setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mumtaz dan Ihsan, Pasangan Romantis yang Sehidup Semati Dukung Fenerbahce

Mumtaz dan Ihsan, Pasangan Romantis yang Sehidup Semati Dukung Fenerbahce

Bogor | Jum'at, 15 Januari 2021 | 14:19 WIB

Tak Cuma Jokowi, Presiden Turki Erdogan Juga Disuntik Vaksin Sinovac

Tak Cuma Jokowi, Presiden Turki Erdogan Juga Disuntik Vaksin Sinovac

Riau | Jum'at, 15 Januari 2021 | 13:44 WIB

Kisah Romantis Mumtaz & Ihsan, Sejoli yang Hidup Matinya Dukung Fenerbahce

Kisah Romantis Mumtaz & Ihsan, Sejoli yang Hidup Matinya Dukung Fenerbahce

Bola | Jum'at, 15 Januari 2021 | 10:57 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB