Gaya Komunikasi Publik Obama dan Trump, Ini yang Dapat Dipelajari Indonesia

Chandra Iswinarno

Sabtu, 16 Januari 2021 | 18:51 WIB
Gaya Komunikasi Publik Obama dan Trump, Ini yang Dapat Dipelajari Indonesia
Barack Obama dan Donald Trump. [AFP]

Suara.com - Penulis: Sari Soegondo *

Dinamika politik dan tata kelola negara Amerika Serikat beberapa tahun terakhir ini sangat menarik untuk diperhatikan. Bagi orang awam atau mereka yang apolitis, apa yang terjadi di Amerika cukup mudah diikuti.  Banyak sekali pelajaran penting yang bisa kita ambil dari aspek komunikasi terkait public affairs di sana.

AS sebenarnya terkenal jago dalam merancang dan menjalankan kampanye komunikasi kepada publik, untuk topik apa pun. Ilmu komunikasi dan kehumasan lahir lebih dulu di negara ini, dan praktiknya berkembang pesat di sana.

Tidak heran jika AS pun menjadi salah satu tujuan pendidikan paling favorit untuk belajar ilmu ini. Namun, reputasi dan kepercayaan pada AS kini tercemar akibat eksperimen komunikasinya, yang berujung pada sebuah blunder besar.

“Gaya” Obama

Jika kita menoleh ke belakang pada masa pemerintahan Presiden Obama, dunia mulanya dibuat terkesan dengan reputasi pemerintahan yang dibangunnya. Narasi-narasi yang keluar dari kabinet dan timnya secara umum positif, berbasis data, berimbang dan memiliki transparansi informasi yang proporsional di setiap sektor.

Tidak dapat dipisahkan dari ‘paket delivery pesan’ ini, adalah sang komunikatornya yang sangat artikulatif dan simpatik, hampir selalu mengetengahkan retorika yang pas.

Setiap kata dipilih dengan hati-hati, disampaikan dengan gaya yang diplomatis dan –mungkin ini khas Presiden Obama– kental nuansa empatik terhadap lawan bicara dan audiens-nya. Inklusifitas dan dorongan untuk maju bersama, tampak jelas sebagai prinsip yang secara konsisten didemonstrasikan dan menjadi salah satu aspek public relations yang terus dibangunnya.

Tim komunikasi Obama yang bekerja keras di balik layar, di West Wing Gedung Putih, tidak luput dari sorotan dan pujian publik. Pamor mereka bahkan turut meroket bak selebriti karena praktik inovatifnya sepanjang delapan tahun administrasi Presiden kulit hitam pertama di AS itu.

baca juga

Siapa tak kenal John Favreau misalnya, penulis naskah pidato Presiden yang cerdas itu, dalam sekejap menjadi role model banyak mahasiswa politik dan public affairs.

Tim ini berhasil menjadikan sang presiden terus relevan dengan warganya dan bagi masyarakat dunia, melalui apa yang disampaikannya, tonasi dan penekanannya, sikap dan perilakunya, serta dari traffic informasinya yang didukung oleh media massa dan media sosial.

Ini semua berkontribusi pada keberhasilan kebijakan, program kerja, posisi politik, atau misi apa pun yang ingin dipromosikan presiden.

Namun demikian, kita semua dapat berasumsi bahwa hal di atas adalah wajar. Sungguh normatif bagi seorang pemimpin negara adidaya untuk ditopang oleh sebuah sistem kerja yang solid dan disiapkan oleh para ahli publikasi dengan matang, agar dapat tampil begitu bijaksana, meski sebagai pembuat kebijakan tertinggi ia pasti berada di tengah dinamika situasi yang sangat tinggi.

Kontra-Diplomasi ala Trump

Tetapi ternyata, kemapanan protokol dan kesakralan komunikasi negara ini bukannya tidak bisa didobrak dan bahkan dijungkirbalikkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Keamanan di Gedung Capitol Bisa Ditembus?

Mengapa Keamanan di Gedung Capitol Bisa Ditembus?

Video | Minggu, 10 Januari 2021 | 15:25 WIB

Siapakah Pemberi Suara yang Menentukan Presiden Amerika Serikat?

Siapakah Pemberi Suara yang Menentukan Presiden Amerika Serikat?

News | Jum'at, 06 November 2020 | 17:03 WIB

Pemilu AS: Trump dan Biden Berusaha Raih Suara Pemilih di Swing States

Pemilu AS: Trump dan Biden Berusaha Raih Suara Pemilih di Swing States

News | Senin, 02 November 2020 | 20:39 WIB

Terkini

Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?

Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:01 WIB

Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah

Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto

Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:57 WIB

Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini

Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:54 WIB

"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu

"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:53 WIB

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:49 WIB

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

Jogja | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

×