Covid-19, Selandia Baru Kemungkinan Perketat Perbatasan Sepanjang Tahun Ini

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 26 Januari 2021 | 21:02 WIB
Covid-19, Selandia Baru Kemungkinan Perketat Perbatasan Sepanjang Tahun Ini
Ilustrasi bandara (Pixabay/djedj)

Suara.com - Selandia Baru mengungkapkan kemungkinan akan menutup perbatasannya selama tahun 2021 dikarenakan pandemi Covid-19 yang masih mengamuk.

Meski demikian, Selandia Baru akan tetap menyusun pengaturan perjalanan dengan negara tetangga dan negara-negara Pasifik lainnya.

Menyadur CNN, rencana perbatasan tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Jacinda Ardern pada hari Selasa (26/1/2021).

"Mengingat risiko di dunia sekitar kita dan ketidakpastian peluncuran vaksin secara global, kami dapat memperkirakan perbatasan akan terpengaruh hampir sepanjang tahun ini," kata Jacinda Ardern pada konferensi pers.

Untuk memulai kembali perjalanan, pihak berwenang membutuhkan keyakinan bahwa mereka yang divaksinasi tidak menularkan Covid-19 kepada orang lain.

Selain itu, cukup banyak populasi yang perlu divaksinasi sehingga orang dapat dengan aman masuk kembali ke Selandia Baru, juga menjadi pertimbangan.

Tapi menurut Ardern, kedua kemungkinan itu akan memakan waktu.

"Sementara itu, kami akan terus mengejar gelembung perjalanan dengan Australia dan Pasifik, tetapi seluruh dunia hanya menimbulkan risiko yang terlalu besar bagi kesehatan dan ekonomi kami untuk mengambil risiko pada tahap ini." ujar Ardern.

Kasus Covid-19 yang dikonfirmasi terpapar jenis dari Afrika Selatan baru-baru ini, membuat Australia menangguhkan gelembung perjalanan dengan Selandia Baru selama 72 jam.

baca juga

Ardern mengatakan, regulator obat-obatan negara sedang berupaya memberikan persetujuan sementara untuk vaksin Pfizer Inc dan BioNTech SE.

Vaksin pertama akan tiba di Selandia Baru pada akhir kuartal pertama, tetapi pemerintah ingin semuanya siap dan datang lebih awal.

Penguncian ketat dan isolasi geografis membantu negara berpenduduk 5 juta itu secara virtual mencegah virus corona baru di dalam perbatasannya.

Selandia Baru melaporkan 2 kasus baru Covid-19 di fasilitas isolasi pada hari Selasa dan tidak ada kasus komunitas baru.

Negara tersebut hingga kini memiliki 65 kasus aktif, 1.934 kasus terkonfirmasi secara keseluruhan, dan 25 kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minggu Depan, Selandia Baru Mulai Program Vaksinasi Virus Corona Nasional

Minggu Depan, Selandia Baru Mulai Program Vaksinasi Virus Corona Nasional

Health | Selasa, 26 Januari 2021 | 18:06 WIB

Terungkap! Kasus Baru Covid-19 di Selandia Baru Adalah....

Terungkap! Kasus Baru Covid-19 di Selandia Baru Adalah....

Tekno | Selasa, 26 Januari 2021 | 05:30 WIB

Selandia Baru Laporkan Kasus Covid-19, Australia Tangguhkan Bebas Karantina

Selandia Baru Laporkan Kasus Covid-19, Australia Tangguhkan Bebas Karantina

Health | Senin, 25 Januari 2021 | 18:30 WIB

Terkini

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:31 WIB

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:14 WIB

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:06 WIB

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:57 WIB

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:56 WIB

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:48 WIB

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:56 WIB

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

×