Jokowi Disindir Soal Berduka dan Bersyukur: Jadi yang Benar yang Mana Pak?

Siswanto

Rabu, 27 Januari 2021 | 12:02 WIB
Jokowi Disindir Soal Berduka dan Bersyukur: Jadi yang Benar yang Mana Pak?
Presiden Joko Widodo [Biro Pers]

Suara.com - Angka kasus positif Covid-19 di Indonesia tembus satu juta (1.012.350 orang) pada Selasa (26/1/2021) setelah sebelas bulan pandemi.

Dalam beberapa waktu terakhir, penambahan kasus per hari di atas 10 ribu.

Pasien yang tak tertolong menambah daftar panjang kematian, mencapai 28.468 orang.

Pemerintah terpaksa menambah luas tanah pemakaman setelah tanah yang disiapkan sebelumnya tak mampu lagi menampung, seperti yang terjadi di Jakarta.

Rumah sakit-rumah sakit dilaporkan mengalami kewalahan menampung pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Kasus Covid-19 telah menyebar ke 34 provinsi di Tanah Air yang mencakup 510 kabupaten dan kota.

Di tengah rentetan persoalan, hari ini, perhatian sejumlah kalangan fokus pada kutipan pernyataan Presiden Joko Widodo dalam dua hari yang dianggap bertolak belakang.

Pada Senin (25/1/2021), Jokowi menyatakan bersyukur, Indonesia termasuk negara yang bisa mengendalikan dua krisis dengan baik: pandemi dan ekonomi. Sehari kemudian, setelah kasus Covid-19 tembus satu juta, pemerintah menyatakan berduka.

"Jadi yang benar yang mana pak? Maaf pak, saya pribadi sangat berduka karena pandemi ini. Istri kakak saya meninggal dunia. Kakak saya pun hampir-hampir saja akibat sulit sekali mendapat RS di Jabodetabek karena full occupancy. Beberapa kenalan kamipun mengeluhkan hal yang sama. Covid masih ganas pak," kata Ustaz Hilmi Firdausi melalui media sosial.

baca juga

Sindiran juga disampaikan oleh politikus Rachland Nashidik dengan mengatakan masyarakat boleh memilih mana yang baik dari dua hal dinyatakan pemerintah.

"Hanya selang sehari. Silahkan rakyat memilih mau ikut yang mana: bersyukur atau berduka? Toh dua-duanya datang dari beliau," katanya.

Sementara sejarawan JJ Rizal dengan satire mengatakan, "25 Januari - 26 Januari, kamu tim siapa?"

Sejak pagi tadi, tak terhitung netizen yang mempercakapkan pernyataan Jokowi dengan beragam ekspresi dengan tujuan utama mengkritik.

Berduka

Kemarin usai rapat terbatas bersama Jokowi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan saat ini merupakan momentum untuk berduka cita atas banyaknya masyarakat yang telah meninggal akibat Covid-19, dan juga momentum untuk bekerja sangat keras mengatasi pandemi.

“Ada dua momen penting yang harus kita sadari, momen yang pertama adalah saat ini saatnya kita untuk berduka karena ada banyak saudara-saudara kita yang sudah wafat, ada lebih dari 600 tenaga kesehatan juga yang sudah gugur dalam menghadapi pandemi ini,” kata dia.

Untuk kesekian kalinya, Budi mengingatkan tidak hanya tenaga kesehatan, penularan Covid-19 sudah menjangkau lapisan sosial terdekat dari masing-masing individu.

“Ada rasa duka yang mendalam dari pemerintah, dari seluruh rakyat Indonesia atas angka ini,” ujar dia.

Perkembangan kasus Covid-19  harus menjadi momentum untuk terciptanya rasa kesadaran di tengah-tengah masyarakat bahwa saat ini seluruh pihak harus bekerja keras mengatasi pandemi.

Seluruh masyarakat Indonesia diajak bekerja keras untuk mengurangi laju penularan virus corona.

“Kita juga harus sadar bahwa kita harus terus bekerja sangat keras, sehingga pengorbanan yang sudah dilakukan oleh rekan rekan kita terutama tenaga kesehatan itu tidak sia-sia,” ujarnya.

Budi meminta masyarakat bersama semua pihak lainnya untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Ini sangat susah dan tidak bisa dilakukan seorang diri, oleh pemerintah, tanpa bersama-sama rakyat, seluruh komponen bangsa membangun gerakan disiplin ini," ujarnya.

"Kita harus memastikan, kita harus bekerja keras, mengingatkan diri kita sendiri, mengingatkan teman-teman kita, mengingatkan keluarga kita dan seluruh rakyat yang ada di lingkungan kita, agar kita disiplin protokol kesehatan,” kata dia.

Selain disiplin protokol kesehatan, Budi mengatakan Kementerian Kesehatan akan bertanggung jawab untuk mengoptimalkan pengujian (testing), pelacakan (tracing), dan juga isolasi.

"Kami di Kementerian Kesehatan akan bekerja keras, sangat keras, untuk memastikan bahwa program testing, program tracing atau pelacakan, dan program isolasi bisa kita lakukan dan eksekusi dengan baik,” ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Hadiri Sidang Bawa Wayang Petruk dan Gajah, Roy Suryo Sindir Hubungan Jokowi-PSI?

Hadiri Sidang Bawa Wayang Petruk dan Gajah, Roy Suryo Sindir Hubungan Jokowi-PSI?

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Menakar Orasi SBY Soal Negarawan: Sindiran Politik untuk Elite atau Pesan Kebangsaan Menuju 2029?

Menakar Orasi SBY Soal Negarawan: Sindiran Politik untuk Elite atau Pesan Kebangsaan Menuju 2029?

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Isu Ijazah Palsu Makin Panas, Jokowi Sebut Ada Operasi Politik dan Penumpang Gelap

Isu Ijazah Palsu Makin Panas, Jokowi Sebut Ada Operasi Politik dan Penumpang Gelap

Video | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Prabowo Mulai Preteli PLN, Bos Lama yang Dekat dengan Jokowi Harus Angkat Kaki

Prabowo Mulai Preteli PLN, Bos Lama yang Dekat dengan Jokowi Harus Angkat Kaki

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Jokowi Kasih Bukti Gibran Punya Ijazah SMA, Singgung Program Pathway

Jokowi Kasih Bukti Gibran Punya Ijazah SMA, Singgung Program Pathway

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Desakan Pemakzulan Gibran, Jokowi: Silahkan...

Desakan Pemakzulan Gibran, Jokowi: Silahkan...

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Isu Geng Solo Dipreteli Prabowo Lewat Pergantian Kapolri Dan Reshuffle, Istana Buka Suara

Isu Geng Solo Dipreteli Prabowo Lewat Pergantian Kapolri Dan Reshuffle, Istana Buka Suara

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara Saat MK Bacakan Putusan Terkait Gugatan Ijazah Gibran

Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara Saat MK Bacakan Putusan Terkait Gugatan Ijazah Gibran

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×