Viral Video Orang Berjalan Ngangkang setelah Swab Anal, China Membantahnya

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 04 Februari 2021 | 10:53 WIB
Viral Video Orang Berjalan Ngangkang setelah Swab Anal, China Membantahnya
Sekelompok orang di China berjalan seperti penguin setelah menjalani tes swab anal.[Douyin/BuatianChuanmei]

Suara.com - China memberi label "palsu" pada sebuah video viral yang memperlihatkan sekelompok orang berjalan seperti penguin setelah menjalani tes swab anal untuk menguji virus corona baru.

Menyadur Daily Mail, Kamis (4/2/2021) tindakan tersebut sebagai langkah pejabat China untuk meyakinkan warganya bahwa mereka tidak akan mengalami situasi tersebut setelah menjalani tes swab anal.

Video tersebut menunjukkan sekelompok warga China berjalan dengan kaki kaku dengan tangan sedikit terbuka saat meninggalkan rumah sakit.

Video tersebut diduga dibuat pada 28 Januari di Shijiazhuang, ibu kota Provinsi Hebei di China bagian utara.

Video itu dilaporkan sudah dilihat jutaan kali di berbagai platform media sosial China sebelum dihapus oleh otoritas.

Pusat Laporan Internet Shijiazhuang mengklaim bahwa video itu sudah diedit dan direkayasa untuk menyebarkan 'rumor'.

Sekelompok orang di China berjalan seperti penguin setelah menjalani tes swab anal.[Douyin/BuatianChuanmei]
Sekelompok orang di China berjalan seperti penguin setelah menjalani tes swab anal.[Douyin/BuatianChuanmei]

Dalam sebuah posting media sosial resmi pada hari Minggu, pihak berwenang mengutip departemen kesehatan kota dan seorang dokter untuk membuktikan bahwa video itu palsu.

Pihak berwenang mengakui bahwa petugas medis Shijiazhuang menggunakan tes swab anal pada pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit. Tetapi menegaskan tes tersebut tidak digunakan secara massal.

Otoritas juga menekankan bahwa pasien tidak akan mengalami situasi yang tidak nyaman setelah melakukan tes swab anal.

Outlet propaganda Beijing Global Times kemarin menerbitkan artikel berbahasa Inggris yang bertujuan untuk menyampaikan pesan resmi kepada pembacanya.

Pejabat tidak menjelaskan kapan dan di mana rekaman itu sebenarnya direkam atau mengapa orang-orang tersebut berjalan dengan aneh.

China mulai menggunakan swab anal untuk menguji sekelompok orang yang dikhawatirkan terpapar Covid-19, kata seorang dokter kepada kantor berita CCTV.

Beberapa ahli percaya bahwa tes swab anal tersebut jauh lebih akurat daripada melalui hidung atau tenggorokan dan dapat meningkatkan kemungkinan untuk mendeteksi virus.

Beberapa petugas medis percaya bahwa jejak virus corona baru dapat bertahan lebih lama di sistem pencernaan seseorang daripada di sistem pernapasan mereka.

Oleh karena itu, tes swab anal memiliki akurasi yang lebih tinggi daripada usap tenggorokan dan hidung, menurut Dr Li Tongzeng, wakil kepala dokter Rumah Sakit You'an Beijing.

"Kami menemukan bahwa beberapa pasien tanpa gejala cenderung pulih dengan cepat. Ada kemungkinan tidak akan ada jejak virus di tenggorokan mereka setelah tiga hingga lima hari," kata Dr Li kepada CCTV.

Tetapi virus bertahan lebih lama pada sampel yang diambil dari saluran pencernaan dan kotoran pasien, dibandingkan dengan yang diambil dari saluran pernapasan.

Namun akurasi dan efisiensi tes swab anal masih menjadi perdebatan di kalangan para ahli.

Seorang ahli mengatakan kepada Global Times bahwa tes swab dari hidung dan tenggorokan masih yang paling efisien karena virus terbukti ditularkan melalui saluran pernapasan bagian atas daripada sistem pencernaan.

"Ada kasus mengenai tes virus corona positif pada kotoran pasien, tetapi tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa itu ditularkan melalui sistem pencernaan seseorang," kata Profesor Yang Zhanqiu dari Universitas Wuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Kompi Aparat Polisi Jaga Ketat Vaksinasi Massal Nakes di Istora Senayan

2 Kompi Aparat Polisi Jaga Ketat Vaksinasi Massal Nakes di Istora Senayan

News | Kamis, 04 Februari 2021 | 10:15 WIB

Update Covid-19 Global: 20 Negara Telah Capai Kasus Positif di Atas 1 Juta

Update Covid-19 Global: 20 Negara Telah Capai Kasus Positif di Atas 1 Juta

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 10:00 WIB

Banyak Kasus Positif, Pasien Covid-19 di Bali Tambah 261 Orang

Banyak Kasus Positif, Pasien Covid-19 di Bali Tambah 261 Orang

Bali | Kamis, 04 Februari 2021 | 09:51 WIB

Terkini

Reformasi 98 Disebut Gagal, Penjahat Masa Lalu Kini Jadi Pahlawan

Reformasi 98 Disebut Gagal, Penjahat Masa Lalu Kini Jadi Pahlawan

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:33 WIB

Jalan di Lenteng Agung Amblas 3 Meter, Perbaikan Butuh 2-3 Hari

Jalan di Lenteng Agung Amblas 3 Meter, Perbaikan Butuh 2-3 Hari

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:09 WIB

Tercatat Jadi Penasihat Little Aresha Daycare, Dosen UGM Ngaku Tak Tahu Struktur Organisasi

Tercatat Jadi Penasihat Little Aresha Daycare, Dosen UGM Ngaku Tak Tahu Struktur Organisasi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:00 WIB

Dolar Menggila dan Harga Pangan Naik, Pengelola Dapur Khawatir Gizi MBG Tak Optimal

Dolar Menggila dan Harga Pangan Naik, Pengelola Dapur Khawatir Gizi MBG Tak Optimal

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:57 WIB

Geger! Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Danau Sunter, Videonya Viral di Medsos

Geger! Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Danau Sunter, Videonya Viral di Medsos

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:45 WIB

Solusi Anti-Macet ke Java Jazz 2026, Transjakarta PIK2-Blok M Beroperasi Hingga Tengah Malam

Solusi Anti-Macet ke Java Jazz 2026, Transjakarta PIK2-Blok M Beroperasi Hingga Tengah Malam

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:32 WIB

Menggemakan Syiar Transisi Energi dari Mimbar Rumah Ibadah

Menggemakan Syiar Transisi Energi dari Mimbar Rumah Ibadah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:30 WIB

Reformasi 98 Sudah Mati, Okky Madasari Soroti Kembalinya Militerisme

Reformasi 98 Sudah Mati, Okky Madasari Soroti Kembalinya Militerisme

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:26 WIB

BRI Bersama Syailendra Capital Hadirkan Reksa Dana Syariah di BRImo, Return 4,99% - 7,58%

BRI Bersama Syailendra Capital Hadirkan Reksa Dana Syariah di BRImo, Return 4,99% - 7,58%

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:15 WIB

Di Tengah Ketidakpastian Global, Energi Surya Semakin Dilirik Berbagai Industri

Di Tengah Ketidakpastian Global, Energi Surya Semakin Dilirik Berbagai Industri

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:55 WIB