Laporan tentang Pemerkosaan Wanita Uighur di Kamp China Bikin AS Gelisah

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 04 Februari 2021 | 15:20 WIB
Laporan tentang Pemerkosaan Wanita Uighur di Kamp China Bikin AS Gelisah
Ilustrasi wanita Uighur diperkosa di kamp. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah laporan tentang wanita Uighur yang diperkosa dan disiksa secara sistematis di kamp pendidikan China dirilis oleh BBC Rabu (03/02).

Menyadur kantor berita yang sama pada hari in, Kamis (04/02) Amerika Serikat telah menuntut konsekuensi serius atas laporan itu.

Departemen luar negeri AS mengatakan pihaknya sangat terganggu oleh kekejaman yang dilaporkan BBC berdasarkan wawancara dengan mantan tahanan dan seorang penjaga.

"Kami sangat terganggu oleh laporan, termasuk kesaksian langsung, pemerkosaan sistematis dan pelecehan seksual terhadap wanita di kamp-kamp interniran untuk etnis Uighur dan Muslim lainnya di Xinjiang".

"Kekejaman ini mengejutkan hati nurani dan harus dihadapi dengan konsekuensi serius."

Para peserta didik kamp pendidikan vokasi etnis Uighur di Kota Kashgar, Daerah Otonomi Xinjiang, Cina, mengikuti kelas ilmu hukum, Jumat (3/1).  [ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie]
Para peserta didik kamp pendidikan vokasi etnis Uighur di Kota Kashgar, Daerah Otonomi Xinjiang, Cina, mengikuti kelas ilmu hukum, Jumat (3/1). [ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie]

Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne juga mengomentari laporan itu, dengan mengatakan PBB harus diberi akses segera ke kawasan itu.

"Kami menganggap transparansi menjadi yang paling penting dan terus mendesak China untuk mengizinkan pengamat internasional, termasuk Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Michelle Bachelet, untuk diberikan akses langsung, bermakna dan tanpa batas ke Xinjiang pada kesempatan paling awal," katanya.

Sementara itu, kelompok HAM mengatakan pemerintah China telah mencabut kebebasan beragama dan kebebasan lainnya dari orang Uighur secara bertahap.

Aksi ini memuncak pada sistem pengawasan massal, penahanan, indoktrinasi, dan bahkan sterilisasi paksa yang menindas.

baca juga

Namun pada hari Rabu, juru bicara kementerian luar negeri China Wang Wenbin menuduh BBC membuat laporan palsu yang sepenuhnya tanpa dasar faktual.

Selama ini China secara konsisten membantah tuduhan pelanggaran HAM di Xinjiang dan mengatakan kamp-kamp itu bukanlah tempat penahanan, melainkan pusat pendidikan dan pelatihan kejuruan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Seruan Ibu Tuntut Keadilan, Anak Diperkosa Ayah Kandung Sendiri

Viral Seruan Ibu Tuntut Keadilan, Anak Diperkosa Ayah Kandung Sendiri

Hits | Kamis, 04 Februari 2021 | 10:21 WIB

Nyatakan Perasaan ke Sesama, Seorang Siswi Dikeluarkan dari Sekolah Kristen

Nyatakan Perasaan ke Sesama, Seorang Siswi Dikeluarkan dari Sekolah Kristen

News | Kamis, 04 Februari 2021 | 10:09 WIB

Sang Ibu Paksa Nonton Video porno, Ayah Tiri Rudapaksa Anak Hingga Hamil

Sang Ibu Paksa Nonton Video porno, Ayah Tiri Rudapaksa Anak Hingga Hamil

Banten | Kamis, 04 Februari 2021 | 06:54 WIB

Terkini

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 09:38 WIB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:37 WIB

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

News | Minggu, 01 November 2026 | 09:35 WIB

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:30 WIB

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:21 WIB

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:00 WIB

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 08:59 WIB

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 08:56 WIB

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:54 WIB

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:39 WIB

×