Kudeta Militer Myanmar, Akses Media Sosial Semakin Terbatas

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 04 Februari 2021 | 17:29 WIB
Kudeta Militer Myanmar, Akses Media Sosial Semakin Terbatas
Ilustrasi Facebook. [Austin Distel/Unsplash]

Suara.com - Facebook mengatakan pihaknya telah menghapus laman yang terkait dengan TV Militer Myanmar pada Selasa (02/02). Menyadur CNA Kamis (04/02), aksi ini berkaitan dengan kudeta militer Myanmar.

Penyelidik HAM PBB mengatakan bahwa pidato kebencian di Facebook berperan dalam mengobarkan kekerasan di Myanmar. Platform tersebut lantas melarang jaringan TV pada tahun 2018.

Facebook menyebut Myanmar dalam keadaan darurat dan mengambil tindakan sementara untuk menghapus konten yang memuji atau mendukung kudeta, menurut seorang juru bicara.

Sementara itu, C Net melaporkan kini Facebook dan beberapa aplikasi lain seperti Instagram dan WhatsApp telah dibatasi penggunaannya di Myanmar.

Layanan pemantau internet NetBlocks melaporkan penyedia layanan internet milik negara MPT dan perusahaan telekomunikasi Telenor Myanmar melakukan pemblokiran untuk sementara.

Ilustrasi Facebook. [Shutterstock]
Ilustrasi Facebook. [Shutterstock]

Sebuah surat yang diposting di Twitter menyatakan Kementerian Transportasi dan Komunikasi untuk sementara menangguhkan akses ke Facebook karena kekhawatiran tentang penyebaran informasi yang salah.

"Kami mendesak pihak berwenang untuk memulihkan konektivitas sehingga orang-orang di Myanmar dapat berkomunikasi dengan keluarga dan teman mereka serta mengakses informasi penting," kata seorang juru bicara Facebook dalam sebuah pernyataan.

Separuh dari 53 juta penduduk Myanmar adalah pengguna Facebook, terutama bagi mereka yang terbiasa dengan internet.

Pada hari Selasa, militer memperingatkan agar tidak memposting hal-hal yang dapat memicu kerusuhan dan ketidakstabilan, kata kementerian informasi, sehari setelah tentara merebut kekuasaan dalam kudeta.

baca juga

Facebook sebelumnya mengatakan terlalu lambat untuk menindak dan mencegah informasi yang salah dan kebencian di negara tersebut.

Tentara Myanmar pada Senin menyerahkan kekuasaan kepada panglima militer Jenderal Senior Min Aung Hlaing dan menahan pemimpin terpilih dan peraih Nobel Aung San Suu Kyi, dengan dalih kecurangan pemilu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sedang Tren, Ini Rahasia Konten Kreator Pemula Punya Konten Youtube Menarik

Sedang Tren, Ini Rahasia Konten Kreator Pemula Punya Konten Youtube Menarik

Your Say | Kamis, 04 Februari 2021 | 13:15 WIB

Viral Mi Instan Bertabur Emas Bikin Melongo, Publik Salfok ke Benda Ini

Viral Mi Instan Bertabur Emas Bikin Melongo, Publik Salfok ke Benda Ini

Hits | Kamis, 04 Februari 2021 | 11:41 WIB

Aksi Pemuda Nongkrong Pakai Baju Partai, Publik: Kalau Gue Dikira Pembantu

Aksi Pemuda Nongkrong Pakai Baju Partai, Publik: Kalau Gue Dikira Pembantu

Hits | Kamis, 04 Februari 2021 | 10:55 WIB

Terkini

20 Kode Redeem FF Terbaru 10 Oktober 2026, Sikat Skin dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Terbaru 10 Oktober 2026, Sikat Skin dan Diamond Gratis

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Pakar Tegaskan Konsekuensi Putusan MK Bukan Mendiskualifikasi, tapi Gibran Terdiskualifikasi

Pakar Tegaskan Konsekuensi Putusan MK Bukan Mendiskualifikasi, tapi Gibran Terdiskualifikasi

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Anak Takut Salah dan Terobsesi Sempurna? Buku Ini Punya Jawaban Menenangkannya!

Anak Takut Salah dan Terobsesi Sempurna? Buku Ini Punya Jawaban Menenangkannya!

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Daftar Zodiak yang Tidak Cocok Berpacaran karena Sering Bentrok, Hubungannya Rawan Konflik

Daftar Zodiak yang Tidak Cocok Berpacaran karena Sering Bentrok, Hubungannya Rawan Konflik

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Tunggu Bola Panas Ijazah Gibran di DPR, Berakhir ke Pemakzulan?

Tunggu Bola Panas Ijazah Gibran di DPR, Berakhir ke Pemakzulan?

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:06 WIB

Lestarikan Budaya Jawa, Warkaban Hadirkan Wayang Kulit Lahire Wisanggeni di TMII

Lestarikan Budaya Jawa, Warkaban Hadirkan Wayang Kulit Lahire Wisanggeni di TMII

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Mengenang Nasi Pecel Rp2 Ribuan, Kenapa Kuliner Ini Nggak Pernah Ada Matinya?

Mengenang Nasi Pecel Rp2 Ribuan, Kenapa Kuliner Ini Nggak Pernah Ada Matinya?

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Asap Kebakaran TPA Makbon Ganggu Warga hingga Penerbangan

Asap Kebakaran TPA Makbon Ganggu Warga hingga Penerbangan

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Ketinggian 1,8 Kilometer Mengarah ke Selat Sunda

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Ketinggian 1,8 Kilometer Mengarah ke Selat Sunda

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:52 WIB

Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni

Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni

Lampung | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:42 WIB

×