Ini Dia Ngozi Okonjo-Iweala, Perempuan Pertama yang Bakal Pimpin WTO

Siswanto, Deutsche Welle

Rabu, 10 Februari 2021 | 15:28 WIB
Ini Dia Ngozi Okonjo-Iweala, Perempuan Pertama yang Bakal Pimpin WTO
DW

Suara.com - Mantan Menkeu Nigeria Ngozi Okonjo-Iweala akan menjadi perempuan dan warga Afrika pertama yang memimpin WTO. Setelah pesaing terkuatnya, Yoo Myung-hee dari Korea Selatan menarik diri minggu lalu.

Ketika Organisasi Perdagangan Dunia WTO tengah menghadapi berbagai tantangan dan krisis, ada secuil sejarah yang ditorehkan.

Untuk pertama kali dalam sejarahnya, WTO akan dipimpin seorang perempuan. Ngozi Okonjo-Iweala, 66 tahun, sekaligus akan menjadi warga Afrika pertama yang mengepalai lembaga dunia yang bermarkas di Jenewa, Swiss itu.

Masa jabatan empat tahun mantan Menteri Keuangan dan Menteri Luar Negeri Nigeria ini sekaligus akan menjadi masa penuh tantangan.

Perdagangan dunia sedang menghadapi krisis pandemi corona, proteksionisme makin menguat, ditambah dengan konflik perdagangan dan perebutan dominasi pasar, terutama antara dua adidaya ekonomi dunia: Amerika Serikat (AS) dan Cina.

Ngozi Okonjo-Iweala akan menggantikan Roberto Azevedo yang sudah mengundurkan diri pada Agustus 2020.

Ketika mencari penggantinya, Presiden AS Donald Trump sebelumnya memblokir pencalonan kandidat dari Nigeria itu.

Namun, suasana politik kini berubah dengan penggantinya, Joe Biden. Ngozi Okonjo-Iweala memang masih harus mendapat konfirmasi dari Dewan WTO.

Para diplomat mengatakan hal itu akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Pejabat WTO dengan segudang pengalaman

Dalam beberapa putaran pemilihan sebelumnya, Ngozi Okonjo-Iweala memang keluar sebagai kandidat terkuat di antara tujuh orang yang mencalonkan diri.

Hari Jumat lalu (5/2), pesaing terakhirnya, Yoo Myung-hee dari Korea Selatan, menarik diri dari pencalonan dan melapangkan jalan ahli ekonomi lulusan universitas bergengsi Harvard dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) ini.

Biro Perdagangan AS sekarang memujinya sebagai tokoh yang "kaya pengalaman dan pengetahuan ekonomi serta diplomasi internasional".

Mantan Menteri Perdagangan Costa Rica Anabel Gonzalez menyebutnya sebagai "pribadi yang mengagumkan".

Mantan koleganya juga percaya dia cocok untuk posisi itu.

"Ngozi adalah salah satu orang yang paling memenuhi syarat untuk posisi yang dia perjuangkan", kata Dr. Shamsudeen Usman, mantan Menteri Perencanaan Nasional Nigeria kepada DW.

Okonjo-Iweala dan Usman pernah bekerja berdampingan sebagai menteri di bawah Presiden Nigeria Goodluck Jonathan pada tahun 2011.

Sebelum mengambil alih jabatan di kabinet Nigeria, dia mengundurkan diri dari Bank Dunia, di mana dia sudah bertugas selama 25 tahun.

Warga Afrika pertama di puncak pimpinan WTO

"Saya melihat pengangkatannya sebagai pengakuan terhadap kompetensi dan keterampilan kepemimpinan perempuan Afrika, dan kegigihan perempuan Afrika meskipun ada berbagai rintangan dan hambatan sistematis yang mereka hadapi," kata Fadumo Dayib, calon presiden perempuan Somalia pertama, kepada DW.

Dia menambahkan, pemilihan Ngozi Okonjo-Iweala adalah tanda bahwa momen masa kini sedang "berpihak pada perempuan yang kompeten dan memang sudah saatnya ini terjadi."

Ekonom Nigeria Tunji Andrews setuju pandangan itu: "Banyak orang di seluruh dunia akan mulai berkata, mari kita tempatkan lebih banyak orang Afrika dalam peran seperti itu, bukan hanya peran penjaga perdamaian, tetapi peran kapasitas intelektual."

Meskipun Ngozi Okonjo-Iweala akan membuat sejarah dengan menjadi perempuan Afrika kulit hitam pertama yang memimpin WTO, dia akan membawa lebih dari sekadar "keragaman dan inklusi" ke panggung dunia, kata Amara Nwankpa, Direktur Kebijakan Publik di Shehu Musa Yar'Adua Foundation, sebuah organisasi nirlaba Nigeria yang berkomitmen mempromosikan persatuan pemerintahan yang baik.

"Saya optimis bahwa dampaknya pada perdagangan global akan positif, mengingat pendahulunya menunjukkan bahwa dia sangat berkomitmen untuk mengurangi ketidaksetaraan, kemiskinan, dan korupsi di seluruh dunia," kata Amara Nwankpa kepada DW. (hp/ gtp)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar

Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 16:19 WIB

Menko Airlangga Blak-blakan WTO Dukung RI dalam Sengketa Biodiesel dengan Uni Eropa

Menko Airlangga Blak-blakan WTO Dukung RI dalam Sengketa Biodiesel dengan Uni Eropa

Bisnis | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 16:26 WIB

Tak Hanya Barang Bajakan dan QRIS, AS Juga Protes Soal UU Produk Halal RI

Tak Hanya Barang Bajakan dan QRIS, AS Juga Protes Soal UU Produk Halal RI

Bisnis | Selasa, 22 April 2025 | 16:18 WIB

Tarif Impor Naik, Komisi VI Desak Pemerintah Tempuh Jalur WTO

Tarif Impor Naik, Komisi VI Desak Pemerintah Tempuh Jalur WTO

DPR | Selasa, 08 April 2025 | 15:45 WIB

Menang Soal Diskriminasi Sawit, Menko Airlangga: Bukti RI Bisa Lawan Negara Besar

Menang Soal Diskriminasi Sawit, Menko Airlangga: Bukti RI Bisa Lawan Negara Besar

Bisnis | Jum'at, 17 Januari 2025 | 18:13 WIB

Indonesia Menang Lawan Uni Eropa, di WTO Diskriminasi Sawit Terbukti!

Indonesia Menang Lawan Uni Eropa, di WTO Diskriminasi Sawit Terbukti!

Bisnis | Jum'at, 17 Januari 2025 | 15:35 WIB

Kemasan Rokok Polos Picu Polemik, Kemendag: Bisa Timbulkan Sengketa WTO

Kemasan Rokok Polos Picu Polemik, Kemendag: Bisa Timbulkan Sengketa WTO

Bisnis | Senin, 23 September 2024 | 14:11 WIB

Menko Marves: Indonesia Bangsa Hebat, Jadi Penentu Harga Nikel di Dunia

Menko Marves: Indonesia Bangsa Hebat, Jadi Penentu Harga Nikel di Dunia

Bisnis | Rabu, 05 Juni 2024 | 15:37 WIB

Pemerintah RI Diminta Konsisten Lawan Diskriminasi Perdagangan Internasional

Pemerintah RI Diminta Konsisten Lawan Diskriminasi Perdagangan Internasional

Bisnis | Sabtu, 06 Januari 2024 | 10:13 WIB

Anies Baswedan Akan 'Dekati' BRICS dan WTO Jika Terpilih Jadi Presiden

Anies Baswedan Akan 'Dekati' BRICS dan WTO Jika Terpilih Jadi Presiden

Bisnis | Minggu, 22 Oktober 2023 | 12:37 WIB

Terkini

Usut Korupsi MBG, Kejagung Buka Peluang Periksa Kepala BGN Nanik S Deyang

Usut Korupsi MBG, Kejagung Buka Peluang Periksa Kepala BGN Nanik S Deyang

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:45 WIB

Yusril Buka Suara Usai Silmy Karim Jadi Tersangka, Janji Lakukan Ini

Yusril Buka Suara Usai Silmy Karim Jadi Tersangka, Janji Lakukan Ini

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:30 WIB

Komitmen pada Agenda Strategis Pembangunan, DPRD DKI Jakarta Fokus pada Pengelolaan Sampah

Komitmen pada Agenda Strategis Pembangunan, DPRD DKI Jakarta Fokus pada Pengelolaan Sampah

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:13 WIB

Isu Pergantian Menkeu Purbaya Mencuat, Begini Respon DPR!

Isu Pergantian Menkeu Purbaya Mencuat, Begini Respon DPR!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:12 WIB

Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta

Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:03 WIB

Mayoritas Keluarga Penerima MBG Tinggal dengan Perokok, Kemenkes Khawatir Manfaat Program Tergerus

Mayoritas Keluarga Penerima MBG Tinggal dengan Perokok, Kemenkes Khawatir Manfaat Program Tergerus

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:58 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Tasikmalaya Masuk Tahap Tiga

Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Tasikmalaya Masuk Tahap Tiga

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:57 WIB

Cukup Sekali Cerita! Pemerintah Janji Respons 1x24 Jam Laporan Kekerasan Perempuan dan Anak

Cukup Sekali Cerita! Pemerintah Janji Respons 1x24 Jam Laporan Kekerasan Perempuan dan Anak

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:39 WIB

Deretan Ulah Oknum TNI Disorot! Desakan Kembalikan Militer ke Fungsi Pertahanan Menguat

Deretan Ulah Oknum TNI Disorot! Desakan Kembalikan Militer ke Fungsi Pertahanan Menguat

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:27 WIB

Trump Ancam Kalau Ada Tentara AS Tewas, Perang Lagi dengan Iran

Trump Ancam Kalau Ada Tentara AS Tewas, Perang Lagi dengan Iran

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:22 WIB