Dikritik! Program Kampus Mengajar Kemendikbud Dinilai Tiru Gagasan Anies

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Kamis, 11 Februari 2021 | 08:27 WIB
Dikritik! Program Kampus Mengajar Kemendikbud Dinilai Tiru Gagasan Anies
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. [ANTARA]

Suara.com - Program Kampus Mengajar yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dinilai meniru program Indonesia Mengajar yang digagas Anies Baswedan.

Pengamat pendidikan dari Center for Education Regulations and Development Analysis (CERDAS), Indra Charismiadji menyebut yang membedakan program gagasan Mendikbud Nadiem Makarim itu hanya pembiayaan menggunakan APBN.

"Kebiasaan copas, tidak kreatif, bukan murni pemikiran dari Kemdikbud, semuanya program orang lain (Indonesia Mengajar)," kata Indra Charismiadji saat dihubungi Suara.com, Kamis (11/2/2021).

Dia menambahkan, Kampus Mengajar juga meremehkan dunia pendidikan karena para mahasiswa tersebut tidak mempunyai kompetensi sebagai guru untuk mengajar pelajar.

"Ini menganggap remeh dunia pendidikan. Sepertinya semua orang bisa ngajar dengan baik tanpa persiapan yang matang. Apa memang para mahasiswa ini lebih baik mutunya daripada para guru yang sudah punya gelar sarjana kependidikan dan sudah 50 persen tersertifikasi?" lanjutnya.

Indra meminta Kemendikbud untuk memperbaiki kualitas dan kesejahteraan guru ketimbang mengirimkan mahasiswa ke daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

"Tapi kalau faktanya benar demikian berarti dunia pendidikan Indonesia bakalan hancur dan harusnya Kemdikbud membenahi kualitas guru dulu daripada mengirimkan mahasiswa untuk mengajar," tutup Indra.

Diketahui, Program Kampus Mengajar ini mengajak para mahasiswa untuk membantu pelajar sekolah dasar di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) belajar selama 12 minggu, agar tidak terjadi learning lost akibat keterbatasan akibat pandemi Covid-19.

Mahasiswa akan mendapat biaya hidup sebesar Rp 700 ribu per bulan, biaya kuliah satu semester paling tinggi Rp 2,4 juta, dan konversi kegiatan Kampus Mengajar sebesar 12 Satuan Kredit Semester (SKS). Dosen yang membimbing juga akan mendapat insentif.

baca juga

Mahasiswa dapat mendaftarkan dirinya secara online melalui laman ringkas.kemdikbud.go.id/KampusMengajar2021, syarat utamanya mahasiswa semester lima dan seterusnya.

Setelah pendaftaran mahasiswa akan diseleksi. Hasil seleksi akan diumumkan pada pertengahan Maret 2021.

Dari pertengahan Maret hingga 21 Maret 2021, mahasiswa terpilih akan mendapatkan pembekalan lalu menjalani tugas mulai dari 22 Maret 2021 hingga 25 Juni 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies: Lonjakan Covid-19 karena Perilaku Warga yang Tidak Taat

Anies: Lonjakan Covid-19 karena Perilaku Warga yang Tidak Taat

Video | Rabu, 10 Februari 2021 | 20:05 WIB

Anies Baswedan: PPKM Tak Efektif Bila Warga Tetap Keluar Kota Saat Libur

Anies Baswedan: PPKM Tak Efektif Bila Warga Tetap Keluar Kota Saat Libur

Jakarta | Rabu, 10 Februari 2021 | 20:12 WIB

Merasa Tak Diakui Bekasi, Desa Pantai Bahagia: Kita Gabung Bang Anies Aja

Merasa Tak Diakui Bekasi, Desa Pantai Bahagia: Kita Gabung Bang Anies Aja

Bekaci | Rabu, 10 Februari 2021 | 18:46 WIB

Klaster Keluarga Melejit, Anies Anjurkan Warga Isolasi Terkendali Covid-19

Klaster Keluarga Melejit, Anies Anjurkan Warga Isolasi Terkendali Covid-19

News | Rabu, 10 Februari 2021 | 18:44 WIB

Syarat dan Cara Pendaftaran Kampus Mengajar 2021, Program Kampus Merdeka

Syarat dan Cara Pendaftaran Kampus Mengajar 2021, Program Kampus Merdeka

News | Rabu, 10 Februari 2021 | 17:36 WIB

Revisi RPJMD, Anies Tak Lagi Normalisasi Sungai untuk Atasi Banjir Jakarta

Revisi RPJMD, Anies Tak Lagi Normalisasi Sungai untuk Atasi Banjir Jakarta

News | Rabu, 10 Februari 2021 | 17:06 WIB

Anies Bandingkan Foto Cipinang Melayu Tak Lagi Banjir, Warganet: Kejauhan..

Anies Bandingkan Foto Cipinang Melayu Tak Lagi Banjir, Warganet: Kejauhan..

Jogja | Rabu, 10 Februari 2021 | 16:47 WIB

Terkini

Masjid Baiturrahman Alasmalang, Dirawat Seperlunya Tanpa Ubah Wajah Lama

Masjid Baiturrahman Alasmalang, Dirawat Seperlunya Tanpa Ubah Wajah Lama

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 20:00 WIB

Tampil Serasi, Prabowo-Gibran Kompak Kenakan Batik di HUT ke-28 PAN

Tampil Serasi, Prabowo-Gibran Kompak Kenakan Batik di HUT ke-28 PAN

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:56 WIB

AI Mulai Dipakai Pemerintah, Wamenkomdigi Tekankan Pentingnya Jaga Kepercayaan Publik

AI Mulai Dipakai Pemerintah, Wamenkomdigi Tekankan Pentingnya Jaga Kepercayaan Publik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:54 WIB

AI Bikin Hoaks Makin Meyakinkan, Nezar Patria: Batas Realitas Jadi Kabur

AI Bikin Hoaks Makin Meyakinkan, Nezar Patria: Batas Realitas Jadi Kabur

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 19:53 WIB

Prospek Saham BYAN Setelah Dipegang Haji Isam

Prospek Saham BYAN Setelah Dipegang Haji Isam

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 19:49 WIB

Daftar 'Jemaah Titipan' Haji Khusus Terungkap di Sidang, Staf Khusus Yaqut Sosok di Baliknya!

Daftar 'Jemaah Titipan' Haji Khusus Terungkap di Sidang, Staf Khusus Yaqut Sosok di Baliknya!

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:46 WIB

Jelang MotoGP, Hotel di NTB Nyaris Penuh

Jelang MotoGP, Hotel di NTB Nyaris Penuh

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 19:45 WIB

Jakarta-Depok Turun, Rumah di Bekasi-Tangerang Paling Banyak Diburu Konsumen

Jakarta-Depok Turun, Rumah di Bekasi-Tangerang Paling Banyak Diburu Konsumen

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 19:38 WIB

Diduga Hasil Pemerasan, KPK Sita Mobil yang Diberikan Bupati Pemalang ke Seorang Perempuan

Diduga Hasil Pemerasan, KPK Sita Mobil yang Diberikan Bupati Pemalang ke Seorang Perempuan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:31 WIB

Mode Survival Rakyat: Ayah Antre BBM, Ibu Cari Sembako, Anak Keracunan MBG

Mode Survival Rakyat: Ayah Antre BBM, Ibu Cari Sembako, Anak Keracunan MBG

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 19:30 WIB

×