Jokowi Sebut Pedagang Pasar dan Pekerja di Mal Mulai Divaksin Pekan Depan

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 11 Februari 2021 | 12:29 WIB
Jokowi Sebut Pedagang Pasar dan Pekerja di Mal Mulai Divaksin Pekan Depan
Joko Widodo (Twitter/@jokowi)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan vaksinasi Covid-19 di sektor pelayanan publik akan dimulai pekan depan. Ini dikarenakan pelayanan publik kerap berhubungan langsung dengan masyarakat.

Jokowi mengatakan vaksinasi diprioritaskan kepada masyarakat yang mobilitasnya tinggi, termasuk pedagang di pasar. Kekinian vaksinasi sudah mulai diberikan kepada tenaga kesehatan pada 13 Januari 2021 lalu.

"Masyarakat mungkin bisa dilakukan (vaksinasi) untuk yang interaksinya tinggi. Mobilitasnya tinggi harus di dahulukan misalnya pasar," ujar Jokowi dalam sambutan Peresmian Pembukaan Munas VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Vaksinasi kata Jokowi, juga harus diprioritaskan kepada masyakarat di sektor jasa yang padat interaksinya. Pasalnya ia menginginkan vaksinasi diberikan bukan kepada orang per orang, melainkan di tingkat klaster.

"Yang interaksinya tinggi segera lakukan, bukan orang perorangan karena kita ingin melakukan vaksinasi untuk claster memagari, sehingga tercapai kekebalan comunal, tercapai herd immunity," ucap dia.

Ia menyebut pekerja yang ada di pusat perbelanjaan juga harus diprioritaskan untuk diberikan vaksinasi. Ini dikarenakan mereka hampir seyiap harinya berinteraksi dengan banyak orang.

"Atau misalnya di kota ada mal, ya sudah para karyawan di mal langsung (divaksin). Karena dia banyak sekali berhubungan dengan masyarakat, sehingga sekali lagi perencanaan secara detil ini dimulai dipetakan," tutur Kepala Negara

Jokowi kemdian minta pada Kepala Daerah untuk melakukan perencanaan dan pemetaan vaksinasi dengan detil. Prioritas vaksin juga diutamakan warga yang lanjut usia (lansia).

"Kalau vaksin datang dalam jumlah banyak, siapa dulu yang didahulukan. Jangan lupa yang untuk yang rentan, utamanya yang lanjut usia itu menjadi prioritas," ucap Jokowi.

baca juga

Lebih lanjut, Jokowi menyebut pemerintah pusat tengah berusaha keras untuk memperoleh tambahan vaksin dari berbagai negara.

Pemerintah kata Jokowi, harus bergerak cepat untuk mendapatkan vaksin, karena selain produsennya terbatas, vaksin menjadi rebutan di 215 negara.

"Sekarang ini yang baru bisa berjalan vaksinasi ya kira-kira 42 negara, yang lain rebutan mendapatkan vaksin. Kita sudah mendapatkan komitmen pada 426 juta," ucap dia.

"Alhamdulillah karena sejak awal Agustus kita sudah mulai berdekatan dengan produsen kerja vaksin. Bukan barang yang mudah ni rebutan semua negara rebutan vaksin. Oleh sebab itu vaksinasi harus tepat sasaran tepat target betul jangan sampai meleset," sambungnya.

Tak hanya, Jokowi juga meminta pemerintah daerah dan kota mempersiapkan tenaga vaksinator dan manajemen vaksinasi dengan baik.

Ia ingin vaksinasi tidak hanya dilakukan di puskesmas, namun dilakukan secara massal.

"Kumpulkan misalnya di GOR, di balai kota dan jumlah yang banyak. Sehingga harian kita bisa lakukan suntikan vaksin dalam jumlah yang banyak. Sehingga segera tercapai herd immunity," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CDC Imbau Pakai Dua Masker, Efektif Tangkal Virus Corona Covid-19

CDC Imbau Pakai Dua Masker, Efektif Tangkal Virus Corona Covid-19

Health | Kamis, 11 Februari 2021 | 12:11 WIB

Ajak TNI-Polri Perang Lawan Covid-19, Menkes: Bunuhnya Pakai Suntik

Ajak TNI-Polri Perang Lawan Covid-19, Menkes: Bunuhnya Pakai Suntik

News | Kamis, 11 Februari 2021 | 11:59 WIB

Jokowi: Kita Harus Bekerja Lebih Detail Lagi, Lockdown Skala Mikro

Jokowi: Kita Harus Bekerja Lebih Detail Lagi, Lockdown Skala Mikro

News | Kamis, 11 Februari 2021 | 11:50 WIB

Jokowi: Jangan Sampai yang Kena Virus 1 Orang di RT, Seluruh Kota Lockdown

Jokowi: Jangan Sampai yang Kena Virus 1 Orang di RT, Seluruh Kota Lockdown

News | Kamis, 11 Februari 2021 | 11:39 WIB

Bantah Hapus Program Jokowi, Pemprov DKI: Normalisasi Sungai Masih Berjalan

Bantah Hapus Program Jokowi, Pemprov DKI: Normalisasi Sungai Masih Berjalan

Jakarta | Kamis, 11 Februari 2021 | 11:12 WIB

Terkini

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:53 WIB

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:50 WIB

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:39 WIB

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:35 WIB

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:30 WIB

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:26 WIB

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 12:25 WIB

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:23 WIB

×