Buzzer Makin Bikin Resah Publik, Ketua MUI: Makan Daging Saudaranya

Reza Gunadha | Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Kamis, 11 Februari 2021 | 13:54 WIB
Buzzer Makin Bikin Resah Publik, Ketua MUI: Makan Daging Saudaranya
Ketua MUI Cholil Nafis dan Hersubeno Arief (Youtube)

Suara.com - Ketua MUI KH Dr M Cholil Nafis menyampaikan beberapa tanggapannya terkait keberadaan buzzer yang dianggap mulai meresahkan. Ia bahkan mengibaratkan buzzer sebagai pemakan daging saudaranya sendiri.

Dalam sebuah video yang diunggah di kanal Youtube Hersubeno Point, Kamis (11/2/2012), Cholil Nafis tampak menjawab beberapa pertanyaan dari Hersubeno. Dalam kesempatan tersebut, Cholil memberikan gambaran buzzer menurut pemikirannya.

Di awal video, Cholil menjelaskan tentang definisi buzzer yang masih belum jelas. Ia menyebut ada dua jenis buzzer yaiutu yang positif dan negatif, namun kini buzzer lebih cenderung berkonotasi negatif.

"Karena memang definisinya masih kontroversi, tetapi kesannya konotasi di mata orang buzzer itu adalah negatif, karena orang bayaran untuk menyampaikan sesuatu dari orang lain," ucap Cholil dalam video tersebut.

Cholil juga menjelaskan soal pembunuhan karakter yang marak dilakukan oleh buzzer. Dalam penyampaian kritik, bukan lagi substansi kritik yang dikedepankan melainkan menyerang orang secara pribadinya.

"Ketika mengkritik bukan substansi kritiknya yang dikejar, tetapi orangnya yang dibunuh karakternya, ya kita kan kalau imbang apple to apple, sama-sama ngerti kita diskusi kan nyaman," ujarnya.

"Tapi yang dihadapi ini kan anonim sudah gitu ngomongnya sarkas, demikian juga membuat kita nggak nyaman," ujar Cholil.

Lebih lanjut Hersubeno menyebut dengan identitas buzzer yang tak diketahui, dalam terminologi agama para buzzer dianggap hal yang terkait alam gaib. Cholil pun membenarkan pernyataan tersbut.

"Ya anonim itu kan orang alam gaib nggak ketahuan siapa orangnya, bisa saja dia pakai nama tertentu. Setelah dilacak juga tidak tahu, tetapi kontennya itu seragam untuk menyerang sesorang yang sudah menjadi target," ujar Cholil dalam video tersebut.

Cholil pun bercerita soal pengalamannya berhadapan dengan buzzer. Ia mengaku pernah mendapat serangan dari mereka saat menyampaikan kritik terhadapa pemerintah.

"Ada lah sebagian kecil, tapi mungkin sebagian orang juga memahami yang dimaksud saya. Tapi ada sebagian kecil yang meremehkan, nyinyir, merendahkan, dan lain sebagainya itu ada," ujarnya.

Pada kesemptan tersebut, Cholil juga menyebut tindakan yang dilakukan para buzzer dapat diibaratkan sebagai tindakan memakan daging saudara sendiri.

"Menurut saya, kalau umpamanya orang digerakkan untuk jadi buzzer, untuk menyerang orang yang niat baik, apalagi ulama, menurut saya inilah yang disebut dengan memakan daging saudaranya," ucap Cholil.

"Ia makan dari hasil orang lain dibunuh, yaitu mengambil dari dagingnya saudaranya," lanjut Cholil.

Di bagian akhir video tersebut, Cholil mengimbau pada semua pihak agar berhati-hati dan bijaksana dalam menyampaikan pendapat di media sosial. Menurutnya ada tiga kriteria yang wajib diperhatikan dalam mengunggah konten di media sosial yaitu benar, baik, dan maslahat atau mendatangkan kebaikan pada orang lain.

Video selengkapnya dapat dilihat di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heran Cuitannya soal Pak Ganjar Diserbu Buzzer, Tsamara Amany: Ada Apa Ya?

Heran Cuitannya soal Pak Ganjar Diserbu Buzzer, Tsamara Amany: Ada Apa Ya?

News | Kamis, 11 Februari 2021 | 11:31 WIB

Ade Armando: Buzzer Bagian Sah dalam Demokrasi

Ade Armando: Buzzer Bagian Sah dalam Demokrasi

Riau | Kamis, 11 Februari 2021 | 09:22 WIB

Sudjiwo Tedjo Minta Buzzer Ditertibkan, Ferdinand: Gak Ada Kaitan Jokowi

Sudjiwo Tedjo Minta Buzzer Ditertibkan, Ferdinand: Gak Ada Kaitan Jokowi

Jogja | Rabu, 10 Februari 2021 | 19:30 WIB

Ragukan Komnas HAM Usut Kematian Ustadz Maaher, Rocky: Ditekan Penguasa?

Ragukan Komnas HAM Usut Kematian Ustadz Maaher, Rocky: Ditekan Penguasa?

News | Rabu, 10 Februari 2021 | 16:59 WIB

Kritik Pemerintah Diserang Buzzer, DPR: Masyarakat Kritik Lewat Buzzer Lagi

Kritik Pemerintah Diserang Buzzer, DPR: Masyarakat Kritik Lewat Buzzer Lagi

News | Rabu, 10 Februari 2021 | 12:55 WIB

Panas! Ferdinand Marah: Sujiwo Tejo Mengajari Jokowi untuk Otoriter

Panas! Ferdinand Marah: Sujiwo Tejo Mengajari Jokowi untuk Otoriter

Bogor | Rabu, 10 Februari 2021 | 10:20 WIB

Terkini

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:55 WIB

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:53 WIB

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:32 WIB

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:29 WIB

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:24 WIB

Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil

Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:24 WIB

Misteri Kapal Selam Tanpa Awak di Lombok, TNI AL Selidiki Asal-usulnya

Misteri Kapal Selam Tanpa Awak di Lombok, TNI AL Selidiki Asal-usulnya

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:19 WIB

Soal Wacana Potong Gaji Menteri, Airlangga: Belum Pernah Kita Bahas

Soal Wacana Potong Gaji Menteri, Airlangga: Belum Pernah Kita Bahas

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:09 WIB

Donald Trump Ancam Musnahkan Peradaban Iran Malam Ini, Gertak Sambal Lagi?

Donald Trump Ancam Musnahkan Peradaban Iran Malam Ini, Gertak Sambal Lagi?

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:04 WIB

Terima Aduan Warga via DM, Legislator Gerindra Soroti Tramadol Bebas Dijual di Pinggir Jalan

Terima Aduan Warga via DM, Legislator Gerindra Soroti Tramadol Bebas Dijual di Pinggir Jalan

News | Selasa, 07 April 2026 | 19:58 WIB