Ferdinand: Benarkah Jokowi Punya Buzzer dan Anti Kritik? Kita Lihat Fakta!

Reza Gunadha, Dwi Atika Nurjanah

Sabtu, 13 Februari 2021 | 15:00 WIB
Ferdinand: Benarkah Jokowi Punya Buzzer dan Anti Kritik? Kita Lihat Fakta!
Ferdinand Hutahaean: Benarkah Jokowi Punya Buzzer? Ayo Kita Lihat Faktanya! (YT/Ferdinand Hutahaean)

"Kedua, benarkah pak Jokowi anti kritik? Kita lihat lagi fakta bahwa saat ini tidak satu pun orang dipenjara karena mengkritik. Tetapi orang dipenjara karena menyampaikan hoaks, memfitnah, mencaci maki, memprovokasi, menghasut, ujaran kebencian, segalanya memang harus dipenjara," terangnya.

Menurutnya, jika membiarkan orang seperti ini akan membuat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang penuh hoaks.

"Karena kalau kita biarkan mereka seperti ini, apakah kita mau bangsa ini menjadi bangsa yang penuh hoaks? Bangsa yang penuh ujaran kebencian? Bangsa yang barbar dan tidak ada aturan? Tentu kita tidak mau, maka mereka harus dipenjara," kata Ferdinand Hutahaean.

"Dan itu bukan karena kritik, tapi karena ujaran kebencian yang melanggar undang-undang," tegasnya lagi.

Ferdinand Hutahaean melihat isu Jokowi anti kritik begitu ramai belakangan ini. Ia menilai bahwa terjadi patahnya jembatan politik pihak oposan dari 2020 ke 2024, sehingga membuat kaum oposan panik dan merancang stigma tersebut.

"Lantas mengapa belakang ini begitu ramai isunya? Saya melihat bahwa patahnya jembatan politik kaum oposan dari 2020 ke 2024 membuat mereka sangat panik. Sehingga dirancanglah strategi politik untuk membangun stigma merebut kekuasaan di 2024 nanti. Dibangun opini perlahan-lahan di tengah masyarakat bahwa Jokowi anti kritik, Jokowi otoriter, Jokowi tukang penjara orang," pungkasnya

"Tujuannya apa? Supaya nanti siapa pun didukung pak Jokowi 2024 menjadi ditakuti orang dan tidak dipilih. Ini lah target politik mereka, padahal mereka mefitnah pak Jokowi anti kritik saja tidak takut. Bahkan sambil tertawa. Meskipun mereka mengkritik bagaimana saya mengkritik supaya tidak dipenjara," tambahnya.

Ferdinand Hutahaean mengatakan strategi itu sengaja dilakukan oleh kaum oposan agar citra Jokowi menjadi buruk di mata masyarakat.

"Ini lah mereka sedang membuzzer, targetnya supaya pak Jokowi buruk di tengah masyarakat," ungkapnya.

baca juga

Di akhir video, Ferdinand Hutahaean mengajak masyarakat akan terus mengawal pemerintahan agar sampai pada tujuan kemerdekaan yang adil, makmur, sejahtera, dan sentosa.

Ia turut mengingatkan masyarakat agar melawan radikalisme dan intoleransi di media sosial.

"Wahai sahabat, tetaplah mengawal pemerintahan ini supaya Indonesia sampai tujuan kemerdekaannya yaitu Indonsia yang adil, makmur, sejahtera, dan sentosa. Kita lawan radikalisme di media sosial, kita laman intoleransi dimana pun dengan buzzer-buzzer kebenaran," ajaknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Said Didu Sindir Fisik Pemimpin Otoriter, Ini Jawaban Ferdinand Hutahaean!

Said Didu Sindir Fisik Pemimpin Otoriter, Ini Jawaban Ferdinand Hutahaean!

News | Sabtu, 13 Februari 2021 | 13:48 WIB

Ferdinand: Saya Belum Nemu Bukti Kalau Kritik Jokowi Bisa Dipenjara

Ferdinand: Saya Belum Nemu Bukti Kalau Kritik Jokowi Bisa Dipenjara

News | Sabtu, 13 Februari 2021 | 11:03 WIB

Gandeng Jay-Z, CEO Twitter Siap Investasi 500 Bitcoin

Gandeng Jay-Z, CEO Twitter Siap Investasi 500 Bitcoin

Tekno | Sabtu, 13 Februari 2021 | 08:00 WIB

Jokowi Minta Masyarakat Kritik Pemerintah, Haris Azhar: Hati-hati Buzzer!

Jokowi Minta Masyarakat Kritik Pemerintah, Haris Azhar: Hati-hati Buzzer!

News | Sabtu, 13 Februari 2021 | 06:46 WIB

Jokowi Gelontorkan Anggaran Rp 90 Miliar Untuk Influencer Disorot DPR

Jokowi Gelontorkan Anggaran Rp 90 Miliar Untuk Influencer Disorot DPR

Bogor | Sabtu, 13 Februari 2021 | 10:20 WIB

Kerap Sebar Hoax, MUI Haramkan Aktivitas Buzzer!

Kerap Sebar Hoax, MUI Haramkan Aktivitas Buzzer!

News | Jum'at, 12 Februari 2021 | 21:21 WIB

Terkini

Jadi Takut Makan karena Tayangan di Media Sosial? Waspadai Konten Kesehatan yang Menakut-nakuti

Jadi Takut Makan karena Tayangan di Media Sosial? Waspadai Konten Kesehatan yang Menakut-nakuti

Health | Selasa, 15 September 2026 | 17:20 WIB

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:18 WIB

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:17 WIB

Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau

Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:13 WIB

IHSG Makin Anjlok Setelah Purbaya Dicopot dari Menkeu, Betah di Level 6.400

IHSG Makin Anjlok Setelah Purbaya Dicopot dari Menkeu, Betah di Level 6.400

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:09 WIB

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

Aksi Bobol Toko Terpantau CCTV HP, Pencuri di Probolinggo Tewas Dihajar Massa

Aksi Bobol Toko Terpantau CCTV HP, Pencuri di Probolinggo Tewas Dihajar Massa

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

Liburan di Luar Negeri Diskon Jutaan, Begini Cara Klaim Diskon BRI di Avia Tour!

Liburan di Luar Negeri Diskon Jutaan, Begini Cara Klaim Diskon BRI di Avia Tour!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 17:05 WIB

×