Pengamat Sebut JK Heran Dengan Cara Jokowi Dengar Kritik Publik

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 17 Februari 2021 | 00:05 WIB
Pengamat Sebut JK Heran Dengan Cara Jokowi Dengar Kritik Publik
Presiden Jokowi. [Sekretariat Presiden]

Suara.com - Pengamat Politik Ray Rangkuti mengatakan tidak ada perbaikan setekah Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat mengkritik pemerintah. Ray menyebut malah ada kejadian yang berulang seperti sebelumnya yakni pandangan masyarakat yang berujung dilaporkan ke kepolisian.

"Pandangan dan pernyataan kritis dengan sangat cepat diadukan ke polisi," ujar Ray saat dihubungi Suara.com, Selasa (16/2/2021).

Pernyataan Ray sekaligus untuk merespon mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang diserang buzzer setelah melontarkan pernyataan mengenai kritik terhadap pemerintah.

Ia mencontohkan kasus penyidik senior Novel Baswedan yang dilaporkan ke Bareskrim terkait cuitannya ketika menanggapi meninggalnya Soni Eranata alias Ustadz Maaher At- Thuwailibi di dalam penjara.

Sehingga ia menilai ucapan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menanyakan kebingungannya bagaimana mengkritik pemerintah adalah pernyataan yang tepat.

"Seperti yang menimpa Novel Baswedan yang baru saja dilaporkan ke polisi karena padangannya soal kematian tahanan polisi. Bagaimana publik bisa percaya, hanya berhitung hari setelah presiden mengajak agar warga aktif melakukan kritik, Novel Baswedan sudah dilaporkan ke polisi. Maka, ucapkan JK tersebut tepat adanya," tutur Ray.

Tak hanya itu, Ray juga menilai kritikan JK menandakan adanya keheranan terkait cara perubahan Presiden Jokowi dalam mendengar kritikan dari masyarakat.

"Di luar itu, kritikan keras JK ini juga menandai adanya keheranan JK yang seolah menyatakan ada yang berubah dalam cara presiden dalam mendengar kritik publik," ucap dia.

Menurut Ray, JK sangat memahami sikap Jokowi saat mendampingi selama lima tahun.

baca juga

"JK, seperti kita ketahui, adalah mantan wakil presiden Jokowi di priode pertama. Sedikit banyak cara, geliat dan sikap presiden Jokowi dapat dipahami oleh pak JK," kata Ray.

Sehingga wajar jika JK heran dengan sikap pemerintahan Jokowi saat ini.

"Pernyataan JK ini juga memperlihatkan keheranan beliau akan situasi yang berubah itu. Mengapa sikap kritis begitu cepat dipolisikan, dan polisi juga terlihat begitu cepat memprosesnya," katanya.

Untuk diketahui, Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla diserang buzzer setelah melontarkan pernyataan mengenai kritik terhadap pemerintah.

Saat itu JK membicarakan soal demokrasi di Indonesia pada masa ini. Menurut dia, perlu adanya keseimbangan atau check and balance dalam menjalankan demokrasi, salah satunya ialah dengan hadirnya kritik.

Namun yang terjadi seringkali pihak yang melayangkan kritik terhadap kebijakan pemerintah kerap kali berakhir dengan pelaporan kepada pihak kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JK Diserang Buzzer, Pengamat: Kepercayaan Kepada Jokowi Semakin Menurun

JK Diserang Buzzer, Pengamat: Kepercayaan Kepada Jokowi Semakin Menurun

News | Selasa, 16 Februari 2021 | 22:20 WIB

Eko Prasetyo, Pembunuh Saudara Presiden Jokowi Terancam Hukuman Mati

Eko Prasetyo, Pembunuh Saudara Presiden Jokowi Terancam Hukuman Mati

Bogor | Selasa, 16 Februari 2021 | 21:10 WIB

Pemerintahan Jokowi Tegaskan Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar

Pemerintahan Jokowi Tegaskan Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar

Sulsel | Selasa, 16 Februari 2021 | 16:33 WIB

Soal UU ITE, Rocky Gerung Sebut yang Harus Direvisi Cara Berpikir Presiden

Soal UU ITE, Rocky Gerung Sebut yang Harus Direvisi Cara Berpikir Presiden

News | Selasa, 16 Februari 2021 | 17:03 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×