Sebut Istana Bikin Pusing, Rocky Gerung: Kapolri Listyo Gak Bisa Tidur

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Jum'at, 26 Februari 2021 | 16:25 WIB
Sebut Istana Bikin Pusing, Rocky Gerung: Kapolri Listyo Gak Bisa Tidur
Presiden Joko Widodo (kanan) menyematkan tanda pangkat kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigid Prabowo (kiri) saat upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/1/2021). [ANTARA FOTO]

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung mengomentari berbagai polemik yang belakangan terjadi, diantaranya penembakan di Cengkareng oleh Bripka CS, kasus 6 Laskar FPI, sampai kerumunan Jokowi di NTT.

Rocky Gerung menyoroti keberadaan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menurutnya dipusingkan oleh Istana karena berbagai permasalahan seakan dilimpahkan kepadanya.

"Ada kasus yang diselebritikan publik, diungkapkan sebagai problem negara ini. Ada penembakan di Cengkareng, masih ada 6 laskar FPI coba beresin dulu. Kapolri pasti gak bisa tidur karena terus menerus menerima pesan untuk menghasilkan keadilan," ujar Rocky Gerung seperti dikutip Suara.com dari tayangan dalam saluran YouTube-nya, Jumat (26/2/2021).

Rocky Gerung menyinggung keinginan Kapolri Listyo saat hendak dilantik yakni membersihkan elemen-elemen penggangu keadilan.

Namun, dia agaknya tidak bisa membayangkan karena menurut Rocky Gerung di benak Kapolri berputar-putar ingatan soal tragedi km 50 menyangkut FPI, kasus Cengkareng, termasuk presiden yang melanggar UU Karantina.

Rocky Gerung soal Waketum MUI ungkit Jokowi dan Habib Rizieq (YouTube).
Rocky Gerung soal Waketum MUI ungkit Jokowi dan Habib Rizieq (YouTube).

Melihat hal itu, Rocky Gerung menyebut Kapolri Listyo masuk dalam pusaran politik Indonesia yang sekarang tengah memusingkan.

"Beliau masuk di dalam politik Indonesia yang sekarang di dalam relasi amat memusingkan kepala, padahal baru sebulan. Tapi itu yang akan terjadi kalau kita lihat perkembangan sejarah. Semua problem akan bermuara di Kapolri," kata Rocky Gerung.

Bukan tanpa alasan, hal itu disampaikan oleh Rocky Gerung karena menurutnya pemanasan sudah terjadi sejak 2-3 tahun lalu. Kata dia, itu buntut dari ketidakadilan di masa Jokowi yang tidak diselesaikan sehingga beban datang ke Kapolri Listyo.

Rocky Gerung dalam hal ini menyinggung penyelesaian kasus kerumunan Jokowi yang disangkutpautkan olehnya dengan Habib Rizieq.

"Saya bayangkan begitu presiden disebut melanggar prokes, 20 menit di tengah sawah, pasti Kapolri punya feeling ini bakal dimintain pertanggungjawaban pelaporan," duga Rocky Gerung.

"Karena ada past event, karena kok tidak adil, Habib Rizieq mengundang kerumunan dan disebut itu sbg kejahatan sementara Jokowi enggak. Spontanitas. Habib Rizieq juga spontanitas. Jadi saya membayangkan kerumitan Kapolri," paparnya.

Lebih lanjut, Rocky Gerung menilai dalam 2 minggu ke depan bisa jadi ada perpanasan politik karena penguasa arogan.

Terlebih lagi, dikabarkan sebelumnya bahwa laporan kunjungan kerja Jokowi yang mengundang kerumunan ditolak.

"Polri menolak pelaporan. Itu sinyal yang saya bisa mengerti kerumitan itu. Kalau dia terima, headline soal presiden dipanggil. Beban ini dialihkan ke Kapolri. Seharusnya istana punya etika bilang presiden punya salah," tuturnya.

"Kan kalau gitu polisi bilang istana sudah minta maaf. Istana membuat pusing Kapolri. Beban yang harusnya diselesaikan konferensi pers kecil dilempar ke polisi," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19 Diabadikan Dalam Prangko

Momen Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19 Diabadikan Dalam Prangko

Sulsel | Jum'at, 26 Februari 2021 | 14:34 WIB

Waketum MUI Ungkit Hukuman HRS dan Jokowi, Rocky Gerung Kritik Keras Istana

Waketum MUI Ungkit Hukuman HRS dan Jokowi, Rocky Gerung Kritik Keras Istana

News | Jum'at, 26 Februari 2021 | 14:28 WIB

Kafe TKP TNI Tewas Ditembak Kerap Langgar Prokes, Satpol PP Akui Kecolongan

Kafe TKP TNI Tewas Ditembak Kerap Langgar Prokes, Satpol PP Akui Kecolongan

News | Jum'at, 26 Februari 2021 | 14:06 WIB

Terkini

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:41 WIB

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:13 WIB

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:52 WIB

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:31 WIB

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB