Bongkar Berkas Lama, KPU Temukan Capres Bernama Spongebob

Rendy Adrikni Sadikin | Rima Suliastini | Suara.com

Sabtu, 27 Februari 2021 | 18:09 WIB
Bongkar Berkas Lama, KPU Temukan Capres Bernama Spongebob
Ilustrasi Spongebob. (Nukebox Studios)

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum Federal (FEC) Amerika Serikat menemukan nama kandidat calon presiden yang sangat mencurigakan saat mereka membongkar berkas lama tahun 2016.

Menyadur Sputnik News Sabtu (27/02), calon presiden yang mendaftar untuk Pemilu 2016 itu bernama Spongebob Edward Squarepantas dari Burbank, California.

FEC menanggapi serius pendaftar dengan nama mencurigakan ini dan akan mengajukan gugatan hukum. Jika terbukti palsu, Spongebob terancam hukuman penjara 5 tahun.

Pada hari Kamis, FEC mengirim sebuah surat yang dikirim ke alamat yang terdaftar yaitu studio Nickelodeon.

Surat itu berbunyi "sengaja dan sadar membuat pernyataan atau representasi yang secara material palsu, fiktif, atau curang kepada lembaga pemerintah federal".

Ilustrasi SpongeBob Squarepants. (Pixabay/Inspired Images)
Ilustrasi SpongeBob Squarepants. (Pixabay/Inspired Images)

FEC mencari klarifikasi tentang kebenaran atas nama lengkap kandidat dan nama komite kampanye utama.

Pejabat pers FEC Judith Ingram mengatakan pada Sputnik bahwa pihaknya sudah mengirim surat pada tahun 2017, dan penerima memiliki waktu 35 hari untuk mengklarifikasi kebenaran pengajuan mereka.

Jika mereka gagal melakukannya, mereka dapat menghadapi dakwaan yang akan mengakibatkan denda yang cukup besar dan dapat menjebloskan mereka ke penjara hingga lima tahun.

Hukuman bisa jadi lebih panjang, hingga 8 tahun, jika pelanggaran tersebut melibatkan terorisme internasional atau domestik.

Nama orang yang mengajukan dokumen pendaftaran diri adalah Perch Perkins, reporter lapangan untuk Bikini Bottom News di acara TV Spongebob.

Alamat yang diberikan adalah studio Nickelodeon di Burbank, California. Juga, komite kampanye utama terdaftar sebagai Krusty Krab, restoran tempat Spongebob bekerja dengan alamatnya sebenarnya adalah kantor perusahaan DirecTV di El Segundo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Ini Doakan Korban Sriwijaya Air Bertemu Spongebob, Begini Endingnya

Pria Ini Doakan Korban Sriwijaya Air Bertemu Spongebob, Begini Endingnya

Sumut | Rabu, 13 Januari 2021 | 10:51 WIB

Keterlaluan! Korban Sriwijaya Air Didoakan Pria Ini Bertemu Spongebob

Keterlaluan! Korban Sriwijaya Air Didoakan Pria Ini Bertemu Spongebob

Jawa Tengah | Rabu, 13 Januari 2021 | 08:53 WIB

Kejam! Pria Ini Doakan Arwah Korban Sriwijaya Air Bertemu Spongebob

Kejam! Pria Ini Doakan Arwah Korban Sriwijaya Air Bertemu Spongebob

Bogor | Rabu, 13 Januari 2021 | 08:35 WIB

Terkini

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB