Jadi Ketua Umum KNI-ID yang Baru, Sarwo Edhi Dorong Pelaksanaan Food Estate

Fitri Asta Pramesti

Senin, 01 Maret 2021 | 09:59 WIB
Jadi Ketua Umum KNI-ID yang Baru, Sarwo Edhi Dorong Pelaksanaan Food Estate
Hasil panen petani lahan food estate di Desa Ria-Ria, Sumatera Utara. (Dok. Kementan)

Suara.com - Ketua Umum Komite Nasional Indonesia untuk Irigasi dan Drainase (KNI-ID) yang baru, Sarwo Edhy, mendorong pelaksanaan program food estate guna menyediakan sumber pangan yang layak untuk masyarakat.

Hal itu disebutkan Sarwo Edhy dalam acara penobatan dalam Kongres INACID/KNI-ID yang digelar di Bandar Lampung, 27-38 Februari 2021. Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) itu juga menyampaikan terima kasih atas jabatan baru yang diamanatkan kepadanya. 

"Saya pribadi menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan kepercayaan Bapak/Ibu yang telah memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada saya untuk mengemban tugas sebagai Ketua Umum KNI-ID Periode 2021-2024. Semoga dalam empat tahun ke depan kita dapat bersama-sama membuat kemajuan dalam INACID/KNI-ID," ujar Sarwo Edhy dalam sambutannya. 

Pada kesempatan itu Sarwo Edhy juga berterima kasih kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan anggota INACID/KNI-ID atas kepercayaan dan dukungannya kepada Kementerian Pertanian untuk terlibat secara aktif di organisasi ini. 

"Semoga kedepannya melalui sinergi yang lebih baik antara Kementerian Pertanian dan Kementerian PUPR serta instansi terkait lainnya, Organisasi INACID/KNI-ID ini dapat memberikan kontribusi positif kepada pemerintah dalam memberikan saran serta rekomendasi dalam penyusunan kebijakan khususnya di bidang pengelolaan irigasi dan pertanian," papar Sarwo Edhy. 

Kongres ini mengambil tema “Pengembangan dan Pengelolaan Food Estate (Lumbung Pangan) Berkelanjutan untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Meningkatkan Kesejahteraan Petani dalam Lingkungan yang Strategis dan Dinamis”. 

Menurut Sarwo Edhy, Tema ini sangat penting dan terkait dengan program pemerintah yang saat ini sedang dilaksanakan. Yaitu pengembangan kawasan food estate dalam upaya menyediakan tambahan stok pangan nasional.

"Seperti kita ketahui bahwa populasi penduduk dunia terus meningkat, sementara ketersediaan sumber daya lahan dan air semakin terbatas. Kondisi ini semua tentunya memerlukan upaya agar pemanfaatan lahan dan air yang ada harus dilakukan secara efisien untuk meningkatkan produksi pertanian," kata Sarwo Edhy. 

Mengutip arahan Presiden dalam pembukaan rapat kerja Nasional pembangunan pertanian tahun 2021 bahwa diperlukan langkah-langkah yang extraordinary dalam pengelolaan pertanian. Khususnya Food Estate yang merupakan salah satu program pemerintah yang dirancang untuk pengembangan pertanian yang komprehensif dari mulai on-farm sampai dengan off-farm. 

baca juga

"Diharapkan melalui program pemerintah Food Estate ini dapat memberikan solusi terhadap pangan yang kita hadapi saat ini," lanjutnya. 

Sarwo Edhy menambahkan, dalam upaya meningkatkan produksi pertanian, Irigasi memiliki peranan yang sangat penting untuk ditempatkan sebagai salah satu skala prioritas yang harus dikembangkan.

Saat ini dari lahan sawah di Indonesia seluas 7,46 juta ha. 4,5 juta ha di antaranya adalah lahan sawah yang ada irigasinya, harus dioptimalkan melalui efisiensi penggunaan air irigasi dan perbaikan infrastruktur irigasinya agar dapat meningkat indeks pertanamannya. 

"Sisanya merupakan lahan sawah tadah hujan yang belum terdapat irigasinya, perlu dicarikan solusi agar bisa mendapatkan irigasi dan meningkat juga indek pertanamannya," tuturnya. 

Dikatakannya, tantangan ke depan adalah meningkatnya kebutuhan air untuk sector domestik, industri dan pertanian, yang dihadapkan pada situasi perubahan iklim, pertumbuhan penduduk dan pemanfaatan sumber daya air yang tidak ramah lingkungan. 

"Hal ini perlu dukungan dalam keberpihakan penyusunan program pada upaya antisipasi dan respon cepat terhadap perubahan lingkungan strategis yang dinamis," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Gagal Panen, Kementan Ajak Petani Kediri Lakukan Gerdal dan Asuransi

Cegah Gagal Panen, Kementan Ajak Petani Kediri Lakukan Gerdal dan Asuransi

News | Minggu, 28 Februari 2021 | 18:28 WIB

BPS : Sektor Pertanian Tumbuh Positif, Capai 2,59 Persen

BPS : Sektor Pertanian Tumbuh Positif, Capai 2,59 Persen

Bisnis | Jum'at, 26 Februari 2021 | 09:47 WIB

Distribusi di Pamekasan Aman, Petani Bisa Tebus Pupuk Bersubsidi

Distribusi di Pamekasan Aman, Petani Bisa Tebus Pupuk Bersubsidi

Bisnis | Rabu, 24 Februari 2021 | 16:50 WIB

Sektor Pertanian saat Pandemi, Dorodjatun: Untung Pangan Tak Jadi Soal

Sektor Pertanian saat Pandemi, Dorodjatun: Untung Pangan Tak Jadi Soal

News | Selasa, 23 Februari 2021 | 15:49 WIB

Sambangi Ponpes Al Ghazaly, Mentan SYL Dorong Aksi Kolaboratif Lawan Corona

Sambangi Ponpes Al Ghazaly, Mentan SYL Dorong Aksi Kolaboratif Lawan Corona

News | Minggu, 21 Februari 2021 | 17:36 WIB

Rektor IPB : Soal Ketahanan Pangan, Indonesia Unggul dari Negara Lain

Rektor IPB : Soal Ketahanan Pangan, Indonesia Unggul dari Negara Lain

Bisnis | Sabtu, 20 Februari 2021 | 15:16 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×