Nelayan Temukan Muntahan Ikan Paus, Nilainya Ditaksir Rp 3,6 Miliar

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 02 Maret 2021 | 12:39 WIB
Nelayan Temukan Muntahan Ikan Paus, Nilainya Ditaksir Rp 3,6 Miliar
Ilustrasi ikan-ikan paus (Shutterstock).

Suara.com - Seorang wanita di Thailand menemukan segumpal muntahan ikan paus seberat 7 kg saat ia sedang jalan-jalan di pantai, nilainya ditaksir mencapai Rp 3,6 miliar.

Menyadur The Sun, Selasa (2/3/2021) Siriporn Niamrin melihat gumpalan aneh itu setelah hujan badai saat ia sedang jalan-jalan di pantai Nakhon Si Thammarat, Thailand selatan.

Siriporn kemudian memungut benda tersebut dan membawa ke rumahnya, sekitar 500 meter dari pantai, pada tanggal 23 Februari.

Dia kemudian bertanya kepada tetangganya dan terkejut saat mengetahui bahwa benda tersebut kemungkinan adalah muntahan ikan paus.

Muntahan ikan paus adalah satu bahan berharga, yang dikenal sebagai 'ambergris', yang digunakan dalam parfum seperti Chanel No5.

Untuk memeriksa keasliannya, Siriporn dan tetangganya mencoba mendekatkan beberapa bagian dengan api yang kemudian meleleh. Kemudian mengeras lagi setelah dingin.

Tetangganya mengatakan bahwa bau amis juga bisa menjadi indikasi bahwa wanita tersebut menemukan potongan ambergris asli.

Ambergis tersebut berbentuk oval seberat 7 kg dengan lebar sekitar 12 inci dan panjangnya mencapai 24 inci.

Berdasarkan harga jual di pasaran, ambergis tersebut dapat dibanderol mencapai 186.500 poundsterling atau sekitar Rp 3,6 miliar.

Siriporn kini sedang menunggu para ahli untuk datang ke rumahnya dan memastikan bahwa benda tersebut memang ambergis asli.

"Jika saya benar-benar memiliki ambergris asli, saya dapat membantu komunitas saya setelah saya menemukan pembeli untuk ambergris tersebut," ujar wanita 49 tahun tersebut

"Saya merasa beruntung telah menemukan barang sebesar itu. Saya berharap ini akan memberi saya uang. Saya menyimpannya dengan aman di rumah saya dan saya telah meminta dewan lokal untuk berkunjung untuk memeriksanya." sambungnya.

Ambergris telah disebut sebagai "harta karun laut" dan "emas mengambang".

Menurut laporan National Geographic nilai ambergis terletak pada perannya dalam industri parfum kelas atas dari produsen seperti Chanel dan Lanvin, yang menggunakannya untuk memperbaiki aroma pada kulit manusia.

Zat ini diproduksi oleh paus sperma ketika saluran empedu di saluran pencernaan membuat sekresi untuk memudahkan lewatnya benda besar atau tajam. Ikan paus memuntahkan cairan tersebut yang kemudian membeku dan mengapung di permukaan laut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Crazy Rich Asal Negeri Gajah Putih Thailand, Kaya Sampai 7 Turunan

5 Crazy Rich Asal Negeri Gajah Putih Thailand, Kaya Sampai 7 Turunan

Your Say | Jum'at, 26 Februari 2021 | 12:09 WIB

Clubhouse Jadi Sarana Pengunjuk Rasa Pro-Demokrasi di Thailand

Clubhouse Jadi Sarana Pengunjuk Rasa Pro-Demokrasi di Thailand

News | Jum'at, 26 Februari 2021 | 07:36 WIB

Asyik Bercinta di Taman, Pasangan Tak Sadar Direkam Warga

Asyik Bercinta di Taman, Pasangan Tak Sadar Direkam Warga

News | Kamis, 25 Februari 2021 | 08:21 WIB

Terkini

'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma

'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma

News | Minggu, 12 April 2026 | 22:15 WIB

Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!

Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!

News | Minggu, 12 April 2026 | 22:00 WIB

Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang

Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang

News | Minggu, 12 April 2026 | 21:00 WIB

Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz

Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:42 WIB

Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari

Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:32 WIB

Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan

Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:30 WIB

Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas

Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:27 WIB

Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:19 WIB

Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi

Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:00 WIB

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

News | Minggu, 12 April 2026 | 19:30 WIB