Siswa Prancis Akui Bohong soal Samuel Paty Menunjukkan Kartun Nabi Muhammad

Reza Gunadha | BBC | Suara.com

Selasa, 09 Maret 2021 | 13:53 WIB
Siswa Prancis Akui Bohong soal Samuel Paty Menunjukkan Kartun Nabi Muhammad
Sebuah plakat dengan potret guru sejarah Samuel Paty saat orang-orang berkumpul di Paris. (AFP/Bertrand Guay)

Suara.com - Pelajar Prancis yang diduga memulai penyebaran ujaran kebencian bahwa Samuel Paty mempertontonkan karikatur Nabi Muhammad SAW di kelas sehingga menjadi korban pembunuhan teroris, mungkapkan fakta baru.

Siswi tersebut mengakui, dirinya berbohong perihal Samuel Paty telah menunjukkan karikatur Nabi Muhammad SAW.

Samuel Paty, Oktober 2020, dibunuh secara sadis karena disebut menunjukkan karikatur Nabi Muhammad dalam pelajaran tentang kebebasan berbicara.

Pelajar perempuan berusia 13 tahun tersebut, yang namanya tidak untuk dipublikasikan, sebelumnya menyebar informasi bahwa guru itu meminta para murid beragama Islam keluar dari kelas.

Pengacara pelajar itu mengatakan, kliennya sekarang mengaku bahkan tidak ada dalam kelas tersebut.

"Dia berbohong karena merasa terjebak setelah teman-teman sekelasnya meminta dia menjadi juru bicara," kata pengacara pelajar tersebut, Mbeko Tabula, kepada kantor berita AFP.

Cerita yang disebarkan pelajar itu membuat ayahnya mengajukan gugatan hukum dan menyulut kampanye kebencian di media sosial.

Pelajar itu kini didakwa melakukan pencemaran nama baik, sementara ayahnya didakwa terlibat pembunuhan.

Tidak lama setelah Samuel Paty dibunuh, jaksa menyatakan menemukan hubungan sebab-akibat langsung antara hasutan di media sosial dan pelaku pembunuhan.

Ayah pelajar itu, yang oleh media Prancis disebut bernama Brahim C dan berumur 48 tahun, dituduh mengeluarkan "fatwa" terhadap guru itu.

Jaksa bidang antiterorisme Prancis, Jean-François Ricard, menyebut Brahim bertukar sejumlah pesan teks dengan pembunuh Paty untuk melakukan kejahatannya.

Pelaku pemenggalan bernama Abdullakh Anzorov, 18 tahun, ditembak mati oleh kepolisian Prancis tak lama setelah pembunuhan itu terjadi.

Usai kejadian itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron menganugerahi kehormatan tertinggi Légion d'honneur kepada keluarga guru tersebut.

Penggambaran wajah Nabi Muhammad secara luas dianggap tabu dalam Islam dan dianggap sangat ofensif oleh umat muslim.

Persoalan ini sangat sensitif di Prancis setelah majalah satir Charlie Hebdo menerbitkan kartun Nabi Muhammad.

Dua belas orang di kantor majalah itu dibunuh oleh ekstremis Islam pada tahun 2015 setelah gambar-gambar itu dipublikasikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hasil Bola Tadi Malam: Liga Inggris, La Liga, Hingga Liga Italia

Hasil Bola Tadi Malam: Liga Inggris, La Liga, Hingga Liga Italia

Bola | Selasa, 09 Maret 2021 | 06:17 WIB

Pangeran Arab Beli Chateauroux, Klub Penghuni Kasta Kedua Prancis

Pangeran Arab Beli Chateauroux, Klub Penghuni Kasta Kedua Prancis

Bola | Senin, 08 Maret 2021 | 17:30 WIB

Bordeaux Vs PSG: Les Parisiens Menang 1-0

Bordeaux Vs PSG: Les Parisiens Menang 1-0

Bola | Kamis, 04 Maret 2021 | 05:58 WIB

Komisi Prancis Sebut 10.000 Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual di Gereja

Komisi Prancis Sebut 10.000 Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual di Gereja

News | Rabu, 03 Maret 2021 | 15:16 WIB

Kisah Melissa, Bule Prancis Tinggal di Gubuk, Nikah dengan Pria Lombok

Kisah Melissa, Bule Prancis Tinggal di Gubuk, Nikah dengan Pria Lombok

Bali | Rabu, 03 Maret 2021 | 10:32 WIB

Kematian Covid-19 Tembus 86.000, Prancis Perpanjang Aturan Jam Malam

Kematian Covid-19 Tembus 86.000, Prancis Perpanjang Aturan Jam Malam

Health | Selasa, 02 Maret 2021 | 19:48 WIB

Skandal Suap, Eks Presiden Prancis Nicolas Sarkozy Dipenjara 3 Tahun

Skandal Suap, Eks Presiden Prancis Nicolas Sarkozy Dipenjara 3 Tahun

News | Selasa, 02 Maret 2021 | 15:44 WIB

Hasil Bola Tadi Malam: Liga Inggris, Liga Spanyol, hingga Liga Prancis

Hasil Bola Tadi Malam: Liga Inggris, Liga Spanyol, hingga Liga Prancis

Bola | Senin, 01 Maret 2021 | 07:34 WIB

Big Match Liga Prancis: 10 Pemain Lyon Tahan Imbang Marseille 1-1

Big Match Liga Prancis: 10 Pemain Lyon Tahan Imbang Marseille 1-1

Bola | Senin, 01 Maret 2021 | 06:12 WIB

Anak Cowok di Bali Disodomi Bule Prancis Sampai Murung Sulit Diajak Bicara

Anak Cowok di Bali Disodomi Bule Prancis Sampai Murung Sulit Diajak Bicara

Bali | Jum'at, 26 Februari 2021 | 09:56 WIB

Terkini

Pastor Bethlehem Bongkar Ancaman Israel: Umat Kristen Palestina Akan Dibinasakan pada 2050

Pastor Bethlehem Bongkar Ancaman Israel: Umat Kristen Palestina Akan Dibinasakan pada 2050

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:36 WIB

Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan

Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:44 WIB

Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal

Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:39 WIB

Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos

Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:29 WIB

Tinjau Polresta Kupang, Wamen PANRB: Respons Cepat Polisi Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

Tinjau Polresta Kupang, Wamen PANRB: Respons Cepat Polisi Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:22 WIB

Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam

Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:23 WIB

Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:10 WIB

Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:03 WIB

Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya

Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah

Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:45 WIB