Sebut Jokowi Tak Pernah Berseberangan, Ngabalin: Amien Rais Saja yang Baper

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 11 Maret 2021 | 10:26 WIB
Sebut Jokowi Tak Pernah Berseberangan, Ngabalin: Amien Rais Saja yang Baper
Presiden Jokowi menerima rombongan Amien Rais untuk membahas kasus penembakan 6 laskar FPI di Istana Negara Jakarta, Selasa 9 Maret 2021 / [Sekretariat Presiden]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut tidak pernah berseberangan dengan siapapun, termasuk politikus senior Amien Rais. Eks pendiri PAN itu diketahui kerap melontarkan kritik pada pemerintahan Jokowi.

Tenaga Ahli Utama Ali Mochtar Ngabalin mengatakan pertemuan Jokowi dengan Amien Rais beserta Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) enam Laskar FPI di Istana Kepresidenan Jakarta tidak ada pihak yang menjembatani.

"Jokowi tidak bersebrangan dengan siapapun. Amien Rais saja yang baper. Amien Rais saja yang baper segala macam, sedikit-sedikit presiden ono ene ini ene, segala macam," ujar Ngabalin saat dihubungi, Kamis (11/3/2021).

Ngabalin menuturkan, dengan pertemuan Jokowi dan Amien Rais beberapa hari lalu membuktikan kalau mantan Gubernur Jakarta itu terbuka untuk berdiskusi dengan siapapun.

"Dari dulu saya sudah bilang buktinya presiden bisa terima, ngobrol. Dulu juga bilang ngga mau ketemu segala macam, sekarang?," tutur Ngabalin.

Ngabalin menegaskan Jokowi tak memiliki masalah dengan siapapun. Karena Jokowi adalah pemimpin negara dan Amien adalah rakyat.

"Jokowi nggak ada masalah sama siapa saja. Namanya juga kepala negara, pemimpin bagi rakyat Republik Indonesia ini. Amien Rais kan bukan siapa-siapa, sebagai rakyat," tutur Ngabalin.

Politikus Golkar itu menyebut Indonesia tidak mengenal sistem oposisi. Karenanya kata Ngabalin, dengan pertemuan antara Jokowi dan Amien Rais DKK membuktikan Jokowi dengan senang hati menerima siapapaun.

"Kalau mereka tokoh oposisi, supaya publik tahu bahwa selama ini seluruh selentingan-selentingan, semua ancaman, penilaian yang dialamatkan kepada Jokowi terbantahkan semua. Karena dengan senang hati Jokowi menerima bukan," ucap dia.

Lebih lanjut, Ngabalin menuturkan pertemuan antara Amien Rais Dkk dengan Jokowi membuktikan bahwa pemerintah membuka diri dan memastikan TP3 supaya tidak menimbulkan berbagai kecurigaan dalam kasus penembakan enam Laskar FPI.

"Tentu pemerintah membuka diri selebar-lebarnya kalau kalau ada data-data fakta-fakta yang dibawa TP3 untuk segera bisa disikapi," tuturnya.

Pertemuan tersebut kata Ngabalin, juga untuk meluruskan bahwa tidak ada campur tangan pemerintah atas kasus penembakan enam Laskar FPI.

"Kalau presiden menganggap bahwa ya monggo, monggo karena ada berbagai macam hoaks dan berita berita penyebaran fitnah di mana mana maka harus segera diantisipasi, diterima, kemudian dibahas ini masalah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Nadya Arifta Pernah Omongin Jokowi Jangan Letoy

Viral Nadya Arifta Pernah Omongin Jokowi Jangan Letoy

Lampung | Kamis, 11 Maret 2021 | 10:22 WIB

Dewi Tanjung: Kita Boleh Mengagumi Pak Jokowi Tapi Harus Tahu Aturan Main

Dewi Tanjung: Kita Boleh Mengagumi Pak Jokowi Tapi Harus Tahu Aturan Main

Bekaci | Kamis, 11 Maret 2021 | 09:47 WIB

Memperingati Isra Mi'raj, Jokowi: Hanya Kepadanya Kita Berlindung

Memperingati Isra Mi'raj, Jokowi: Hanya Kepadanya Kita Berlindung

News | Kamis, 11 Maret 2021 | 09:30 WIB

Disebut Sakti, Gus Muwafiq Mau Divaksin Saksinya Ganjar sampai Jokowi

Disebut Sakti, Gus Muwafiq Mau Divaksin Saksinya Ganjar sampai Jokowi

Hits | Kamis, 11 Maret 2021 | 09:00 WIB

Terkini

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB

Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon

Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:28 WIB

Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR

Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:25 WIB

KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!

KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:18 WIB

Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc

Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:16 WIB