Jatuh di Tangga, Mantan Dokter Sebut Joe Biden Sembunyikan Kesehatan

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Senin, 22 Maret 2021 | 17:40 WIB
Jatuh di Tangga, Mantan Dokter Sebut Joe Biden Sembunyikan Kesehatan
Presiden AS Joe Biden memberi hormat setelah tersandung saat menaiki pesawat kepresidenan Air Force Ond di Pangkalan Gabungan Andrews, Maryland, 19 Maret 2021. ERIC BARADAT / AFP

Suara.com - Seorang mantan dokter yang telah lama bekerja di Gedung Putih tiba-tiba muncul di hadapan publik sambil membongkar rahasia kesehatan Joe Biden.

Menyadur Latin Post Senin (22/03) pria bernama Ronny Jackson ini mengatakan Joe Biden tengah menyembunyikan hal besar tentang kesehatannya.

Hal ini terungkap setelah Presiden AS itu jatuh bertubi-tubi ditangga pesawat beberapa waktu lalu. Direktur Komunikasi Gedung Putih Kate Bedingfield mengatakan presiden baik-baik saja, namun pria ini berkata sebaliknya.

"Saya menjabat sebagai dokter Gedung Putih di bawah TIGA Presiden. Saya telah melihat apa yang diperlukan secara fisik DAN mental untuk melakukan pekerjaan itu," ujarnya.

"Saya dapat memberi tahu Anda bahwa cara Biden bersembunyi dari publik adalah tanda bahaya BESAR. Ada yang tidak beres," cuit Jackson pada hari Minggu.

Joe Biden terpeleset saat naik tangga pesawat Air Force One.[Twitter]
Joe Biden terpeleset saat naik tangga pesawat Air Force One.[Twitter]

Sebelumnya, Joe Biden juga tak sengaja memanggil Wakil Presiden Kamala Harris sebagai "Presiden Harris. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang kecerdasan mentalnya, New Zealand Herald melaporkan.

Ia pernah memanggil istrinya, Jill, sebagai saudara perempuannya selama kampanye pemilihan. Politisi Rusia pernah Biden menderita demensia yang dijawab dengan menyebut Vladimir Putin sebagai pembunuh.

Menurut laporan dokter perawatan primer ketika ia menjabat sebagai wakil presiden, Joe Biden memiliki detak jantung tak teratur, yang dikenal sebagai fibrilasi atrium nonvalvular.

Ia menambahkan, Joe Biden memiliki kondisi lain seperti hiperlipidemia, gastroesophageal reflux, dan alergi musiman. Kondisi kesehatan yang paling serius adalah terjadi tahun 1988.

Saat itu pembuluh darah yang membengkak di otaknya Joe Biden pecah dan ia harus menjalani operasi. Dokter membedah saat itu menemukan ada pembuluh darah lain yang juga bengkak.

Pada tahun 2003, kandung empedu presiden diangkat dan dia menjalani beberapa operasi terapi fisik dan perawatan untuk berbagai cedera ortopedi dan pengobatan olahraga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Dokter Sesali Keputusan Marc Marquez Terkait Cedera yang Dideritanya

Mantan Dokter Sesali Keputusan Marc Marquez Terkait Cedera yang Dideritanya

Sport | Selasa, 23 Februari 2021 | 19:06 WIB

Mantan Dokter Menolak Ketika Diminta Membantu Tangani Pasien Covid-19

Mantan Dokter Menolak Ketika Diminta Membantu Tangani Pasien Covid-19

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2020 | 18:02 WIB

Bagus Kahfi Naik Meja Operasi, Ditangani Mantan Dokter Rooney dan Beckham

Bagus Kahfi Naik Meja Operasi, Ditangani Mantan Dokter Rooney dan Beckham

Bola | Rabu, 04 Maret 2020 | 23:44 WIB

Terkini

Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali

Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali

News | Sabtu, 18 April 2026 | 15:54 WIB

Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital

Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital

News | Sabtu, 18 April 2026 | 15:21 WIB

KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif

KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif

News | Sabtu, 18 April 2026 | 14:51 WIB

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

News | Sabtu, 18 April 2026 | 14:12 WIB

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:57 WIB

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:50 WIB

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:30 WIB

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:16 WIB

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:06 WIB

11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius

11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:01 WIB