Minta Masyarakat Sadar, Satgas: Vaksin Covid Tak Akan Melindungi 100 Persen

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 29 Maret 2021 | 15:25 WIB
Minta Masyarakat Sadar, Satgas: Vaksin Covid Tak Akan Melindungi 100 Persen
Vaksinasi di Pasar Klandasan, Balikpapan. Wali Kota Rizal Effendi meminta masyarakat umum bersabar menunggu gilira. [Dok. Inibalikpapan.com]

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menilai masyarakat mulai terlena dengan program vaksinasi yang sudah digelar pemerintah. Sebagian dari mereka disebut banyak yang mengabaikan protokol kesehatan.

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 Sonny Harry Harmadi mengatakan perilaku memakai masker sempat kendor pada awal program vaksinasi dimulai.

"Ya sempat agak kendor, dalam dashboard yang mengamati perubahan perilaku, sempat kendor, terutama memakai masker, kalau menjaga jarak itu memang selalu lebih rendah, tapi memakai maskernya sempat turun," kata Sonny dalam diskusi Satgas Covid-19, Senin (29/3/2021).

Oleh sebab itu dia meminta masyarakat untuk menjadikan protokol kesehatan 5M memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas sebagai gaya hidup selama pandemi belum dinyatakan terkendali.

"Kita harus sadar bahwa tidak ada satu pun vaksin yang efikasinya 100 persen, tidak akan melindungi 100 persen, artinya kalau efikasi Sinovac 65 persen kalau orang divaksin maka probabilitas dia untuk terkena itu turun sampai 65 persen," jelasnya.

Sonny berharap 7.526 posko PPKM Mikro di daerah-daerah bisa memaksimalkan kinerja agar meningkatkan kesadaran masyarakatnya untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Perannya masyarakat itu sangat penting, itulah kenapa PPKM Mikro diberlakukan, kita itu berusaha mendorong masyarakat bukan sebagai objek tapi sebagai subjek yang melakukan," jelasnya.

Berdasarkan catatan Satgas, selama satu pekan terakhir, terdapat 61 (16,27 persen) kabupaten/kota yang tingkat kepatuhan memakai masker masih kurang dari 60 persen, dan 121 kabupaten/kota yang memiliki tingkat kepatuhan memakai masker di atas 90 persen.

Kemudian untuk indikator kepatuhan menjaga jarak dan menjauhi kerumunan masih ada 55 kabupaten/kota yang tingkat kepatuhannya rendah, sementara 117 kabupaten/kota sudah tinggi di atas 90 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dekat dengan Billy Syahputra, Memes Prameswari Sempat Positif Covid-19

Dekat dengan Billy Syahputra, Memes Prameswari Sempat Positif Covid-19

Entertainment | Senin, 29 Maret 2021 | 15:11 WIB

Satgas Covid-19 Sebut Masyarakat Sudah Paham Prokes, Tapi Tak Konsisten

Satgas Covid-19 Sebut Masyarakat Sudah Paham Prokes, Tapi Tak Konsisten

News | Senin, 29 Maret 2021 | 15:03 WIB

Pemprov Kepri Izinkan Pengelola Masjid Gelar Salat Tarawih Saat Ramadan

Pemprov Kepri Izinkan Pengelola Masjid Gelar Salat Tarawih Saat Ramadan

Batam | Senin, 29 Maret 2021 | 15:00 WIB

Vaksinasi pada Lansia, Waspada Kemungkinan Terjadinya Immunosenescence

Vaksinasi pada Lansia, Waspada Kemungkinan Terjadinya Immunosenescence

Health | Senin, 29 Maret 2021 | 14:59 WIB

Terkini

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:25 WIB

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:19 WIB

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:41 WIB

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:33 WIB

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:43 WIB

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:24 WIB

Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global

Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:18 WIB

Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode

Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:13 WIB

Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:12 WIB

Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?

Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 06:57 WIB