Anjing Pelacak 3 Kali Keliling Lokasi Sidang Kasus Rizieq Shihab

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 30 Maret 2021 | 14:21 WIB
Anjing Pelacak 3 Kali Keliling Lokasi Sidang Kasus Rizieq Shihab
Petugas saat mengerahkan anjing pelacak di lokasi sidang kasus Rizieq di PN Jaktim. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Sidang lanjutan Habib Rizieq Shihab (HRS) dan beberapa terdakwa lainnya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur dikawal ketat kepolisian, Selasa (30/3/2021). Pada persidangan hari ini,  bahkan beberapa ekor anjing pelacak diturunkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. 

Berdasarkan pantauan Suara.com, setidaknya ada dua ekor anjing pelacak yang  sudah tiga kali melintas di depan halaman pengadilan. Pertama sekitar pukul 11.00 WIB, kedua sekitar pukul 13.26 WIB, dan ketiga sekitar pukul 13.38 WIB. 

Di samping itu, hingga pukul 13.41 WIB, hanya ada sejumlah simpatisan HRS yang datang ke depan pengadilan, pemandangan ini berbeda dengan beberapa persidangan HRS sebelumnya, yang selalu ramai didatangi pendukungnya. 

Petugas saat mengerahkan anjing pelacak di lokasi sidang kasus Rizieq di PN Jaktim. (Suara.com/Yaumal)
Petugas saat mengerahkan anjing pelacak di lokasi sidang kasus Rizieq di PN Jaktim. (Suara.com/Yaumal)

Sebelumnya Kapolres Metro Jakarta Timur,  Erwin Kurniawan  mengatakan pada persidangan hari ini pihaknya meningkatkan kewaspadaan di dalam dan diluar lingkungan pengadilan. 

Hal itu kata Erwin, merespons peristiwa penangkapan sejumlah orang terduga teroris di Condet, Jakarta Timur dan Bekasi. 

"Ya kita akan meningkatkan kewaspadaan. Terutama pengecekan sesorang yang mendekat ke wilayah PN Jaktim yang dicurigai membawa sesuatu atau gerak geriknya dapat kita identifikasi, dapat mengganggu pelaksanaan sidang di dalam," kata Erwin. 

Terkait adanya informasi tentang salah satu terduga teroris bernama Husein Hasny yang ditangkap di Condet, pernah datang ke PN Jakarta Timur, Erwin membenarkannya.

"Ya, disampaikan pihak Polda Metro Jaya kemarin disampaikan dalam rilis itu memang demikian adanya. Dan tentu ini juga menjadi dasar pertimbangan meningkatkan kewaspadaan dan cara bertindak yang lebih efektif di dalam mencegah," kata Erwin. 

Kendati demikian, jumlah personel kepolisian yang melakukan pengamanan pada persidangan Habib Rizieq Shihab hari ini tidak ada penambahan. Ia menyebut jumlahnya masih sama dengan persidangan sebelumnya. 

baca juga

"Hari ini kita melibatkan 1394 personil, yang terdiri dari satuan TNI, Pollda Netro Jaya, dan Polres," ujar Erwin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkit Revolusi Akhlak, Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Habib Rizieq Shihab

Ungkit Revolusi Akhlak, Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Habib Rizieq Shihab

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 13:50 WIB

Disuruh Rizieq Bertobat Sebelum Diazab Allah, Ini Balasan Jaksa di Sidang

Disuruh Rizieq Bertobat Sebelum Diazab Allah, Ini Balasan Jaksa di Sidang

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 13:36 WIB

Disalahkan Rizieq, Jaksa: Jangankan Mengambinghitamkan Menko Mahfud MD!

Disalahkan Rizieq, Jaksa: Jangankan Mengambinghitamkan Menko Mahfud MD!

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 13:07 WIB

Rizieq Sudah Tahu Husein FPI Ditangkap karena Kasus Teroris, Tapi Bungkam

Rizieq Sudah Tahu Husein FPI Ditangkap karena Kasus Teroris, Tapi Bungkam

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 12:59 WIB

Terkini

Dasco Mau Bikin Rating Bursa Sendiri, IHSG Malah Anjlok

Dasco Mau Bikin Rating Bursa Sendiri, IHSG Malah Anjlok

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:56 WIB

5 Keseruan Konser Kanye West di Jakarta, dari Globe Raksasa hingga Sing along Tanpa Henti

5 Keseruan Konser Kanye West di Jakarta, dari Globe Raksasa hingga Sing along Tanpa Henti

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Gubernur Khofifah Kirim Heli Water Bombing untuk Penanganan Kebakaran TPA Supit Urang Malang

Gubernur Khofifah Kirim Heli Water Bombing untuk Penanganan Kebakaran TPA Supit Urang Malang

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Cara Membersihkan Sampah di HP agar Tidak Lemot Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Membersihkan Sampah di HP agar Tidak Lemot Tanpa Aplikasi Tambahan

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Montir Tangerang Ditagih Pajak Mobil McLaren Rp 137,4 Juta: Makan Saja Saya Susah

Montir Tangerang Ditagih Pajak Mobil McLaren Rp 137,4 Juta: Makan Saja Saya Susah

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:48 WIB

Malam Hangat di Sekolah Rakyat: Seskab Bernyanyi Bersama, Lalu Mengantar Siswa Beristirahat

Malam Hangat di Sekolah Rakyat: Seskab Bernyanyi Bersama, Lalu Mengantar Siswa Beristirahat

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:47 WIB

KBRI Amman Siaga Pantau WNI usai Insiden Berdarah di Gereja Karak Yordania

KBRI Amman Siaga Pantau WNI usai Insiden Berdarah di Gereja Karak Yordania

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Bakal Berlangsung 14 Hari, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Operasi Patuh Jaya 2026

Bakal Berlangsung 14 Hari, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Operasi Patuh Jaya 2026

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta

Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta

Bali | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Temui Menkeu Suahasil, Pramono Tentukan Nasib Obligasi Jakarta

Temui Menkeu Suahasil, Pramono Tentukan Nasib Obligasi Jakarta

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:32 WIB

×