facebook

Profil Blessmiyanda, Kepala BPPBJ DKI Dinonaktifkan Karena Dugaan Asusila

Rifan Aditya
Profil Blessmiyanda, Kepala BPPBJ DKI Dinonaktifkan Karena Dugaan Asusila
Blessmiyanda, Kepala BPPBJ DKI Jakarta (dok. bppbj.jakarta)

Profil Blessmiyanda, Kepala BPPBJ DKI Jakarta sedang menjadi sorotan setelah diduga dugaan asusila atau pelecehan seksual.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari Blessmiyanda, Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta. Profil Blessmiyanda sedang menjadi sorotan setelah diduga dugaan asusila atau pelecehan seksual.

Diketahui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menonaktifkan Blessmiyanda atas dugaan pelecehan seksual dan dugaan perselingkuhan. Blessmiyanda dinonaktifkan pada hari Jumat (19/3/2021) lalu, selang satu hari menyusul diterimanya dua pengaduan, yaitu dugaan pelecehan seksual dan dugaan perselingkuhan oleh Kepala BPPBJ.

Anies juga mengatakan bahwa asas praduga tak bersalah tetap dijalankan pada kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh Blessmiyanda. Selengkapnya, langsung saja simak profil Blessmiyanda, Kepala BPPBJ DKI Jakarta yang telah dirangkum berikut ini. 

Latar Belakang Blessmiyanda

Baca Juga: Sempat Bela, Riza Kini Ancam Pihak yang Tutupi Kasus Pelecehan Blessmiyanda

Pemilik nama lengkap Blessmiyanda Amanna ini lahir di Bengkulu, tahun 1969. Bless, panggilan akrabnya, pernah mengenyam pendidikan di SMA Negeri 31 Jakarta, dan Makkan International Institute.

Blessmiyanda merupakan salah satu asesor pengadaan barang/jasa pemerintah yang menjabat sebagai Kepala BPPBJ Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2015 sampai 2017, dan pada bulan juli 2018 hingga sekarang.

Kontroversi Blessmiyanda

Pada tahun 2015, Gubernur DKI Jakarta yang menjabat kala itu, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menyebut Blessmiyanda sebagai salah satu dari 13 assessor atau juru taksir terbaik di Indonesia. Itulah alasan kenapa Blessmiyanda ditunjuk sebagai kepala BPPBJ DKI Jakarta.

Kemudian dua tahun berselang, yaitu pada 2017, Gubernur Djarot Saiful Hidayat sebagai penerus Ahok mendemosi Blessmiyanda karena dianggap tidak produktif. Jabatan Blessmiyanda diturunkan dari kepala BPPBJ menjadi Asisten Deputi Bidang Lingkungan Hidup.

Baca Juga: Beda Sikap Wagub DKI Usai Anies Benarkan Dugaan Kasus Pelecehan Bless

Pada bulan September 2018, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merotasi 11 pejabat eselon II. Anies menyebutkan bahwa perombakan pejabat itu untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Di antara pejabat yang dirotasi itu, salah satunya adalah Blessmiyanda.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar