Masih Ada Penilaian, Jumlah Sekolah yang Dibuka di DKI Bisa Kurang dari 100

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 31 Maret 2021 | 17:58 WIB
Masih Ada Penilaian, Jumlah Sekolah yang Dibuka di DKI Bisa Kurang dari 100
Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar tatap muka di SDN 006 Batam Center, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (23/3/2021). ANTARA FOTO/Teguh Prihatna

Suara.com - Pemprov DKI Jakarta berencana membuka kembali sekolah di tengah pandemi Covid-19 pada 7 April mendatang. Namun jumlah sekolah yang akan dibuka belum dipastikan.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan DKI Momon Sulaeman mengatakan dalam persiapan membuka sekolah, pihaknya melakukan penilaian atau asessment terhadap semua sekolah di ibu kota. Hasilnya ada 100 sekolah yang dinilai layak.

"Direncanakan 7 April (buka sekolah). Ada tadi kan 100 (sekolah). Selama ini calonnya ada 100," ujar Momon saat dihubungi Suara.com, Rabu (31/3/2021).

Momon menjelaskan, belum tentu 100 sekolah yang dinyatakan layak itu akan dibuka seluruhnya. Masih ada penilaian lanjutan sebelum boleh mengadakan pembelajaran tatap muka.

"Dalam perkembangannya masih ada beberapa yang harus dilalui seperti pelatihan, kemudian kesiapan-kesiapan di sekolahnya. Bisa saja pada kenyataannya kurang dari 100 (sekolah)," katanya.

Sekolah yang dibuka, kata Momon, berasal dari semua jenjang dari SD sampai SMA untuk sekolah negeri, swasta, hingga madrasah. Jumlahnya tersebar di lima kota administrasi Jakarta.

"Kalau misalkan 100 (sekolah)-nya lulus, ya 100. Kalau misal ada yang mungkin harus ditunda, ditunda. Masih proses," tuturnya.

Dalam pelaksanaan assesment, Disdik memiliki 18 kriteria sekolah yang dianggap layak dibuka. Ketika 7 April nanti, sekolah akan dibuka sebagai proyek percontohan sebelum benar-benar mengadakan program tatap muka untuk semua sekolah.

"Kriterianya mulai dari sarana prasarananya. Kemudian dari pengaturan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal membuka sekolah untuk pembelajaran tatap muka. Kebijakan ini bakal diterapkan mulai 7 April mendatang.

Hal ini dikatakan oleh Anggota Komisi E DPRD DKI, Oman Rohman Rakinda usai rapat besama Dinas Pendidikan DKI. Ia menyebut nantinya pada 7 April ada 100 sekolah yang akan mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka di ibu kota.

"Jadi filoptri untuk membuka kelas terbuka secara pilot project itu nanti ada 100 sekolah, dimulai sekolahnya 7 April," ujar Oman di gedung DPRD DKI, Rabu (31/3/2021).

Oman menjelaskan, 100 sekolah yang dipilih itu sudah melalui seleksi berdasarkan 18 kriteria untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka di tengah pandemi. Setiap sekolah yang diizinkan dibuka kapasitasnya dibatasi 50 persen.

"Menyiapkan sekolahnya itu dari bulan februari, 100 sekolah," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Bakal Buka 100 Sekolah di Jakarta Mulai 7 April

Anies Bakal Buka 100 Sekolah di Jakarta Mulai 7 April

Jakarta | Rabu, 31 Maret 2021 | 14:38 WIB

Pemda Diminta Mulai Sosialisasikan Pembelajaran Tatap Muka

Pemda Diminta Mulai Sosialisasikan Pembelajaran Tatap Muka

Riau | Rabu, 31 Maret 2021 | 09:28 WIB

Semua Sekolah Wajib Tatap Muka pada Juli 2021

Semua Sekolah Wajib Tatap Muka pada Juli 2021

Video | Rabu, 31 Maret 2021 | 08:00 WIB

Menkes Budi Gunadi Sadikin Dukung Sekolah Tatap Muka Terbatas Dimulai Juli

Menkes Budi Gunadi Sadikin Dukung Sekolah Tatap Muka Terbatas Dimulai Juli

Health | Selasa, 30 Maret 2021 | 15:44 WIB

Terkini

Waka Komisi X DPR Desak Hapus Kastanisasi Guru, Minta Seluruh Honorer Diangkat Jadi PNS

Waka Komisi X DPR Desak Hapus Kastanisasi Guru, Minta Seluruh Honorer Diangkat Jadi PNS

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:10 WIB

Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Lebih Awal

Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Lebih Awal

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:00 WIB

Ruang Publik Masih Sulit Diakses Sebagian Warga, Peneliti Dorong Kota Lebih Inklusif

Ruang Publik Masih Sulit Diakses Sebagian Warga, Peneliti Dorong Kota Lebih Inklusif

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:00 WIB

Kemendagri Gandeng KPK dan Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Antikorupsi

Kemendagri Gandeng KPK dan Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Antikorupsi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:59 WIB

Sok Jago Hadang Ambulans di Depok, Pria Ini Langsung Ciut Saat Diciduk Polisi

Sok Jago Hadang Ambulans di Depok, Pria Ini Langsung Ciut Saat Diciduk Polisi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:49 WIB

Donald Trump Kesal Mahalnya Tiket Piala Dunia 2026: Saya Nggak Mau Beli

Donald Trump Kesal Mahalnya Tiket Piala Dunia 2026: Saya Nggak Mau Beli

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:48 WIB

Langsung Kena Kritik, CFD Rasuna Said Bakal Diberlakukan dengan Penyesuaian Jam

Langsung Kena Kritik, CFD Rasuna Said Bakal Diberlakukan dengan Penyesuaian Jam

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:44 WIB

Krisis Energi Global Mulai Hantam Industri AMDK, Apa Dampaknya Bagi Konsumen?

Krisis Energi Global Mulai Hantam Industri AMDK, Apa Dampaknya Bagi Konsumen?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:43 WIB

Sampah Pasar Bisa Jadi Pupuk Cuma 2 Jam, Jakarta Uji Teknologi Baru di Kramat Jati

Sampah Pasar Bisa Jadi Pupuk Cuma 2 Jam, Jakarta Uji Teknologi Baru di Kramat Jati

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:36 WIB

DPRD DKI: Jakarta Calon Kota Global, Tidak Boleh Jadi Tempat Aman bagi Sindikat Judi Internasional

DPRD DKI: Jakarta Calon Kota Global, Tidak Boleh Jadi Tempat Aman bagi Sindikat Judi Internasional

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:36 WIB