Pejabat Korban Kekerasan Rasial di AS Buka Baju untuk Buktikan Patriotisme

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Rabu, 31 Maret 2021 | 20:00 WIB
Pejabat Korban Kekerasan Rasial di AS Buka Baju untuk Buktikan Patriotisme
Lee Wong saat tunjukkan bekas luka. (Tangkap Layar Facebook CBS News)

Suara.com - Seorang pejabat keturunan Asia di Amerika membuka bajunya saat rapat untuk menunjukkan bekas luka yang ia dapatkan ketika bergabung dengan militer di bawah bendera AS.

Menyadur CBS News, pria bernama Lee Wong ini spontan melakukan aksi tak terduga itu karena aksi kekerasan rasial di AS meningkat tajam belakangan ini.

Ketua dewan pengawas West Chester ini membagikan pengalamannya saat menjadi korban kekerasan rasial. Ia tersinggung ketika orang lain menganggapnya tak layak sebagai warga Amerika karena ia keturunan Asia.

"Di Chicago, saya dipukuli. Seperti yang saya katakan sebelumnya, pelaku pergi ke pengadilan dan tidak pernah dihukum. Jadi, itu mengubah perjalanan karier saya," lanjut Wong.

"Saya pergi ke Angkatan Darat AS dan menjalani tugas aktif selama 20 tahun, 24/7, dan pensiun."

Lee Wong saat tunjukkan bekas luka. (Tangkap Layar Facebook CBS News)
Lee Wong saat tunjukkan bekas luka. (Tangkap Layar Facebook CBS News)

"Orang-orang mempertanyakan patriotisme saya, [katakanlah] bahwa saya tidak cukup terlihat seperti orang Amerika, mereka tidak bisa melupakan wajah ini," lanjutnya, sambil berdiri untuk mengangkat bajunya.

"Saya ingin menunjukkan sesuatu kepada Anda, karena saya tidak takut. Saya tidak harus hidup dalam ketakutan, intimidasi atau penghinaan. Saya berusia 69 tahun dan akan menunjukkan seperti apa patriotisme itu," katanya.

Dia kemudian menunjukkan bukti berupa bekas luka yang dideritanya di militer dan bertanya, "apakah ini cukup patriotik?"

Lee Wong saat tunjukkan bekas luka. (Tangkap Layar Facebook CBS News)
Lee Wong saat tunjukkan bekas luka. (Tangkap Layar Facebook CBS News)

Pemerintah kota telah merekam pertemuan yang berlangsung tanggal 23 Maret itu dan pidato Wong mendapat daya tarik online.

Pada hari Kamis, Wong mengatakan pada The Enquirer, mengapa dia menunjukkan bekas luka di pertemuan tersebut. "Waktunya tepat mengingat apa yang terjadi di negara ini," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurang Percaya Diri Karena Bekas Luka? Begini Cara Menghilangkannya

Kurang Percaya Diri Karena Bekas Luka? Begini Cara Menghilangkannya

Lifestyle | Kamis, 14 Januari 2021 | 11:30 WIB

Bisa Jadi Koreng, Lakukan Ini untuk Menghilangkan Bekas Luka

Bisa Jadi Koreng, Lakukan Ini untuk Menghilangkan Bekas Luka

Lifestyle | Selasa, 12 Januari 2021 | 19:00 WIB

Bekas Luka Jadi Keloid, Begini Cara Menanganinya

Bekas Luka Jadi Keloid, Begini Cara Menanganinya

Health | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 16:55 WIB

Terkini

Mengejutkan! OPEC Naikkan Kuota Produksi Minyak Usai UEA Mundur, Pengaruh ke Dunia Apa?

Mengejutkan! OPEC Naikkan Kuota Produksi Minyak Usai UEA Mundur, Pengaruh ke Dunia Apa?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:25 WIB

Revisi UU Pemilu Mandek, Koalisi Sipil Desak DPR Bergerak Sebelum Agustus 2026

Revisi UU Pemilu Mandek, Koalisi Sipil Desak DPR Bergerak Sebelum Agustus 2026

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:23 WIB

Mesir Gelar Latihan Militer, Israel Panik Skenario Perang Yom Kippur Terulang

Mesir Gelar Latihan Militer, Israel Panik Skenario Perang Yom Kippur Terulang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:16 WIB

KPK Dalami Skema Suap Impor, Pegawai Bea Cukai Kembali Dipanggil

KPK Dalami Skema Suap Impor, Pegawai Bea Cukai Kembali Dipanggil

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:08 WIB

Kenapa Donald Trump Tolak Proposal Iran Akhiri Perang? Apa Isinya?

Kenapa Donald Trump Tolak Proposal Iran Akhiri Perang? Apa Isinya?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:07 WIB

Viral Sopir Angkot di Grogol Ketahuan Onani di Dalam Mobil, Langsung Kabur Usai Dipergoki Warga

Viral Sopir Angkot di Grogol Ketahuan Onani di Dalam Mobil, Langsung Kabur Usai Dipergoki Warga

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:02 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana CSR BIOJK, Dua Pensiunan BI Diperiksa

KPK Telusuri Aliran Dana CSR BIOJK, Dua Pensiunan BI Diperiksa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:00 WIB

KPK Kembali Periksa Staf Ahli Eks Menhub, Dalami Peran di Kasus Rel Kereta

KPK Kembali Periksa Staf Ahli Eks Menhub, Dalami Peran di Kasus Rel Kereta

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:55 WIB

Apa Itu Project Freedom Amerika di Selat Hormuz? Diklaim Misi Perdamaian Lawan Iran

Apa Itu Project Freedom Amerika di Selat Hormuz? Diklaim Misi Perdamaian Lawan Iran

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:54 WIB

Apa Itu Hantavirus? Virus Langka yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar

Apa Itu Hantavirus? Virus Langka yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:44 WIB