Mati Muda, Bagaimana Melacak Jejak Zakiah Aini Milenial Berpaham Radikal?

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Kamis, 01 April 2021 | 18:26 WIB
Mati Muda, Bagaimana Melacak Jejak Zakiah Aini Milenial Berpaham Radikal?
Teroris perempuan berjilbab Zakiah Aini

Suara.com - Zakiah Aini, wanita pelaku teror di Mabes Polri terbilang masih muda saat ia melancarkan aksi nekatnya menodongkan pistol dan menembaki polisi di markas biasa. Akibat aksinya Zakiah harus meregang nyawa di usia 25 tahun.

Aksi teror yang dilakukan Zakiah itu dikategorikan lone wolf lantaran disebut beraksi seorang diri. Kendati begitu, menjadi pertanyaan bagaimana bisa Zakiah yang dari kalangan milenial terpapar paham radikal hingga nekat menyerang Mabes Polri?

Pengamat terorisme Universitas Indonesia Ridwan Habib mengatakan untuk mencari jawaban dari pertanyaan tersebut maka hal yang perlu dilakukan ialah menganalisis handphone milik Zakiah.

Dari handphone, menurut Ridwan nantinya dapat terlihat dengan siapa saja Zakiah berkomunikasi.

Termasuk, dari mana ia mendapat paham radikal. Apakah memang Zakiah memiliki jaringan atau guru yang memberikan ia pemahaman. Mengingat Zakiah juga pernah menjadi mahasiswa di perguruan tinggi, kendati ia berstatus drop out.

"Pertama memang harus diselidiki dulu secara forensik handphone-nya. Karena handphone itu bukti, di situ pasti banyak. Pertama pasti ada jaringan temannya yang ditelepon siapa, yang sehari-hari bertemu siapa, gurunya siapa, dia mengakses ideologi ISIS-nya itu dari mana," kata Ridwan di Kompleks Parlemen DPR, Kamis (1/4/2021).

Selain mempelajari paham radikal lewat jaringan yang dimiliki, Ridwan mengatakan ada kemungkinan bahwa Zakiah mempelajari paham radikal berkaitan ISIS secara mandiri melalui media sosial.

"Ada juga memang yang self learning, baiat sendiri ada. Nah apakah Zakiah masuk yang itu, itu kan harus didalami," kata Ridwan.

Menurut Ridwan apabila fakta mendapati Zakiah belajar secara mandiri lewat media sosial, hal itu pertanda adanya masalah dalam pengelolaan media sosial. Karena itu, ia memandang perlu adanya evaluasi.

baca juga

"Kalau Zakiah masuk yang itu, problem serius di pengelolaan media sosial kita. BSSN harus dievaluasi, Badan Siber dan Sandi Negara. Kenapa masih bisa situs-situs itu lolos dan kemudian diikuti oleh adik-adik kita," kata Ridwan.

Teroris Lone Wolf

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui, penyerangan bersenjata pistol terhadap Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/3/2021), adalah perempuan berinisial ZA atau Zakiah Aini.

Dalam konferensi pers, Rabu malam, Jenderal Listyo menegaskan Zakiah Aini diduga berafiliasi dengan ISIS.

"Dia lone wolf, ISIS, yang dibuktikan dengan postingan bersangkutan di sosial media," kata Sigit.

Kronologi Penyerangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serang Mabes Polri, Senjata Zakiah Aini Berjenis Airgun Kaliber 4,5 mm

Serang Mabes Polri, Senjata Zakiah Aini Berjenis Airgun Kaliber 4,5 mm

News | Kamis, 01 April 2021 | 17:59 WIB

Kubur Mayat Teroris Zakiah Aini Tengah Malam, Japit: Saya Sudah Biasa

Kubur Mayat Teroris Zakiah Aini Tengah Malam, Japit: Saya Sudah Biasa

News | Kamis, 01 April 2021 | 17:51 WIB

Dinilai Jelek dalam Surat Wasiat Zakiah Aini, Ahok: Saya Maafkan Dia

Dinilai Jelek dalam Surat Wasiat Zakiah Aini, Ahok: Saya Maafkan Dia

Bisnis | Kamis, 01 April 2021 | 16:52 WIB

Pengamat: Surat Wasiat Pelaku Teror Mirip karena Satu Paham ke ISIS

Pengamat: Surat Wasiat Pelaku Teror Mirip karena Satu Paham ke ISIS

News | Kamis, 01 April 2021 | 16:35 WIB

Terkini

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB