Pengamat Sebut Teror Makassar dan Mabes Polri Memiliki Pola yang Sama

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 01 April 2021 | 20:15 WIB
Pengamat Sebut Teror Makassar dan Mabes Polri Memiliki Pola yang Sama
Polisi berjaga di depan gedung Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/3). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Rangkaian dua aksi peristiwa teror, yakni Bom Makassar dan penyerangan Mabes Polri, yang terjadi dalam kurun waktu tak berselang lama menjadi sorotan publik tanah air.

Namun, menurut Pengamat Terorisme Al Chaidar, aksi teror yang terjadi dalam waktu berdekatan di tanah air memiliki pola serupa dengan sejumlah peristiwa teror sebelumnya. 

“Polanya sama saja dengan sebelum-sebelumnya  karena mereka umumnya akan menyerang hari-hari besar agama,” kata Chaidar saat dihubungi Suara.com, Kamis (1/4/2021). 

Menurutnya, aksi itu bertujuan menyerang kelompok agama lain. Terlebih,  dua rangkaian aksi teror terjadi menjelang perayaan Jumat Agung pada 2 April besok. 

“Karena mereka itu kaum christophobia yang benci terhadap orang Kristen dan tempat orang ibadah Kristen maka mereka menyerang gereja-gereja,” jelasnya.  

Karenanya, dia meminta pihak kepolisian meningkatkan pengaman dan kewaspadaan di tempat ibadah dan tempat umum lainnya. 

“Memang harus ada peningkatan keamanan dan kewaspadaan terhadap tempat-tempat ibadah,” tuturnya. 

Diberitakan sebelumnya, ledakan bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral Makassar pada pukul 10.28 WITA, Minggu (28/3/2021).

Pelaku merupakan pasangan suami istri yang merupakan kelompok dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

baca juga

Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor hendak masuk ke dalam gereja. Namun dihadang seorang sekuriti dan akhirnya meledakkan diri di depan gerbang Gereja Katedral Makassar.

Berselang tiga hari kemudian, seorang terduga teroris melakukan aksi penyerangan di Mabes Polri pada Rabu sore sekitar pukul 16.30 WIB. Pelaku kekinian diketahui bernama Zakiah Aini.

Berdasarkan video amatir yang beredar, Zakiah Aini tampak mengacungkan senjata ke petugas yang berjaga di sebuah pos.

Tembakan dari aparat kepolisian yang mengarah tepat ke jantungnya, membuat terduga teroris itu terkapar dan dinyatakan tewas di tempat.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap jika Zakiah Aini (25), berstatus mantan mahasiswi di sebuah perguruan tinggi swasta di Depok, Jawa Barat.

Listyo mengatakan, saat menempuh semester lima, Zakiah Aini diberhentikan alias drop out oleh pihak kampus.

"Yang bersangkutan (Zakiah Aini) mantan mahasiswa di suatu kasus dan DO (Drop Out) pada semeseter 5," kata Listyo saat jumpa pers di Mabes Polri, Rabu (31/3/2021) malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Petinggi Jamaah Islamiyah Ungkap Motif Teroris Serang Polisi

Eks Petinggi Jamaah Islamiyah Ungkap Motif Teroris Serang Polisi

Jakarta | Kamis, 01 April 2021 | 19:21 WIB

Mabes Polri Diserang Terduga Teroris, Pengamat: Bukan Kecolongan

Mabes Polri Diserang Terduga Teroris, Pengamat: Bukan Kecolongan

News | Kamis, 01 April 2021 | 19:13 WIB

Wasiat Teroris Makassar - Mabes Polri Sama, Publik: Mungkin Kerja Kelompok

Wasiat Teroris Makassar - Mabes Polri Sama, Publik: Mungkin Kerja Kelompok

Hits | Kamis, 01 April 2021 | 19:28 WIB

Terkini

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:10 WIB

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:35 WIB

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:14 WIB

×