alexametrics

Sekutu Trump Bikin Heboh, Diduga Terlibat Prostitusi dengan Wanita Muda

Reza Gunadha | Rima Suliastini
Sekutu Trump Bikin Heboh, Diduga Terlibat Prostitusi dengan Wanita Muda
Ilustrasi prostitusi. (Shutterstock)

Ia membayar tunai, kadang uangnya ditarik dari ATM hotel.

Suara.com - Matt Gaetz, seorang Republikan yang juga dikenal sebagai sekutu Donald Trump diduga terlibat dalam prostitusi dengan wanita di bawah umur.

Menyadur New York Times Jumat (02/04), Departeman Kehakiman sedang melakukan investigasi terhadap pesan teks dan tanda terima pembayaran yang mereka terima.

Penyelidik yakin, kasus ini berkaitan dengan Joel Greenberg, mantan pemungut pajak di Seminole County, Florida, yang didakwa tahun lalu atas tuduhan perdagangan seks.

Ia bertemu dengan para wanita tersebut melalui situs web yang menghubungkan orang-orang untuk berkencan dengan imbalan hadiah, makan, perjalanan dan tunjangan.

Baca Juga: Sindikat Prostitusi Ditangkap, Satu Pelaku Kerja di Dinas Sosial

Greenberg dicurigai memperkenalkan wanita itu pada Gaetz dan berhubungan seks dengan mereka. Sejauh ini, Gaetz membantah tuduhan membayar wanita untuk seks.

Ilustrasi prostitusi. (Shutterstock)

Menurut informasi seseorang yang terlibat, salah satu wanita yang berhubungan dengan mereka juga bersedia menjalin hubungan dengan rekan lain dalam jaringan politik Republik Florida.

The Times telah meninjau tanda terima dari Cash App, aplikasi pembayaran seluler,dan Apple Pay yang menunjukkan pembayaran dari Gaetz dan Greenberg kepada salah satu wanita.

Satu sumber mengatakan bahwa pria-pria itu juga membayar tunai, kadang uangnya ditarik dari ATM hotel.

Beberapa pria dan wanita yang terlibat menggunakan ekstasi, obat pengubah suasana hati ilegal sebelum berhubungan seks, termasuk Gaetz, kata dua orang yang mengetahui pertemuan itu.

Baca Juga: Polres Lumajang Bongkar Bisnis Prostitusi Online

FBI telah menguhubungi beberapa wanita yang terlibat untuk memperolah rincian relasi antara mereka dengan Gaetz dan teman-temannya.

Matt Gaetz (38) terpilih menjadi anggota Kongres pada 2016 dan menjadi salah satu pendukung Presiden Donald Trump yang paling vokal.

Komentar