4 Korban Ledakan Bom Gereja Katedral Makassar Masih Dirawat, 16 Pulang

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Minggu, 04 April 2021 | 15:55 WIB
4 Korban Ledakan Bom Gereja Katedral Makassar Masih Dirawat, 16 Pulang
Sejumlah petugas bersenjata lengkap mengamankan lokasi penemuan paket kardus bertuliskan Islam X, di Jalan Sungai Pareman, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (31/3/2021). ANTARA/HO/Herwin Bahar.

Suara.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi menyampaikan perkembangan terkini terkait warga yang menjadi korban dalam ledakan bom di Gereja Katedeal Makassar, pekan lalu. Terkini 16 dari 20 korban luka sudah kembali ke rumah.

Rusdi berujar hanya tersisa empat korban luka yang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Kendati begitu ia berharap kondisi keempat korban semakin membaik.

"Dari peristiwa di Katedral Makassar ini melukai 20 orang dan kita bersyukur dari 20 orang korban sampai sekarang tinggal empat yang masih dirawat dan mudah-mudahan kondisinya membaik. Ini mudah-mudahan kita berdoa untuk kesembuhan para korban," kata Rusdi dalam diskusi Forum Risalah Jakarta secara daring, Minggu (4/4/2021)

Untuk diketahui, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Inspektur Jenderal Merdisyam menyebut jumlah korban akibat ledakan bom di pintu gerbang Gereja Katedral Makassar bertambah menjadi 20 orang.

Sampai saat ini jumlahnya di Rumah Sakit Bhayangkara 7 orang, Rumah Sakit Siloam 4 orang. Total dengan data luka ringan sudah pulang, sebanyak 20 orang.

"Ini perkembangan terakhir," ujar Kapolda Sulsel itu, saat mengunjungi korban di Rumah Sakit Stella Maris Makassar, Minggu 28 Maret 2021.

Irjen Pol Merdisyam menyampaikan, dari informasi yang dihimpun ada korban mengalami luka berat, sedang, dan ringan. Namun, bagi korban yang mengalami luka ringan diberikan rawat jalan.

"Ada yang luka berat, luka ringan, dan sedang. Luka ringan sudah diberikan pengobatan, ada rawat jalan, bisa pulang. Kalau masih dianggap luka berat, seperti luka bakar, kami rawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara," ujarnya.

Mengenai penanganan seluruh korban, Merdisyam menyatakan korban yang memerlukan perawatan intensif akan dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara dalam hal penanganan lanjutan.

"Kami pusatkan penanganan korban di Rumah Sakit Bayangkara. Penanganan terpadu ini agar bisa kami kontrol. Untuk pengawasan yang sama kami bawa ke Bhayangkara," kata Kapolda Merdisyam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disebut Denny Siregar Mau Ledakan Bom, Begini Respons Munarman

Disebut Denny Siregar Mau Ledakan Bom, Begini Respons Munarman

News | Minggu, 04 April 2021 | 15:45 WIB

Biar Takut dan Kapok, Netizen Usul Jasad Teroris Dilumuri Minyak Babi

Biar Takut dan Kapok, Netizen Usul Jasad Teroris Dilumuri Minyak Babi

Bogor | Minggu, 04 April 2021 | 12:12 WIB

Denny Siregar Bongkar Munarman Mau Ledakkan Bom di Sidang Habib Rizieq

Denny Siregar Bongkar Munarman Mau Ledakkan Bom di Sidang Habib Rizieq

Jakarta | Minggu, 04 April 2021 | 10:29 WIB

Puluhan Mantan Teroris Berkumpul di Pandeglang, Apa Tujuan Mereka?

Puluhan Mantan Teroris Berkumpul di Pandeglang, Apa Tujuan Mereka?

Banten | Minggu, 04 April 2021 | 07:10 WIB

Razia Teroris, Kapolri Jenderal Listyo: Sudah 60 Terduga yang Ditangkap

Razia Teroris, Kapolri Jenderal Listyo: Sudah 60 Terduga yang Ditangkap

News | Sabtu, 03 April 2021 | 20:55 WIB

Terkini

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:35 WIB

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam,1 Terdeteksi Diintersep!

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam,1 Terdeteksi Diintersep!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:31 WIB

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:07 WIB

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB