Kubu Moeldoko Minta SBY Buat Partai Baru, Kamhar: Kalau Waras Mustinya Malu

Iwan Supriyatna, Novian Ardiansyah

Selasa, 06 April 2021 | 09:35 WIB
Kubu Moeldoko Minta SBY Buat Partai Baru, Kamhar: Kalau Waras Mustinya Malu
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY saat memberikan pernyataan merespons pelaksanaan KLB Deli Serdang.[YouTube/KompasTV]

Suara.com - Kubu Moeldoko menyarankan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuat partai baru. Menanggapi itu DPP Partai Demokrat menilai pihak kongres luar biasa (KLB) yang kepengurusannya sudah ditolak pemerintah hanya sedang mencari sensasi.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani berujar, kubu Moeldoko memang terus memcari perhatian dan sensasi, terlebih usai keputusan pemerintah yang menolak hasil KLB. Kamhar menilai pihak KLB juga selalu memutarbalikan fakta.

Kamhar menyoroti Muhammad Rahmad selaku juru bicara pihak KLB. Menurut dia Rahmad tidak lagi memiliki hak apapun dalam pernyataannya untuk mengatasnamakan Partai Demokrat.

"Rahmad sama sekali tak punya hak berbicara atas nama atau membawa-bawa Partai Demokrat pasca pengurunduran dirinya dari keanggotaan Partai Demokrat sejak 2013 yang lalu. Apalagi pasca penolakan pengesahan hasil KLB abal-abal," kata Rahmad kepada wartawan, Selasa (6/4/2021).

Kamhar berharap agar pihak KLB tidak terus menyampaikan pernyataan keliru yang hanya bermuatan sensasi. Pasalnya, apa yang disampaikan itu dirasa hanya akan mempermalukan pihak KLB itu sendiri.

"Jika normal dan waras semestinya malu. Bukannya terus menerus merepresentasi wacana picisan yang semakin mempermalukan diri mereka di mata publik. Mungkin ini yang dimaksud Razman, gerombolan KLB abal-abal banyak yang terpapar virus halusinasi. Tak bisa membedakan hayalannya dengan kenyataan," tutur Kamhar.

Sebelumnya, Rahmad menyarankan agar SBY membuat partai baru. Saran itu diklaim Rahmad sudah dipersilahkan pihak KLB dan pendiri Partai Demokrat sejak 2001.

Adapun pernyataan Rahmad merespons opsi yang diberikan Andi Malarangeng untuk kubu Moeldoko dan KLB Deli Serdang untuk membuat partai baru.

"Kami bersama tokoh-tokoh pendiri Partai Demokrat yang dulu mereka berdarah-darah mendirikan partai tahun 2001, mempersilahkan SBY untuk mendirikan partai baru. Jangan mengambil alih kepemilikan Partai Demokrat dari para pendiri dengan mengelabui para pengurus DPD dan DPC atas nama demokrasi. Terserah kepada SBY mau dikasih nama apa, ada yang mengusulkan diberi nama PKC (Partai Keluarga Cikeas)," ujar Rahmad.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AHY Maafkan Kader yang Hadiri KLB Kubu Moeldoko, Tapi Tidak Bisa Dilupakan

AHY Maafkan Kader yang Hadiri KLB Kubu Moeldoko, Tapi Tidak Bisa Dilupakan

News | Selasa, 06 April 2021 | 04:35 WIB

Pengamat Sebut Kubu Moeldoko Kemungkinan Gabung ke Partai Lain

Pengamat Sebut Kubu Moeldoko Kemungkinan Gabung ke Partai Lain

Riau | Senin, 05 April 2021 | 12:45 WIB

Pedih! Pengamat Politik Ini Prediksi Moeldoko Jadi Gelandangan Politik

Pedih! Pengamat Politik Ini Prediksi Moeldoko Jadi Gelandangan Politik

Jatim | Senin, 05 April 2021 | 10:21 WIB

Terkini

Tren Warna Rambut 2027: Terinspirasi Warna Alam, dari Ungu hingga Oranye

Tren Warna Rambut 2027: Terinspirasi Warna Alam, dari Ungu hingga Oranye

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:49 WIB

5 Cara Membiasakan Anak Menjaga Kebersihan Tangan di Sekolah

5 Cara Membiasakan Anak Menjaga Kebersihan Tangan di Sekolah

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Kaya Buah, tapi Tak Selalu Terjangkau: Menggugat Sistem Pangan Indonesia

Kaya Buah, tapi Tak Selalu Terjangkau: Menggugat Sistem Pangan Indonesia

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Menengok Jejak Perpaduan Budaya dalam Musik Indonesia lewat Pameran Popularia

Menengok Jejak Perpaduan Budaya dalam Musik Indonesia lewat Pameran Popularia

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR dan Tekankan Mitigasi Perubahan Iklim

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR dan Tekankan Mitigasi Perubahan Iklim

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?

Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Tantangan Media: Menangkap Nilai Pasar, Menjaga Demokrasi

Tantangan Media: Menangkap Nilai Pasar, Menjaga Demokrasi

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Indeks CFX10 Turun Tipis 0,17%, Aset Kripto Ethereum Anjlok

Indeks CFX10 Turun Tipis 0,17%, Aset Kripto Ethereum Anjlok

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:09 WIB

Eric Bauza, Pengisi Suara Ikonik Bugs Bunny Meninggal Dunia

Eric Bauza, Pengisi Suara Ikonik Bugs Bunny Meninggal Dunia

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:03 WIB

'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu

'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:02 WIB

×