Banyak Warga Derita Patah Tulang, Dokter yang Dikirim ke Banjir NTT Sedikit

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Selasa, 06 April 2021 | 11:22 WIB
Banyak Warga Derita Patah Tulang, Dokter yang Dikirim ke Banjir NTT Sedikit
Suasana banjir bandang yang melanda daerah Flores Timur NTT. (Foto: Istimewa)

Suara.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengungkapkan saat ini korban bencana banjir bandang akibat badai siklon tropis Seroja di sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) membutuhkan bantuan dokter.

Doni menyebut dokter yang sudah terjun ke lokasi bencana masih terbatas, sehingga pemerintah berupaya mendatangkan dokter dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

"Di hampir semua tempat tersedia fasilitas kesehatan walaupun tenaga dokter masih terbatas, Kemenkes sudah melakukan koordinasi untuk mendatangkan dokter dari beberapa provinsi seperti Sulawesi Selatan dan Jawa Timur," kata Doni Monardo usai Rapat Terbatas secara virtual dengan Presiden Joko Widodo, Selasa (6/4/2021).

Selain itu, kendala utama bagi tim medis di lapangan adalah banyak pasien yang patah tulang sementara peralatan medis terbatas.

"Obat-obatan sementara masih terpenuhi, kecuali alat-alat merawat pasien patah tulang, ini yang masih kurang, dan kami sudah berkoordinasi untuk segera didatangkan dari Jakarta, Surabaya, dan Makassar," kata dia.

Doni menyebut pasien patah tulang ini akan dievakuasi ke pulau terdekat yang memiliki fasilitas kesehatan yang memadai dengan helikopter.

Lima helikopter yang sudah dikerahkan antara lain, di Larantuka: Heli Mi-8 (kapasitas 4 ton), Heli Kamov 32A (kapasitas 5 ton), Heli EC-155 (kapasitas 12 seats), serta di Kupang: Heli AW 119 (kapasitas 7 seats), dan Heli Bell 412EP (kapasitas 12 seats).

Diketahui, badai siklon tropis Seroja telah menerjang 10 kabupaten dan 1 kota di NTT, antara lain; Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur (banjir bandang), Kabupaten Malaka Tengah, Kabupaten Lembata, Kabupaten Ngada, Kabupaten Alor, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Kabupaten Ende.

Hingga Senin (5/4/2021) pukul 23.00 WIB tercatat sudah ada 128 jiwa dinyatakan meninggal dunia, 71 orang masih hilang, 15 luka-luka, 2.019 kepala keluarga atau 8.424 orang mengungsi, serta 1.083 KK atau 2.683 warga lainnya terdampak.

Kemudian kerugian materiil yang tercatat sejauh ini; 119 rumah rusak berat, 118 rumah rusak sedang, 34 rumah rusak ringan, 17 rumah hanyut, 60 rumah terendam, 1.962 rumah terdampak, 40 akses jalan tertutup pohon tumbang, 5 jembatan putus, 14 fasilitas umum rusak berat, satu fasum rusak ringan, 84 fasum terdampak dan 1 kapal tenggelam.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menerbitkan peringatan dini terkait bahaya Gelombang Tinggi 4 - 6 meter akibat siklon tropis Seroja yang berlaku dari tgl 5 - 6 April 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Helikopter dan 1 Pesawat Kargo Dikerahkan ke Lokasi Terisolir Banjir NTT

5 Helikopter dan 1 Pesawat Kargo Dikerahkan ke Lokasi Terisolir Banjir NTT

News | Selasa, 06 April 2021 | 11:12 WIB

Terkendala Cuaca, Jokowi: Belum Semua Bantuan Tersalurkan ke NTT dan NTB

Terkendala Cuaca, Jokowi: Belum Semua Bantuan Tersalurkan ke NTT dan NTB

News | Selasa, 06 April 2021 | 10:50 WIB

Banjir NTT, Jokowi: Jika Darat Sulit Ditembus, Buka Akses Udara dan Laut

Banjir NTT, Jokowi: Jika Darat Sulit Ditembus, Buka Akses Udara dan Laut

News | Selasa, 06 April 2021 | 10:40 WIB

Update Banjir Bandang NTT: Tewas 128 Orang, 8.424 Warga Mengungsi

Update Banjir Bandang NTT: Tewas 128 Orang, 8.424 Warga Mengungsi

News | Selasa, 06 April 2021 | 09:34 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB