alexametrics

Cak Imin: Murid Jangan Diam Lama di Rumah, Ghirah Pengetahuan Bisa Hilang

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah
Cak Imin: Murid Jangan Diam Lama di Rumah, Ghirah Pengetahuan Bisa Hilang
Ketum PKB Muhaimin Iskandar. (Dok : DPR)

Ia berujar anak yang menjadi peserta didik juga tidak boleh dibiarkan berdiam lama di rumah.

Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengatakan pandemi Covid-29 tidak boleh mengakibatkan lembaga pendidikan menjadi mati karena proses belajar mengajar yang terhenti.

Menurut Muhaimin proses belajar mengajar harus tetap berjalan. Ia berujar anak yang menjadi peserta didik juga tidak boleh dibiarkan berdiam lama di rumah.

"Pandemi tidak boleh mengakibatkan matinya lembaga pendidikan, proses belajar mengajar tidak boleh terhenti dan anak didik kita juga tidak boleh terlalu lama di rumah karena akan kehilangan ghirah terhadap ilmu pengetahuan," kata Muhaimin dalam keterangannya terkait pembukaan Munas Alim Ulama dan Mukernas PKB, Kamis (8/4/2021).

Muhaimin sekaligus meminta agar anggaran untuk pendidikan tidak dikurangi.

Baca Juga: Waduh! Ada Masker Medis Palsu Beredar, Begini Cara Mengenalinya

"Alokasi anggaran bidang pendidikan, apapun kondisinya kita ingin 20 persen APBN tidak dikurangi. PKB akan terus membantu pemerintah mewujudkan hadirnya pendidikan yang berkualitas dan lahirnya SDM unggul demi menyongsong Indonesia Emas 2045 nanti," ujarnya.

Sementara itu menyoal pandemi Covid-19, Muhaimin berpandangan bahwa keadaan semakin baik. Ia bmerasa pandemi mulai berkurang, terlebih dengan dimulainya program vaksinasi oleh pemerintah.

"Jangan sampai kita lengah dan terlena dengan situasi pandemi saat ini, karena what to do the next apa yang kita lakukan nanti itu tidak kalah penting dari what should we do now apa yang harus kita lakukan saat ini. Jadi semuanya harus get well-prepared, mesin partai juga harus gerak cepat memberikan respons-respons kebangsaan sebagai bagian dari kontribusi riil kita untuk negara," tandasnya.

Komentar