Apa Itu Prasangka? Ini Bedanya dengan Stereotip, Faktor dan Ciri-cirinya

Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 08 April 2021 | 13:16 WIB
Apa Itu Prasangka? Ini Bedanya dengan Stereotip, Faktor dan Ciri-cirinya
Ilustrasi Apa Itu Prasangka? Ini Bedanya dengan Stereotip dan Diskriminasi, Faktor dan Ciri-ciri Prasangka [shutterstock]

Suara.com - Apa itu prasangka? Kata ini mungkin sering Anda dengar keluar dari mulut seseorang. Tapi apakah kalian tahu apa saja faktor yang menciptakan prasangka, bagaimana ciri-ciri prasangka? Apa pula perbedaan prasangka dengan stereotip?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) prasangka dapat didefinisikan sebagai pendapat (anggapan) yang kurang baik mengenai sesuatu sebelum mengetahui (menyaksikan, menyelidiki) sendiri—pendapat atau perasaan yang buruk terhadap ras tertentu tanpa pengetahuan atau alasan yang cukup.

Kata prasangka pertama kali diperkenalkan oleh dikemukakan oleh Gordon Allport yang berasal dari praejuducium yang berarti pernyataan atau kesimpulan tentang sesuai berdasarkan perasaan atau pengalaman yang dangkal terhadap seseorang atau sekelompok orang tetentu.

Prasangka dapat berarti sikap, emosi, atau perilaku negatif terhadap seseorang atau sekelompok orang karena keanggotaannya dalam kelompok tertentu. Penilaian juga dilakukan berdasarkan karakteristik merendahkan, pengekspresian, perasaan negatif, tindakan permusuhan dan tindakan diskriminatif.

Faktor – faktor Munculnya Prasangka

Beberapa faktor munculnya prasangka, yakni;

  1. Orang berprasangka dalam rangka mencari kambing hitam
  2. Orang berprasangka karena memang sudah dipersiapkan di dalam lingkungannya atau kelompokannya untuk berprasangka
  3. Prasangka timbul karena adanya anggapan yang sudah menjadi pendapat umum atau kebiasaan di dalam lingkungan tertentu
  4. Prasangka timbul karena adanya perbedaan, dimana perbedaan ini menimbulkan perasaan superior.
    Perbedaan ini meliputi: perbedaan fisik, perbedaan lingkungan/geografis, perbedaan kekayaan, perbedaan kepercayaan/agama, perbedaan status sosial, perbedaan norma sosial, dan lain sebagainya.

Ciri-ciri Prasangka

Prasangka sebagai fenomena sikap yang terdiri atas tiga aspek yaitu kognitif, afektif, dan konatif. Adapun berikut ini beberapa ciri prasangka, yaitu;

  1. Adanya keyakinan kognitif yang bersifat merendahkan.
    Merupakan kecenderungan untuk merendahkan orang atau kelompok lain atas dasar pandangan dari kelompok sendiri.
  2. Adanya pengekspresian perasaan negatif
    Perasaan negatif yang dimiliki seseorang kepada orang atau kelompok lain yang memiliki perbedaan dengan dirinya.
  3. Adanya tindakan permusuhan dan disktriminatif
    Seseorang cenderung menunjukkan sikap atau tingkah laku yang menunjukkan adanya permusuhan dan mendiskriminasi anggota di luar kelompoknya berdasarkan pandangan dari kelompok sendiri.

Ciri-ciri prasangka tersebut telah mencakup tiga aspek prasangka, yaitu keyakinan yang bersifat merendahkan yang merupakan aspek kognitif. Perasaan negatif yang merupakan aspek afektif, sedangkan tindakan permusuhan dan diskriminasi yang merupakan aspek konatif.

Berdasarkan ciri-ciri prasangka di atas maka dapat disimpulkan ciri-ciri prasangka adanya adanya keyakinan yang bersifat merendahkan, adanya perasaan negatif, serta adanya tindakan permusuhan dan diskriminasi yang ditujukan kepada orang atau kelompok yang diprasangkai.

Perbedaan Stereotip, Prasangka, dan Diskriminasi

Ketiga hal ini biasanya dianggap oleh masyarakat umum hal yang sama, namun sebenarnya memiliki makna yang berbeda. Stereotip adalah generalisasi yang berlebihan terhadap seseorang berdasarkan sifat-sifat yang ada pada kelompoknya (ras, suku, atau agamanya).

Stereotip merupakan “jalan pintas” dalam berpikir. Sedangkan prasangka terbentuk karena pikiran dan perasaan buruk terhadap kelompok tertentu akibat pengaruh dari lingkungan atau pengalaman buruk terhadap seseorang pada suatu kelompok.

Sementara itu, diskriminasi adalah perilaku yang buruk terhadap kelompok tertentu. Diskriminasi pada umumnya dilakukan akibat pengaruh dari prasangka.

Ketiga hal ini harus dijauhi dari hati dan pikiran kita. Stereotip, prasangka, dan diskriminasi tidak hanya kesesatan dalam berpikir, tetapi juga pemicu utama dalam perpecahan antar golongan. Oleh karena itu, sebagai warga negara Indonesia, kita harus saling menyayangi dalam perbedaan dan berpegang teguh pada Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinopsis Film When They See Us, Ketidakadilan Terhadap Remaja Kulit Hitam

Sinopsis Film When They See Us, Ketidakadilan Terhadap Remaja Kulit Hitam

Entertainment | Selasa, 06 April 2021 | 12:03 WIB

Pemkot Bekasi Jamin Tidak Diskriminatif

Pemkot Bekasi Jamin Tidak Diskriminatif

Bekaci | Jum'at, 02 April 2021 | 06:34 WIB

Tentara Transgender Bunuh Diri, Diskriminasi LGBT+ di Korea Selatan Menguat

Tentara Transgender Bunuh Diri, Diskriminasi LGBT+ di Korea Selatan Menguat

News | Rabu, 24 Maret 2021 | 19:10 WIB

Elemen Geram Lampung Tuding Habib Rizieq Alami Diskriminasi di Persidangan

Elemen Geram Lampung Tuding Habib Rizieq Alami Diskriminasi di Persidangan

Lampung | Selasa, 23 Maret 2021 | 14:53 WIB

Perundungan Lintas Agama di Indonesia Disorot Media Internasional

Perundungan Lintas Agama di Indonesia Disorot Media Internasional

Batam | Jum'at, 19 Maret 2021 | 20:54 WIB

Terkini

Gudang Kardus 1.000 Meter di Cengkareng Ludes Terbakar, 3 Orang Dilarikan ke RS!

Gudang Kardus 1.000 Meter di Cengkareng Ludes Terbakar, 3 Orang Dilarikan ke RS!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:48 WIB

Iwakum Desak Pemerintah Lindungi 4 Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel dalam Misi Gaza

Iwakum Desak Pemerintah Lindungi 4 Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel dalam Misi Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:47 WIB

Dikejar Sekoci Israel: Relawan Indonesia Ceritakan Situasi Mencekam di Laut Mediterania

Dikejar Sekoci Israel: Relawan Indonesia Ceritakan Situasi Mencekam di Laut Mediterania

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:46 WIB

Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!

Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:31 WIB

WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!

WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:57 WIB

Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack

Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:36 WIB

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:59 WIB

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:35 WIB

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:31 WIB

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:07 WIB