Menentang Junta Militer, Dubes Myanmar di Inggris Didepak dari Kedutaan

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 08 April 2021 | 14:46 WIB
Menentang Junta Militer, Dubes Myanmar di Inggris Didepak dari Kedutaan
Panglima militer Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing. (AFP)

Suara.com - Duta Besar Myanmar untuk Inggris, Kyaw Zwar Minn, didepak dan tidak diperkenankan masuk ke kedutaannya sendiri pada hari Rabu, setelah menentang aksi kudeta militer.

"Saya telah dikunci," kata duta besar kepada kantor berita Reuters, menyebut tindakan dari rekannya tersebut sebagai sebagai "kudeta di tengah London."

Menyadur New York Times, Kamis (7/4/2021) sebuah sumber diplomatik mengkonfirmasi bahwa Kyaw Zwar Minn telah dikeluarkan dari kedutaan.

Laporan media Inggris menyebutkan bahwa wakil duta besar, Chit Win, telah mengambil alih kedutaan dengan bantuan seorang atase militer.

Bulan lalu, Kyaw Zwar Minn memutuskan hubungan dengan penguasa militer Myanmar dengan mengeluarkan pernyataan yang menyerukan pembebasan Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint.

"Diplomasi adalah satu-satunya tanggapan dan jawaban atas kebuntuan saat ini," tulisnya dalam komentar di situs web kedutaan pada Rabu malam.

Penyiar negara Myanmar kemudian mengatakan bahwa Kyaw Zwar Minn akan dipulangkan karena membuat pernyataan yang tidak sah.

Tindakan Kyaw Zwar Minn tersebut mendapat dukungan dari Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab dengan memuji "keberanian dan patriotismenya dalam membela apa yang benar".

"Kami bergabung dengan seruannya untuk segera membebaskan Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint, dan untuk kembali ke pemerintahan yang demokratis," jelas Raab.

baca juga

Pemerintah AS dan Inggris telah mengumumkan sanksi finansial terhadap militer Myanmar dan menuntut pemulihan demokrasi.

Pemerintahan Biden juga menangguhkan pakta perdagangan dengan Myanmar menyusul tindakan baru-baru ini oleh Tatmadaw, militer negara itu, karena melakukan penindasan terhadap warga sipil.

Sejak Februari, ribuan orang terluka dan lebih dari 550 tewas saat menggelar aksi demonstrasi, termasuk banyak pengunjuk rasa muda.

Kyaw Zwar Minn bukanlah diplomat Myanmar pertama yang menyuarakan keprihatinan atas pengambilalihan militer. Pada bulan Februari, duta besar negara untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Kyaw Moe Tun, mengkritik penguasa militer negara itu di depan Sidang Umum PBB.

Tak lama setelah itu, militer langsung mengatakan jika Kyaw Moe Tun tidak lagi bertugas untuk Myanmar dan segera digantikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikut Aksi Protes Anti-Kudeta, Biksu Ini Ditangkap Militer Myanmar

Ikut Aksi Protes Anti-Kudeta, Biksu Ini Ditangkap Militer Myanmar

News | Kamis, 08 April 2021 | 13:16 WIB

Ikut Kritik Miss Eco Indonesia, Roy Suryo: Mengingatkan ke Siapa ya?

Ikut Kritik Miss Eco Indonesia, Roy Suryo: Mengingatkan ke Siapa ya?

Hits | Kamis, 08 April 2021 | 10:32 WIB

Myanmar Diguncang Ledakan, Salah Satunya di Dekat Kamp Keluarga Militer

Myanmar Diguncang Ledakan, Salah Satunya di Dekat Kamp Keluarga Militer

News | Kamis, 08 April 2021 | 10:22 WIB

Terkini

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:40 WIB

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Sumut | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:22 WIB

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:07 WIB

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

Sport | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik

Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:02 WIB

×