Sedang Gelombang Dua Covid-19,Ratusan Ribu Warga India Turun ke Sungai

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 13 April 2021 | 12:36 WIB
Sedang Gelombang Dua Covid-19,Ratusan Ribu Warga India Turun ke Sungai
Sejumlah orang menggelar ritual mandi di Sungai Gangga India (Shutterstock)

Suara.com - Ratusan ribu warga India turun ke sungai untuk merayakan festival Kumbl Mela, di saat negara tersebut menghadapi gelombang kedua Covid-19.

Menyadur CNN, Selasa (13/4/2021) ratusan ribu umat Hindu memadati jalan-jalan di kota Haridwar, di India utara, pada hari Senin untuk melakukan ritual agama terbesar.

Sebanyak 5 juta pengunjung diperkirakan ikut berpartisipasi dalam festival keagamaan tersebut, yang sempat tertunda tahun ini karena pandemi virus corona.

Di festival tersebut, umat membasuh dosa mereka di air suci sungai, yang diyakini berubah menjadi "amrita" - nektar keabadian - pada hari-hari baik seperti Senin.

Setidaknya 650.000 umat Hindu di wilayah tersebut mandi di sungai pada Senin, menurut Inspektur polisi Jenderal Sanjay Gunjyal.

Diperkirakan akan ada 11.000 hingga 18.000 orang akan melakukan ritual tersebut, tersebar di 15 tepi sungai utama, kata Mukesh Thakur, seorang pejabat senior polisi.

Festival tersebut menyebabkan kekhawatiran saat India berjuang mengatasi gelombang kedua Covid-19, dengan kasus yang meningkat secara dramatis setiap hari.

"Jarak sosial terbukti sangat sulit," kata Gunjyal. "Jika kami mencoba untuk menegakkannya maka itu bisa mengarah pada penyerbuan - itulah mengapa, meski ingin, kami tidak dapat menerapkan jarak sosial di tepi sungai ini."

Dia menambahkan pihak berwenang "terus mengimbau orang-orang untuk memakai masker dan mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19."

India melaporkan 168.912 kasus Covid-19 baru pada Senin, angka harian tertinggi selama enam hari berturut-turut, menurut data dari Kementerian Kesehatan India.

Gelombang kedua, yang dimulai pada Maret, jauh melampaui gelombang pertama tahun lalu, ketika pada puncaknya pada bulan September kasus harian melewati 97.000 kasus.

Di Kota Haridwar, negara bagian Uttarakhand, pihak berwenang telah menerapkan langkah-langkah untuk mencoba menahan risiko penyebaran virus selama Kumbh Mela.

Termasuk memasang kamera canggih di berbagai tepi sungai dan 15.000 personel keamanan yang dikerahkan untuk menangani pengendalian massa, kata Thakur.

"Kamera memiliki sensor yang memperingatkan kami ketika jumlah mobil di area parkir atau lalu lintas pejalan kaki melewati ambang batas dan kami dapat berkomunikasi dengan orang-orang di darat untuk membubarkan kerumunan," kata Thakur.

"Kamera juga mendeteksi jika orang tidak memakai masker dan petugas di darat segera mengeluarkan tiket untuk orang-orang itu." sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Lonjakan Covid-19 Saat Ramadhan, Pemerintah Diminta Berkaca ke India

Cegah Lonjakan Covid-19 Saat Ramadhan, Pemerintah Diminta Berkaca ke India

News | Selasa, 13 April 2021 | 09:20 WIB

Tetap Latihan di Tengah Bulan Ramadan, Fajar Alfian: Ini Sulit

Tetap Latihan di Tengah Bulan Ramadan, Fajar Alfian: Ini Sulit

Sport | Senin, 12 April 2021 | 18:37 WIB

Kasus Meroket Lagi, India Larang Ekspor Obat hingga Bahan Vaksin Covid-19

Kasus Meroket Lagi, India Larang Ekspor Obat hingga Bahan Vaksin Covid-19

News | Senin, 12 April 2021 | 13:15 WIB

Terkini

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB

Fakta-fakta  Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan

Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:57 WIB

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:33 WIB

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:13 WIB

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:11 WIB

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:50 WIB

Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana

Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:35 WIB

Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak  Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya

Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB