Jadi Pertama di Dunia, Denmark Resmi Setop Gunakan Vaksin AstraZeneca

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 15 April 2021 | 10:51 WIB
Jadi Pertama di Dunia, Denmark Resmi Setop Gunakan Vaksin AstraZeneca
Ilustrasi vaksin AstraZeneca (Kolase foto/Unsplash/dok. istimewa)

Suara.com - Otoritas Kesehatan Denmark mengonfirmasi pada Rabu (14/4/2021), bahwa mereka akan berhenti menggunakan vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca, menjadi negara pertama di dunia.

"Otoritas Kesehatan Denmark telah memutuskan untuk melanjutkan vaksinasi terhadap Covid-19 tanpa vaksin dari AstraZeneca," katanya dalam sebuah pernyataan disadur dari Global News, Kamis (15/4/2021).

Keputusan tersebut dapat menunda peluncuran program vaksinasi negara itu hingga empat minggu, berdasarkan pernyataan sebelumnya oleh badan kesehatan.

Badan pengawas obat Uni Eropa (EMA) mengatakan pekan lalu telah menemukan kemungkinan hubungan antara vaksin dan kasus pembekuan darah yang sangat langka.

Di sisi lain, EMA juga mengatakan risiko kematian akibat Covid-19 "jauh lebih besar" daripada risiko kematian akibat efek samping dari vaksin yang jarang terjadi tersebut.

Namun, regulator menyerahkan kepada masing-masing negara anggotanya untuk membuat penilaian risiko mereka sendiri dan memutuskan bagaimana mengelola vaksin berdasarkan kondisi.

Serentetan negara di seluruh dunia, termasuk Prancis dan Jerman, telah kembali memberikan vaksin kepada warganya, kebanyakan mereka yang berusia di atas 50 atau 60 tahun.

Denmark, negara berpenduduk 5,8 juta orang, sedang dalam proses membuka kembali sekolah, restoran, pusat perbelanjaan dan kegiatan budaya, setelah tingkat infeksi harian menurun menjadi 500-600 dalam sehari.

Direktur Otoritas Kesehatan Denmark Soren Brostrom mengatakan bulan lalu bahwa Denmark "mengikuti prinsip kehati-hatian" sehubungan dengan vaksin AstraZeneca.

baca juga

Denmark menjadi negara pertama yang pada awalnya menangguhkan semua penggunaan vaksin pada bulan Maret karena masalah keamanan.

Sebelumnya Denmark juga telah menghentikan vaksin Johnson & Johnson untuk menunggu penyelidikan lebih lanjut mengenai kemungkinan kaitannya dengan kasus pembekuan darah yang langka.

Hampir satu juta orang Denmark telah menerima suntikan pertama mereka, 77% dengan vaksin Pfizer-BioNTech, 7,8 persen dengan suntikan Moderna dan 15,3 persen dengan suntikan AstraZeneca, sebelum ditangguhkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Umat Hindu Berkumpul di Sungai Gangga, India Catat Rekor Covid-19

Ribuan Umat Hindu Berkumpul di Sungai Gangga, India Catat Rekor Covid-19

News | Kamis, 15 April 2021 | 07:05 WIB

Mendagri Minta Kepala Daerah Terpilih Berperan Aktif Tekan Laju Covid-19

Mendagri Minta Kepala Daerah Terpilih Berperan Aktif Tekan Laju Covid-19

News | Kamis, 15 April 2021 | 06:38 WIB

Satpolres Karimun Bakal Gelar Operasi, Ini Fokus Sasarannya

Satpolres Karimun Bakal Gelar Operasi, Ini Fokus Sasarannya

Batam | Kamis, 15 April 2021 | 06:25 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×