alexametrics

Bambu Senggol Kabel, 15 Warga Tersengat Listrik di Desa Kedungsoko Lamongan

Siswanto
Bambu Senggol Kabel, 15 Warga Tersengat Listrik di Desa Kedungsoko Lamongan
Ilustrasi listrik (Shutterstock)

Tak dinyana, bambu basah yang mereka pegang tiba-tiba ditiup angin kencang sehingga menempel pada kabel listrik.

Suara.com - Lima belas warga Dusun Kedunsumber, Desa Kedungsoko, Kecamatan Mantup, Lamongan, Jawa Timur, tersengat listrik dan satu orang di antaranya meninggal dunia.

Awal mulanya, belasan pemuda yang tergabung dalam komunitas Shorenk sedang memasang banner berisi ucapan selamat berpuasa di tempat publik pada Selasa (19/4/2021). Banner tersebut disangga dengan bambu.

Tak dinyana, bambu basah yang mereka pegang tiba-tiba ditiup angin kencang sehingga menempel pada kabel listrik.

“Kami dan teman-teman terpental, termasuk korban,” ujar Harianto, salah seorang saksi, dalam laporan Beritajatim.

Baca Juga: Curi Start Sebelum Larangan Mudik, TKI Asal Lamongan Pulang Kampung Duluan

Empat belas pemuda selamat, tetapi malang bagi Fatkhurrohman (25), warga asal Kedungbunder, RT 2, RW 2. Dia langsung pingsan.

Fatkhurrohman meninggal dunia dalam perjalanan ke puskesmas daerah setempat.

“Korban meninggal, diduga akibat insiden aliran listrik yang tersangkut di tiang banner saat dipasang di jalan desa. Pihak keluarga menolak korban untuk diautopsi, dan mengihlaskannya sebagai ujian dan takdir,” kata Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Lamongan Inspektur Polisi Satu Estu Kwindardi.

Komentar