Penyidik KPK Ditangkap Dugaan Pemerasan, MAKI: Hentikan Narasi KPK Hebat

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 22 April 2021 | 10:36 WIB
Penyidik KPK Ditangkap Dugaan Pemerasan, MAKI: Hentikan Narasi KPK Hebat
Gedung KPK merah putih di Jakarta. (Antara)

Suara.com - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, meminta pimpinan dan dewan pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk introspeksi diri. Hal ini menyusul sejumlah persoalan yang terjadi di internalnya.

Terbaru diketahui, salah satu penyidiknya berinisial AKP SR dari unsur Polri ditangkap karena dugaan pemerasan terhadap pejabat pemerintah kota Tanjung Balai, Sumatera Utara.

Boyamin juga meminta KPK menghentikan narasi-narasi yang selama ini dinilainya membodohi, yang menyebut lembaga antikorupsi itu hebat.

“Ini menjadi introspeksi Dewas KPK dan juga pimpinan, mereka tidak boleh lagi menarasi-narasikan yang selalu membodohi dengan kalimat KPK tetap kuat, KPK tetap hebat, KPK tetap melakukan pencegahan. Dan ternyata omongan narasi-narasi itu tidak terbukti,” tegas Boyamin saat dihubungi Suara.com, Rabu (21/4/2021).

Selain dugaan pemerasan itu, KPK juga harus segera mendalami kebocoran informasi penggeledahan di kantor PT Jhonlin, Kalimantan Selatan, terkait perkara suap pajak. Menurutnya kedua perkara itu, sangat krusial.

“Membereskan dua hal yang paling krusial dalam belakangan ini adalah kebocoran informasi penggeledahan di Kalimantan, dan juga pemerasan oleh oknum KPK, berinisial AKP SR itu,” kata Boyamin.

Ia kemudian mendesak agar para petinggi di KPK, khususnya Firli Bahuri untuk segera melakukan perbaikan.

Nantinya MAKI akan meminta Firli dan kawan-kawan untuk mundur dari jabatannya jika dalam waktu tiga sampai enam bulan tidak ada hasil yang memuaskan.

“Saya akan menunggu sampai tiga bulan enam bulan, kalau ini tidak ada perbaikan dan prestasi yang hebat, maka saya minta pimpinan KPK mundur saja, dan dilakukan pemilihan ulang oleh pansel oleh presiden yang lebih bebas untuk memilih. Dan mungkin tidak ada lagi dugaan transaksional di DPR,” ujar Boyamin.

baca juga

Seperti diketahui, Propam Polri bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap penyidik berinisial AKP SR.

Penyidik KPK dari unsur polri itu ditangkap karena diduga melakukan tindak pidana pemerasan. Ia ditangkap pada Selasa (20/4/2021).

"Propam Polri bersama KPK mengamankan penyidik KPK inisial AKP SR," kata Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, kepada wartawan, Rabu (21/4/2021).

Ferdy menuturkan, penyidikan kasus akan dilakukan oleh KPK namun tetap berkoordinasi dengan Propam Polri.

“Penyidikan kasus tersebut dilakukan oleh KPK, namun demikian tetap berkoordinasi dengan Propam Polri," katanya.

Sebelumnya, oknum penyidik KPK dikabarkan meminta uang kepada pejabat Tanjung Balai hingga Rp 1,5 miliar.

Hal itu dilakukan untuk membantu pejabat Tanjungbalai agar tidak dijerat dalam kasus korupsi yang tengah diselidiki KPK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyidik KPK Ditangkap Kasus Pemerasan Pejabat, ICW Bilang Internal Bobrok

Penyidik KPK Ditangkap Kasus Pemerasan Pejabat, ICW Bilang Internal Bobrok

Sumbar | Kamis, 22 April 2021 | 08:15 WIB

MAKI Beberkan Hubungan Penangkapan Penyidik KPK dan Eks Wali Kota Cimahi

MAKI Beberkan Hubungan Penangkapan Penyidik KPK dan Eks Wali Kota Cimahi

Jabar | Kamis, 22 April 2021 | 03:33 WIB

Pemerasan oleh Penyidik KPK, ICW: Ada Keterkaitan SP3 Kasus Korupsi

Pemerasan oleh Penyidik KPK, ICW: Ada Keterkaitan SP3 Kasus Korupsi

News | Kamis, 22 April 2021 | 05:00 WIB

Penyidik KPK Ditangkap Kasus Pemerasan, ICW: Pengelolaan Internal Bobrok

Penyidik KPK Ditangkap Kasus Pemerasan, ICW: Pengelolaan Internal Bobrok

News | Kamis, 22 April 2021 | 03:20 WIB

MAKI: Penangkapan Penyidik KPK Ada Kaitan dengan eks Wali Kota Cimahi

MAKI: Penangkapan Penyidik KPK Ada Kaitan dengan eks Wali Kota Cimahi

News | Kamis, 22 April 2021 | 01:05 WIB

Terkini

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

×