Jual Cairan Pemutih sebagai Obat Covid-19, Satu Keluarga Terancam Bui

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 27 April 2021 | 10:53 WIB
Jual Cairan Pemutih sebagai Obat Covid-19, Satu Keluarga Terancam Bui
Ilustrasi cairan pemutih.[Shutterstock]

Suara.com - Sebuah keluarga di Florida menjual ribuan botol cairan pemutih industri beracun dengan menyebutnya sebagai obat ajaib yang bisa menangkal virus corona.

Menyadur Sky News, Selasa (27/4/2021) Mark Grenon (62), dan putranya Jonathan, Jordan, dan Joseph diduga meraup keuntungan dari bisnis tersebut lebih dari 1 juta dolar (Rp 14,5 miliar).

Keluarga tersebut menjual "Miracle Mineral Solution" dan mengklaim ramuan itu dapat menyembuhkan penyakit termasuk kanker, malaria, dan Covid-19.

Para pejabat mengatakan larutan yang dijual sebenarnya adalah klorin dioksida, yang biasanya digunakan untuk pengolahan air industri dan bisa mematikan jika tertelan.

Pihak berwenang belum menyetujui zat itu untuk penggunaan medis dan mengatakan berbahaya jika masuk ke saluran pencernaan. Masyarakat juga diperingatkan agar tidak menggunakannya untuk alasan apa pun.

Dokumen pengadilan menunjukkan zat itu dijual dan dipasarkan oleh sebuah gereja non-agama bernama Gereja Kesehatan dan Penyembuhan Genesis II.

Di gereja tersebut, Mark Grenon berperan sebagai uskup agung sedangkan anak-anaknya diangkat sebagai pembantunya.

Pihak berwenang telah memerintahkan mereka untuk berhenti menjual produk tersebut April lalu, tetapi perintah pengadilan tersebut diabaikan.

Keluarga Grenons kemudian didakwa melakukan penipuan dan melanggar perintah pengadilan sipil dan mereka menghadapi kemungkinan hukuman seumur hidup jika terbukti bersalah.

baca juga

Menurut dokumen pengadilan, keluarga tersebut membuat solusi tersebut di sebuah gudang di Bradenton, selatan Tampa.

Setelah menggerebek gudang tersebut, pihak berwenang menemukan lusinan drum cairan kimia, 10.000 pon natrium nitrat, dan ribuan botol larutan, menurut kantor pengacara AS untuk Florida selatan.

Keluarga tersebut telah menjual lebih dari 28.000 botol dan mendapat lonjakan pendapatan yang besar - dari rata-rata 32.000 dolar (Rp 463 juta) sebulan menjadi 123.000 dolar (Rp 1,7 miliar).

Dua putranya, Jordan dan Jonathan Grenon, ditangkap dan dijadwalkan akan didakwa pada hari Senin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO: Situasi Covid-19 di India Sangat Memilukan

WHO: Situasi Covid-19 di India Sangat Memilukan

News | Selasa, 27 April 2021 | 05:52 WIB

Melonjak, Pasien Positif Corona di Sumut Bertambah 69 Orang

Melonjak, Pasien Positif Corona di Sumut Bertambah 69 Orang

Sumut | Senin, 26 April 2021 | 23:59 WIB

Tambah 749 Pasien, Jumlah Kasus Corona Jakarta Capai 405.812 Orang

Tambah 749 Pasien, Jumlah Kasus Corona Jakarta Capai 405.812 Orang

News | Senin, 26 April 2021 | 21:42 WIB

Terkini

Unggahan 'Tak Peka' Istri Gubernur Kaltim Soal Motivasi Disorot Warganet di Tengah Kebakaran Hutan

Unggahan 'Tak Peka' Istri Gubernur Kaltim Soal Motivasi Disorot Warganet di Tengah Kebakaran Hutan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:40 WIB

BI Bongkar Biang Kerok Rupiah Terus Anjlok ke Level Rp17.955

BI Bongkar Biang Kerok Rupiah Terus Anjlok ke Level Rp17.955

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Warga Batam Diminta Waspada: Kualitas Udara Memburuk, Jarak Pandang Terbatas

Warga Batam Diminta Waspada: Kualitas Udara Memburuk, Jarak Pandang Terbatas

Batam | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:31 WIB

LPDB Koperasi Bawa Pengalaman Dana Bergulir Indonesia ke Forum Koperasi Pertanian ASEAN

LPDB Koperasi Bawa Pengalaman Dana Bergulir Indonesia ke Forum Koperasi Pertanian ASEAN

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:31 WIB

Kualitas Udara Indonesia Hari Ini Masuk Kategori Berbahaya, Cek 10 Kota Paling Berpolusi

Kualitas Udara Indonesia Hari Ini Masuk Kategori Berbahaya, Cek 10 Kota Paling Berpolusi

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Take Charge of My Heart: Saat Setruman Listrik Jadi Pengisi Daya Cinta

Take Charge of My Heart: Saat Setruman Listrik Jadi Pengisi Daya Cinta

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Kelakar 'Batuk Prabowo', Siasat SBY Jaga Relevansi Tanpa Terlihat Mengkritik

Kelakar 'Batuk Prabowo', Siasat SBY Jaga Relevansi Tanpa Terlihat Mengkritik

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29 WIB

3 Sepatu Lari Lokal Murah di Bawah Rp200 Ribu, Lengkap Review Pembeli

3 Sepatu Lari Lokal Murah di Bawah Rp200 Ribu, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tertipu Sponsor, Pekerja Migran Asal Madura Terjebak di Libya dalam Kondisi Memprihatinkan

Tertipu Sponsor, Pekerja Migran Asal Madura Terjebak di Libya dalam Kondisi Memprihatinkan

Jatim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Harga HP Entry-Level RAM 8 GB dan Memori 256 GB Terbaru, Mana Paling Layak Beli?

Harga HP Entry-Level RAM 8 GB dan Memori 256 GB Terbaru, Mana Paling Layak Beli?

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:26 WIB

×