CEK FAKTA: SBY Janji Jadikan Indonesia Negara Maju Jika Masuk Pemerintahan?

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 27 April 2021 | 12:24 WIB
CEK FAKTA: SBY Janji Jadikan Indonesia Negara Maju Jika Masuk Pemerintahan?
Fakta janji SBY bawa Indonesia jadi negara maju (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjanji akan membawa Indonesia menjadi negara maju jika partai besutannya masuk ke pemerintahan.

Narasi tersebut dimuat oleh akun Facebook bernama Eben Haezer. Akun tersebut membagikan status dan foto tangkapan layar sebuah artikel berjudul "SBY: Jika Demokrat dipercaya lagi menjalankan pemerintahan, Saya janji Indonesia akan kami jadikan Negara Maju"

Akun tersebut juga menambahkan narasi dalam unggahannya sebagai berikut:

"Bikin maju belum ada buktinya, kalau mangkrak mah iya, korupsinya nambah".

Benarkah klaim tersebut?

Fakta janji SBY bawa Indonesia jadi negara maju (Turnbackhoax.id)
Fakta janji SBY bawa Indonesia jadi negara maju (Turnbackhoax.id)

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Selasa (27/4/2021), klaim yang menyebut SBY berjanji menjadikan Indonesia negara maju adalah klaim yang salah.

Setelah ditelusuri, tidak ada sumber kredibel yang menyebutkan SBY menyatakan janji tersebut selain diunggah dalam laman blogspot parbengkeldoau.blogspot.com.

Tulisan dalam blog tersebut dimuat pada 2017 silam.

baca juga

Secara keseluruhan tulisan di blog tersebut membahas mengenai pidato sambutan SBY dalam rangka HUT ke-16 Partai Demokrat.

Fakta janji SBY bawa Indonesia jadi negara maju (Turnbackhoax.id)
Fakta janji SBY bawa Indonesia jadi negara maju (Turnbackhoax.id)

Adapun dalam draf naskah pidato SBY dalam sambutan HUT ke-16 Partai Demokrat pernah dimuat dalam press release di laman resmi Partai Demokrat, www.demokrat.or.id.

Dalam draf naskah pidato tersebut juga tidak ditemukan pernyataan janji SBY seperti yang dinarasikan oleh akun Facebook tersebut.

Naskah tersebut hanya berisi sejarah Demokrat dari masa ke masa dan serangkaian harapan di ulang tahun Partai Demokrat ke-16.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut SBY berjanji membawa Indonesia menjadi negara maju adalah klaim yang keliru.

Klaim tersebut merupakan klaim hoaks yang masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Lansia Pakai Alat Bantu Pernapasan di Jalan, Efek Ledakan Corona

CEK FAKTA: Lansia Pakai Alat Bantu Pernapasan di Jalan, Efek Ledakan Corona

Hits | Senin, 26 April 2021 | 17:00 WIB

CEK FAKTA: Sebelum Lebaran, MUI Terbitkan Fatwa Haram Main Game Free Fire?

CEK FAKTA: Sebelum Lebaran, MUI Terbitkan Fatwa Haram Main Game Free Fire?

Hits | Senin, 26 April 2021 | 16:24 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Ini Video Detik-detik Penyelamatan KRI Nanggala-402?

CEK FAKTA: Benarkah Ini Video Detik-detik Penyelamatan KRI Nanggala-402?

Hits | Sabtu, 24 April 2021 | 18:46 WIB

Terkini

Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK

Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:31 WIB

Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan  Anak

Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:15 WIB

Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete

Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 06:55 WIB

Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran

Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 06:00 WIB

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

×