Tekan Virus Covid-19, Turki Terapkan Lockdown hingga usai Idul Fitri

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 27 April 2021 | 15:49 WIB
Tekan Virus Covid-19, Turki Terapkan Lockdown hingga usai Idul Fitri
Presiden Turki, Tayyib Erdogan. [Anadolu Agency]

Suara.com - Turki mengumumkan akan memberlakukan lockdown mulai Kamis malam hingga 17 Mei untuk menekan penyebaran virus corona.

Melansir Anadolu Agency, Selasa (27/4/2021), Presiden Erdogan mengatakan pada Senin (26/4/2021) semua tempat kerja akan menangguhkan aktivitasnya atau beralih ke model work from home (WFH) selama pembatasan berlangsung, kecuali mereka yang dikecualikan oleh Kementerian Dalam Negeri seperti sektor makanan dan manufaktur.

Keputusan tersebut akan berlangsung selama bulan suci Ramadhan, sekaligus tiga hari setelah hari raya Idul Fitri.

“Pada saat Eropa memasuki fase pembukaan kembali, kami harus segera mengurangi jumlah kasus kami menjadi kurang dari 5.000 agar tidak tertinggal,” kata Presiden Recep Tayyip Erdogan, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

“Jika tidak, kami akan menghadapi konsekuensi di setiap bidang mulai dari pariwisata hingga perdagangan dan pendidikan,” lanjutnya.

Ia mengatakan, kafe dan restoran hanya akan menawarkan layanan delivery, sementara supermarket akan tutup pada hari Minggu.

Semua perjalanan antarkota disebut akan mendapatkan izin, sedangkan angkutan umum akan beroperasi dengan kapasitas maksimal 50 persen

Perjalanan menggunakan reservasi juga disebut tak akan lagi diizinkan.

Berdasarkan langkah-langkah penanganan Covid-19 sebelumnya, mereka yang memiliki reservasi dapat melakukan perjalanan lintas kota. Namun, untuk lockdown kali ini, seluruhnya harus menaati aturan pembatasan jam malam dan perjalanan, sehingga reservasi tidak diperkenankan.

Erdogan mengatakan pendidikan tatap muka di semua institusi, termasuk taman kanak-kanak dan playgroup, akan tetap ditangguhkan dan semua ujian akan ditunda.

Ia menegaskan bahwa tidak ada biaya tambahan yang diperlukan untuk layanan di unit perawatan intensif dan vaksinasi di rumah sakit swasta.

Hingga kini, Turki mencatat lebih dari 37.000 kasus terkonfirmasi dalam 24 jam terakhir.

Infeksi baru ini menyebabkan total keseluruhan kasus Covid-19 di Turki menjadi lebih dari 4,6 juta kasus, dengan 38.711 kematian.

Sejauh ini, Turki telah memberikan lebih dari 21,52 juta suntikan vaksinasi. Lebih dari 13,33 juta orang telah mendapatkan dosis pertama, sementara 8,18 juta lainnya sudah divaksinasi lengkap.

Untuk menekan peningkatan kasus Covid-19, Turki telah memberlakukan langkah khusus selama dua minggu pertama Ramadhan. Pemberlakukan jam malam pada hari kerja dimulai pukul 7 malam (dimajukan dari sebelumnya pukul 9 malam) sampai pukul 5 pagi. Perjalanan antarkota akan dilarang selama pembatasan, kecuali untuk keadaan darurat. Jam malam pada akhir pekan juga berlanjut di kota-kota yang berisiko tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejala Virus Corona Covid-19, Jangan Abaikan 5 Perubahan Suara Ini!

Gejala Virus Corona Covid-19, Jangan Abaikan 5 Perubahan Suara Ini!

Health | Selasa, 27 April 2021 | 14:52 WIB

Kabar Baik, Ilmuwan Temukan Pil Potensial untuk Bunuh Virus Corona Covid-19

Kabar Baik, Ilmuwan Temukan Pil Potensial untuk Bunuh Virus Corona Covid-19

Health | Selasa, 27 April 2021 | 13:51 WIB

Pemkab Tangerang Lockdown Satu RW Usai 46 Warga Positif Covid-19

Pemkab Tangerang Lockdown Satu RW Usai 46 Warga Positif Covid-19

Jakarta | Senin, 26 April 2021 | 19:44 WIB

Berkurang Terus, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.544 Pasien Positif Covid-19

Berkurang Terus, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.544 Pasien Positif Covid-19

News | Senin, 26 April 2021 | 12:06 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB