Dokter Penentang Vaksin Virus Corona Meninggal Dunia karena Covid-19

Reza Gunadha, BBC

Sabtu, 01 Mei 2021 | 19:09 WIB
Dokter Penentang Vaksin Virus Corona Meninggal Dunia karena Covid-19
Dokter Stephen Karanja yang anti vaksin covid-19 meninggal dunia karena terinfeksi virus corona. [BBC]

Suara.com - Seorang dokter kenamaan yang menentang vaksin virus corona dan dikenal sebagai pendukung teori konspirasi meninggal dunia setelah mengidap Covid-19.

Stephen Karanja, dokter yang terkenal karena menentang vaksin virus corona serta pendukung teori konspirasi, meninggal dunia hari Kamis (29/4/2021) akibat covid-19.

Dia sempat dirawat di satu rumah sakit swasta di ibu kota Kenya, Nairobi. Saat masih hidup, Dr Karanja adalah ketua asosiasi dokter Katolik Kenya. Di organisasi ini, dia digambarkan sebagai "dokter pejuang sejati".

Dia tidak setuju dengan suntikan vaksin untuk menekan pandemi Covid-19 dengan mengatakan "vaksinasi sama sekali tak diperlukan".

Penyebaran Covid-19, menurutnya, bisa ditekan "cukup dengan mengenakan masker".

Media di Kenya memberitakan Dr Karanja—yang merupakan dokter spesialis kandungan—menuduh pemerintah "tidak mengeluarkan informasi yang akurat terkait infeksi Covid-19".

Ia mengeklaim Covid-19 bisa diatasi dengan "obat biasa dan murah yang tersedia di pasar".

Ia juga mengatakan, Covid-19 "bisa dilawan dengan menghirup uap air".

Disebutkannya, pemerintah "bisa mencegah orang-orang jatuh sakit, bisa menekan anggaran, dan bahkan mencegah kematian seandainya memanfaatkan obat-obat preventif ketika melawan Covid-19".

baca juga

Namun klaim ini dengan cepat dibantah oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Konferensi Uskup Katolik Kenya (KCCB).

Dalam satu pernyataan, KCCB mengatakan, "Kami ingin menekankan bahwa vaksin Covid-19 sangat penting untuk melindungi kita semua ... selain [protokol kesehatn] seperti mencuci tangan, menjaga jarak, dan mengenakan masker."

Mereka menyebut klaim Dr Karanaja "keliru dan menyebabkan ketidakpastian".

Dalam video yang beredar di media sosial pada akhir Maret, Dr Karanja mengkritik penerapan lockdown atau karantina wilayah di lima wilayah di Kenya.

Ia mengatakan karantina wilayah "tidak efektif dari sisi medis".

"Ketika Anda mengkarantina orang, Anda sebenarnya tidak sedang mengatasi penyakit. Ini tak berguna, berbahaya, dan harus dicabut sesegera mungkin," kata Dr Karanja seperti dikutip media Kenya.

Dr Karanja juga dikenal sebagai pendukung teori konspirasi bahwa pandemi Covid-19 "sengaja disebar sebagai alat untuk mengurangi jumlah penduduk".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik! Hari Ini Indonesia Terima Setengah Juta Dosis Vaksin Covid-19

Kabar Baik! Hari Ini Indonesia Terima Setengah Juta Dosis Vaksin Covid-19

Health | Sabtu, 01 Mei 2021 | 15:04 WIB

Bolehkah Merokok usai Suntik Vaksin Covid-19? Ini Saran Ahli!

Bolehkah Merokok usai Suntik Vaksin Covid-19? Ini Saran Ahli!

Health | Sabtu, 01 Mei 2021 | 16:00 WIB

Rangga Sunda Empire Klaim Vaksin Covid-19 Seluruh Dunia Disahkan di Bandung

Rangga Sunda Empire Klaim Vaksin Covid-19 Seluruh Dunia Disahkan di Bandung

Bekaci | Sabtu, 01 Mei 2021 | 04:46 WIB

Tim KIPI Investigasi Kasus Guru Honorer yang Lumpuh usai Divaksin Covid-19

Tim KIPI Investigasi Kasus Guru Honorer yang Lumpuh usai Divaksin Covid-19

Jabar | Sabtu, 01 Mei 2021 | 07:00 WIB

Indonesia Kedatangan Vaksin Covid-19 Lagi, dari Sinovac dan Sinopharm

Indonesia Kedatangan Vaksin Covid-19 Lagi, dari Sinovac dan Sinopharm

Health | Jum'at, 30 April 2021 | 17:25 WIB

RI Dapat Kiriman Vaksin dari China: Sinovac 6 juta Dosis, Sinopharm 482.400

RI Dapat Kiriman Vaksin dari China: Sinovac 6 juta Dosis, Sinopharm 482.400

News | Jum'at, 30 April 2021 | 14:24 WIB

Beda dengan Vaksin Covid-19 Lain, Vaksin Moderna Bisa Disimpan Lebih Lama!

Beda dengan Vaksin Covid-19 Lain, Vaksin Moderna Bisa Disimpan Lebih Lama!

Health | Jum'at, 30 April 2021 | 13:00 WIB

Terkini

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

Sumsel | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:05 WIB

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:04 WIB

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

×