Eks Pegawai KPK: 75 Pegawai Tak Lolos TWK Adalah Upaya Buat Mengkebiri

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Minggu, 09 Mei 2021 | 18:47 WIB
Eks Pegawai KPK: 75 Pegawai Tak Lolos TWK Adalah Upaya Buat Mengkebiri
Eks Pegawai KPK, Nanang Farid Syam, dalam sebuah acara. [Dok. pribadi / versi artistik]

Suara.com - Eks pegawai senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Nanang Farid Syam menyebut 75 pegawai KPK yang dikabarkan tidak lulus tes wawasan kebangsaan atau TWK merupakan pegawai terbaik. Dia menduga TWK tersebut merupakan upaya untuk menyingkirkan orang-orang berintegritas di KPK.

Hal itu disampaikan Nanang dalam diskusi bertajuk 'Senjakala Pemberantasan Korupsi Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi' pada Minggu (9/5/2021). Nanang yang merupakan mantan Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK itu menyebut sebagain besar dari 75 pegawai yang tidak lolos TWK dikenalnya sebagai orang-orang berintegritas dan tengah menangani kasus-kasus korupsi besar.

"Jadi sulit bagi kita untuk tidak suudzon. Sulit bagi kita untuk tidak menduga ini adalah upaya sistematis untuk mengebiri mereka-mereka yang teguh dan mereka-mereka yang kuat dalam menegakkan integritas," kata Nanang.

Nanang menjelaskan, seluruh pegawai KPK sejak awal telah melewati serangkaian tes yang ketat. Bahkan, mereka juga menempuh pendidikan dan pengembangan wawasan kebangsaan di Secapa Polri di Sukabumi, Jawa Barat.

"Kami melakukan induksi selama satu bulan lebih kurang, dan itu isinya tentang wawasan kebangsaan. Kita bicara tentang nilai-nilai Pancasila, Integritas, dan mungkin hanyalah 80 persen yang kita kemudian berbicara tentang teknis pekerjaan," ujarnya.

Menurut Nanang, keteguhan pegawai KPK selama menjalankan tugasnya merupakan bagian dari nilai-nilai wawasan kebangsaan yang mereka anut. Sehingga, dia heran jika saat ini orang-orang yang dikenalnya berintegritas justru dinyatakan tak lolos TWK.

"Aneh saja kiranya nama-nama yang saya kenal sangat berintegritas dan bahkan mereka itu adalah panutan di KPK. Mereka adalah satgas-satgas terbaik yang hari ini sedang menangani perkara-perkara besar," bebernya.

Sebanyak 1.351 pegawai KPK mengikuti TWK. Hasilnya, 1.274 pegawai dinyatakan memenuhi syarat atau lulus, 75 pegawai tidak memenuhi syarat, dan dua pegawai tidak hadir.

Beredar kabar, salah satu pegawai yang tidak lolos TWK ialah penyidik senior KPK Novel Baswedan. Belakangan, banyak pihak yang menyoroti beberapa poin soal dalam TWK yang dinilai konyol.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Tak Bakal Pecat 75 Pegawai Tak Lolos TWK, Ini Dalih Pimpinan KPK

Klaim Tak Bakal Pecat 75 Pegawai Tak Lolos TWK, Ini Dalih Pimpinan KPK

News | Minggu, 09 Mei 2021 | 18:35 WIB

Beredar Surat Penonaktifan 75 Pegawai yang Tak Lolos TWK, Begini Reaksi KPK

Beredar Surat Penonaktifan 75 Pegawai yang Tak Lolos TWK, Begini Reaksi KPK

News | Minggu, 09 Mei 2021 | 11:36 WIB

Sindir Buzzer Bela KPK, Febri: Terharu, Baru Kini Mereka Tersentuh Hatinya

Sindir Buzzer Bela KPK, Febri: Terharu, Baru Kini Mereka Tersentuh Hatinya

Hits | Sabtu, 08 Mei 2021 | 19:19 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×