Kejam! Militer Pulangkan Penyair Myanmar Tanpa Nyawa, Organ Dalamnya Hilang

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 10 Mei 2021 | 19:12 WIB
Kejam! Militer Pulangkan Penyair Myanmar Tanpa Nyawa, Organ Dalamnya Hilang
Ilustrasi jenazah penyair Myanmar. (Shutterstock)

Suara.com - Penyair Myanmar, Khet Thi dan istrinya, Chaw Su dibawa oleh oleh tentara bersenjata dan polisi untuk diinterogasi di pusat kota Shwebo, wilayah Sagaing pada hari Sabtu.

Menyadur Guardian Senin (10/05) yang diambil dari BBC, keduanya menjalani interogasi terpisah. “Saya diinterogasi. Begitu pula dia. Mereka bilang dia ada di pusat interogasi. Tapi dia tidak kembali, hanya tubuhnya,” jelas istrinya.

“Mereka menelepon saya di pagi hari dan menyuruh saya untuk menemuinya di rumah sakit di Monywa. Saya pikir itu hanya patah lengan atau semacamnya. Tapi ketika saya tiba di sini, dia berada di kamar mayat dan organ dalamnya diambil,” katanya.

Dia diberitahu di rumah sakit bahwa suaminya memiliki masalah jantung, tapi wanita itu tak mau repot-repot membaca sertifikat kematian karena dia yakin itu tidak benar.

Chaw Su mengatakan tentara berencana menguburkan suaminya tapi dia memohon pada mereka untuk mengambil jenazahnya.

"Dia meninggal di rumah sakit setelah disiksa di pusat interogasi," kata kelompok aktivis Asosiasi Bantuan untuk Narapidana Politik dalam sebuah buletin yang menyebutkan 780 warga sipil tewas sejak kudeta.

Khet Thi adalah penyair ketiga yang tewas selama protes sejak kudeta 1 Februari. Penyair K Za Win, 39, ditembak mati selama protes di Monywa pada awal Maret.

Ia seorang penyair yang mengawali pekerjaannya sebagai insinyur. Khet Thi berhenti bekerja tahun 2012 untuk fokus pada puisi dan menghidupi diri dengan menjual es krim dan kue.

“Saya tidak ingin menjadi pahlawan, saya tidak ingin menjadi martir, saya tidak ingin menjadi orang lemah, saya tidak ingin menjadi orang bodoh,” tulisnya dua minggu setelah kudeta.

baca juga

“Saya tidak ingin mendukung ketidakadilan. Jika saya hanya punya waktu satu menit untuk hidup, saya ingin hati nurani saya bersih untuk saat itu."

“Orang-orang saya ditembak dan saya hanya bisa melempar puisi,” tulisnya. "Tapi jika kamu yakin suaramu tidak cukup, maka kamu perlu memilih senjata dengan hati-hati. Aku akan menembak."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tentara Indonesia dan China Latihan Militer di Perairan Dekat Jakarta

Tentara Indonesia dan China Latihan Militer di Perairan Dekat Jakarta

News | Senin, 10 Mei 2021 | 15:58 WIB

Disuruh Prabowo Ungkap Mafia Alustista Mr M, Pengamat: Tugas Kemenhan-KPK!

Disuruh Prabowo Ungkap Mafia Alustista Mr M, Pengamat: Tugas Kemenhan-KPK!

News | Senin, 10 Mei 2021 | 15:03 WIB

Pembajak Bus Sekolah Turunkan Anak SD karena Banyak Tanya

Pembajak Bus Sekolah Turunkan Anak SD karena Banyak Tanya

News | Senin, 10 Mei 2021 | 12:58 WIB

Terkini

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×