Remaja yang Tembak 8 Siswa di Rusia Ini Ngaku sebagai Tuhan

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 12 Mei 2021 | 13:14 WIB
Remaja yang Tembak 8 Siswa di Rusia Ini Ngaku sebagai Tuhan
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang remaja yang tega menembak mati 8 siswa di sebuah sekolah di Rusia mengaku kepada polisi sebagai Tuhan dan sudah merencanakan aksinya.

Menyadur The Sun, Rabu (12/5/2021) Ilnaz Renatovich Galyaviev mengaku kepada polisi bahwa dia adalah Tuhan.

Remaja 19 tahun tersebut menyerbu sebuah sekolah di Kazan dan melepaskan tembakan hingga menewaskan sejumlah murid dan seorang guru.

Galyaviev membunuh delapan siswa berusia 13 hingga 14 tahun. Elvira Ignatieva, seorang guru bahasa Inggris, termasuk di antara yang tewas.

Wanita berusia 26 tahun itu telah bekerja di sekolah itu selama sekitar empat tahun setelah lulus dari universitas.

Sebelum melakukan aksinya, Galyaviev dilaporkan telah memperingatkan di saluran Telegramnya bahwa dia merencanakan pembantaian.

Mengenakan topeng bertuliskan "Tuhan" di atasnya dia menyatakan: "Hari ini saya akan membunuh banyak sampah bio dan akan menembak diri saya sendiri."

Postingan kedua di akun Telegram Galyaviev, dengan nama panggilan "Kematian Anda", bertuliskan caption: "Kalian semua akan selesai."

"Saya datang ke dunia ini sebagai manusia untuk menyingkirkan kalian semua." tulisnya di akun Telegramnya.

Remaja 19 tahun tersebut juga menuliskan pesan lain yang menyatakan jika: "Sebagai tuhan, saya ingin semua orang mengakui bahwa mereka adalah budak saya.

"Anda harus melakukan semua yang saya inginkan. Saya ingin kalian masing-masing membunuh 10 orang + dan bunuh diri." tulisnya.

Galyaviev berhasil dilumpuhkan oleh petugas saat ia berada di tangga sekolah yang terletak di Jalan Faizi, Kota Kazan, kota yang mayoritas penduduknya Muslim.

Saat ditahan, ia mengaku telah menanam bom di tempat tinggalnya. Laporan mengatakan Galyaviev, seorang mahasiswa di Universitas Manajemen swasta TISBI, mengatakan kepada polisi bahwa dia belajar cara membuat bom di internet.

Dia juga dilaporkan mengatakan bahwa "dia membenci semua orang", dan "ingin semua orang tahu bahwa dia adalah tuhan".

Menurut laporan RIA, selain karena luka tembak, dua anak tewas setelah melompat dari jendela ketika melarikan diri dari serangan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain di AS, Penembakan Juga Terjadi di Bandara Kanada Tewaskan 1 Orang

Selain di AS, Penembakan Juga Terjadi di Bandara Kanada Tewaskan 1 Orang

News | Senin, 10 Mei 2021 | 13:02 WIB

Sempat Hilang 11 Hari, Influencer Ini Ditemukan Tak Bernyawa di Hutan

Sempat Hilang 11 Hari, Influencer Ini Ditemukan Tak Bernyawa di Hutan

News | Sabtu, 08 Mei 2021 | 21:24 WIB

Presiden Vladimir Putin: Vaksin Covid-19 Sputnik V Seperti Senapan AK-47

Presiden Vladimir Putin: Vaksin Covid-19 Sputnik V Seperti Senapan AK-47

News | Jum'at, 07 Mei 2021 | 17:38 WIB

Terkini

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

News | Kamis, 02 April 2026 | 00:08 WIB

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB