Kala Ratu Kecantikan Myanmar Angkat Senjata, Serukan Lawan Junta Militer

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Rabu, 12 Mei 2021 | 21:36 WIB
Kala Ratu Kecantikan Myanmar Angkat Senjata, Serukan Lawan Junta Militer
Htar Htet Htet, ratu kecantikan Myanmar yang siap lawan junta militer. (Facebook/Htar Htet Htet)

Suara.com - Seorang mantan ratu kecantikan Myanmar, Htar Htet Htet bergabung dengan pemberontak etnis untuk melawan junta militer di negaranya. Ia mengunggah foto dengan senapan serbu sebagai tanda siap bertarung.

Menyadur Strait Times Rabu (12/05) Myanmar berada dalam kekacauan dan perekonomian lumpuh sejak militer merebut kekuasaan Suu Kyi pada 1 Februari.

Htar Htet Htet adalah Miss Myanmar pertama yang mewakili negaranya di ajang Miss Grand International di Thailand pada tahun 2013. Ia bersaing dengan 60 kontestan lainnya dalam babak pakaian renang dan kostum nasional.

Instruktur senam berusia 32 tahun itu memposting gambar ke halaman Facebook-nya minggu ini dengan mengenakan seragam tempur hitam sambil angkat senjata.

Htar Htet Htet, ratu kecantikan Myanmar yang siap lawan junta militer. (Facebook/Htar Htet Htet)
Htar Htet Htet, ratu kecantikan Myanmar yang siap lawan junta militer. (Facebook/Htar Htet Htet)

"Waktunya telah tiba untuk melawan," tulisnya di Facebook.

"Apakah Anda memegang senjata, pena, keyboard atau menyumbangkan uang untuk gerakan pro-demokrasi, setiap orang harus melakukan bagian mereka agar revolusi berhasil."

Selasa, 11 Mei menandai 100 hari kudeta Myanmar, dan kekerasan terus berkanjut. Hal ini tidak menghalangi massa di Yangon untuk turun ke jalan menuntut kembali negara pada demokrasi.

"Saya akan melawan sebanyak yang saya bisa. Saya siap dan siap untuk menyerahkan segalanya. Saya bahkan siap membayar dengan hidup saya," tulis Htar Htet Htet dari wilayah perbatasan yang tidak diketahui.

Htar Htet Htet, ratu kecantikan Myanmar yang siap lawan junta militer. (Facebook/Htar Htet Htet)
Htar Htet Htet, ratu kecantikan Myanmar yang siap lawan junta militer. (Facebook/Htar Htet Htet)

Selain Htar Htet Htet, kontestan Miss Grand Myanmar tahun ini, Han Lay, juga menjadi kritikus junta militer yang vokal.

Lebih dari 780 warga sipil tewas sejak kudeta terjadi. Pasukan keamanan terus bergerak untuk menghentikan protes massal dengan penumpasan yang brutal.

Mereka menembak demonstran di jalan-jalan, menangkap orang-orang dalam penggerebekan malam hari, mengunci jurnalis dan memerintahkan pemadaman internet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratu Kecantikan Myanmar yang Tak Takut Menentang Militer

Ratu Kecantikan Myanmar yang Tak Takut Menentang Militer

News | Senin, 05 April 2021 | 15:15 WIB

Ratu Kecantikan Myanmar Angkat Bicara, Mohon Militer Hentikan Kekerasan

Ratu Kecantikan Myanmar Angkat Bicara, Mohon Militer Hentikan Kekerasan

News | Jum'at, 26 Maret 2021 | 18:53 WIB

Gelar Ratu Kecantikan Myanmar Dicopot karena Bikin Video Rohingya

Gelar Ratu Kecantikan Myanmar Dicopot karena Bikin Video Rohingya

Lifestyle | Rabu, 04 Oktober 2017 | 15:09 WIB

Terkini

Profil Eyal Zamir, Jenderal Israel yang Bongkar Krisis Personel di Tengah Tekanan Perang

Profil Eyal Zamir, Jenderal Israel yang Bongkar Krisis Personel di Tengah Tekanan Perang

News | Kamis, 02 April 2026 | 18:23 WIB

Pemerintah Bentuk Tim Hitung Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Sulut dan Malut

Pemerintah Bentuk Tim Hitung Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Sulut dan Malut

News | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Soroti Banjir hingga Aturan Pelihara Hewan, Francine PSI Beberkan Keluhan Pedih Warga Jakarta

Soroti Banjir hingga Aturan Pelihara Hewan, Francine PSI Beberkan Keluhan Pedih Warga Jakarta

News | Kamis, 02 April 2026 | 18:00 WIB

AAKI Bahas WFH ASN, Solusi Efisiensi di Tengah Krisis Energi Global

AAKI Bahas WFH ASN, Solusi Efisiensi di Tengah Krisis Energi Global

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:59 WIB

Bantah KPK, Pengacara Ono Surono: Penyidik yang Paksa Matikan CCTV, Lalu Sita Uang Arisan!

Bantah KPK, Pengacara Ono Surono: Penyidik yang Paksa Matikan CCTV, Lalu Sita Uang Arisan!

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:47 WIB

Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Ini

Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Ini

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:22 WIB

Masjid Al-Aqsa Ditutup Total 34 Hari, Zionis Israel Nekat Pakai Dalih Perang Iran demi Keamanan

Masjid Al-Aqsa Ditutup Total 34 Hari, Zionis Israel Nekat Pakai Dalih Perang Iran demi Keamanan

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:21 WIB

Ibu Korban Peluru Nyasar di Gresik Bantah Minta Kompensasi Rp3,3 M ke Marinir

Ibu Korban Peluru Nyasar di Gresik Bantah Minta Kompensasi Rp3,3 M ke Marinir

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:21 WIB

KPK dan Kortas Tipidkor Polri Gelar Pertemuan Tertutup, Koordinasi Penanganan Kasus Baru!

KPK dan Kortas Tipidkor Polri Gelar Pertemuan Tertutup, Koordinasi Penanganan Kasus Baru!

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:19 WIB

63 Persen TPA Masih Open Dumping, Indonesia Darurat Sampah Meski Sudah Dilarang Sejak 2008

63 Persen TPA Masih Open Dumping, Indonesia Darurat Sampah Meski Sudah Dilarang Sejak 2008

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:15 WIB