Usai Lebaran Ternyata Kasus Covid-19 Landai, Ini Kata Epidemiolog

Iwan Supriyatna, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 15 Mei 2021 | 06:02 WIB
Usai Lebaran Ternyata Kasus Covid-19 Landai, Ini Kata Epidemiolog
Ilustrasi maaf-maafan saat lebaran. (Shutterstock)

Suara.com - Epidemiolog Griffith University, Dicky Budiman mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak terlalu percaya diri apabila nanti tidak ada kenaikan kasus Covid-19 pasca momen hari raya Lebaran Idul Fitri 2021.

Sebab, menurutnya mayoritas masyarakat Indonesia tidak langsung mengandalkan fasilitas kesehatan (faskes) saat sakit.

"Untuk dipahami bahwa tidak serta merta satu bulan setelah lebaran atau mudik (langsung berpikiran) wah, enggak ada kenaikan, ndak begitu," kata Dicky saat dihubungi Suara.com, Jumat (14/5/2021).

Dicky mengingatkan bahwa 80 persen masyarakat Indonesia itu memilih untuk mengobati sendiri di rumah ketika jatuh sakit. Sehingga proses tracing, tracking dan treatment pun sulit dilakukan.

Itu juga yang bisa berpengaruh kepada jumlah kasus Covid-19, semisal tidak mengalami kenaikan.

"Ini yang jadi kendala kita jadi harusnya dijangkau kalau engga (bisa) meledak tanpa bisa kita deteksi," ujarnya.

Di sisi lain, Dicky juga melihat kalau momen mudik lebaran tahun ini tidak bisa lantas dijadikan tersangka apabila kasus Covid-19 kembali naik. Tetapi momen mudik lebaran bisa dianggap sebagai penerus dari buruknya penularan virus.

Apalagi sejak April 2020, Indonesia sudah berada di level community transsmision atau kondisi di mana penyakit bisa menyebar hingga mengaburkan sumber penularannya.

"Jadi kalau bicara Indonesia ya tidak boleh hanya terfokus atau merasa bahwa ini gara-gara mudik, sebenarnya ini panjang, ini akumulatif. Ini untuk kita menyadarkan kita, apa yang kita kerjakan ini buah dari banyak dan perjalanan panjang," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Ledakan Covid-19 Pasca Lebaran, Gus Ami: Jangan Abaikan Prokes!

Ancaman Ledakan Covid-19 Pasca Lebaran, Gus Ami: Jangan Abaikan Prokes!

DPR | Sabtu, 15 Mei 2021 | 05:51 WIB

Momen Mudik Bisa Perburuk Level Kasus Covid-19 di Indonesia

Momen Mudik Bisa Perburuk Level Kasus Covid-19 di Indonesia

News | Sabtu, 15 Mei 2021 | 05:28 WIB

Dikunjungi Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu, Gubsu Edy: Sejak Dulu Dekat!

Dikunjungi Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu, Gubsu Edy: Sejak Dulu Dekat!

Sumut | Jum'at, 14 Mei 2021 | 23:37 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×